" Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan shalat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu. Yaitu mereka yang yakin, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. " (QS. al Baqarah : 45-46 )

Syekh Nawawi al Bantani dalam kitabnya Nashaihul Ibad, Nasihat untuk para hamba, mengutip sabda rasulullah, " Sholat seseorang akan menjadi penerang hatinnya. Barang siapa yg ingin hatinnya menjadi terang, maka terangilah hatinnya ddg mendirikan shalat. " (HR. ad Dailami )


Ayatollah Khamenei: Umat Islam Bangkitlah!

Menyusul aksi barbarisme rezim zionis Israel di Jalur Gaza yang sejak Rabu lalu telah menggugurkan lebih dari 110 warga Palestina tertindas termasuk anak-anak, perempuan dan orang tua, sementara masyarakat internasional dan lembaga-lembaga dunia hanya bersikap bungkam seribu bahasa menyaksikan kejahatan ini, Rahbar atau Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayid Ali Khamenei merilis pernyataan sebagai berikut;



Bismillahir Rahmanir Rahim,

Umat Islam yang Besar, Bangsa Iran yang Mulia

Peristiwa berdarah di Gaza dalam beberapa hari terakhir telah sedemikian menyakitkan dan tak terperikan yang tak mungkin kesedihan mendalam yang ditimbulkannya dapat dilukiskan dengan kata-kata atau pena. Anak-anak kecil tak berdosa, perempuan dan orang lanjut usia yang tertindas yang telah menghadapi blokade penuh selama berbulan-bulan, kini bersimbah darah di rumah dan tempat tinggal mereka akibat kejahatan orang-orang zionis yang berhati batu. Bunga-bunga yang baru tumbuh berguguran di depan mata orang tua mereka. Di hadapan anak-anak, ayah dan ibu terpanggang dalam api yang disulut dendam kesumat para penjagal dan perampas. Sementara mereka yang mengaku beradab dan cinta kemanusiaan, tanpa rasa malu dan dengan darah dingin tanpa reaksi, menonton pembantaian besar ini. Bahkan sebagian dengan bangga dan tanpa malu bersuka cita atas apa yang terjadi.

Dunia Islam tak dibenarkan bersikap bungkam di hadapan agresi yang jarang ada bandingannya ini. Umat Islam harus bangkit mereaksi dan para pemimpin dunia Islam harus menunjukkan kemarahan bangsa-bangsa muslim di hadapan rezim penjajah. Tangan rezim Amerika berlumur darah bangsa Palestina yang teraniaya. Dengan dukungan negara arogan dan congkak itulah, kaum Zionis dengan biadab melakukan kejahatan besar yang tak terampuni ini. Bangsa-bangsa dan negara-negara Islam hendaknya menyampaikan suara ketertindasan rakyat Palestina ke seluruh dunia dan membangkitkan hati-hati yang terlelap. Tahukah rakyat Amerika bahwa para pemimpin mereka sedemikian bengis sehingga melanggar seluruh norma kemanusiaan dan mengorbankannya untuk kaum zionis? Tahukah bangsa-bangsa Eropa, sampai di mana para pemimpin mereka bertindak akibat kekuasaan konglomerat zionis di negeri mereka?

Bukan kebetulan jika kejahatan militer ini terjadi seiring dengan peristiwa di belahan dunia lain yang dikuasai oleh kaum arogan, ketika kesucian umat Islam dilecehkan dan pena-pena kotor dengan dukungan otak-otak syetan menistakan kehormatan Figur Rahmat bagi Seluruh Alam, padahal seluruh umat manusia berhutang budi kepadanya dan kepada pesan ilahi yang ia bawa. Iya. Islam yang mulia lah yang telah membuat kaum arogan ketakutan karena pesan-pesannya yang mengajarkan kebebasan dan anti kezaliman spirit kemuliaan dan kehormatan yang ditiupkannya di hati umat manusia dan bangsa-bangsa dunia. Akibatnya, kaum arogan memendam permusuhan terhadap bangsa-bangsa muslim dan mengambil tindakan yang brutal.

Kini, kaum arogan dan agresor hendaknya menyadari bahwa kekerasan dan kebuasan tak akan mampu memadamkan api kebangkitan di tengah umat Islam yang semakin hari semakin membara. Bukti nyatanya adalah resistensi heroik dan keberanian menakjubkan yang dipentaskan rakyat Palestina baik laki-laki, perempuan, tua dan muda di hadapan kaum zionis yang haus darah. Babak akhir dari pertarungan ini adalah kemenangan haq atas bathil. Sebagaimana firmanNya;

فانتقمنا من الذين اجرموا و کان حقا علينا نصر المومنين .

“Maka Kami balas dari orang-orang yang durjana, dan adalah hak atas Kami untuk menolong kaum mukminin.”

Kepada rakyat Gaza, kepada laki-laki dan perempuan tertindas dan pejuang, kepada anak-anak tak berdosa dan kuncup-kuncup bunga yang berguguran, saya mengucapkan salam sejahtera, seraya memohon dari Allah untuk memberikan kesabaran, kelapangan dan kemenangan kepada mereka.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah

Sayid Ali Khamenei



0 komentar:

Posting Komentar



 

different paths

college campus lawn

wires in front of sky

aerial perspective

clouds

clouds over the highway

The Poultney Inn

apartment for rent