
Penyebab Pudarnya Cahaya Hati..
Dahulu saya pernah mendengar arahan seorang uztad d kampung saya, beliau berkata..
"kalaulah hati manusia itu bersih layaknya sebuah kaca yang bening maka tentu manusia itu akan mampu melihat menembus langit.."
Benarkah..?, itu kira2 yag ada di pikiran saya saat itu..
Saya coba sedikit menjabarkan apa yang saya tahu, mudah2han bermanfaat, jika ada kesalahan maka itu datangnya dari saya yang masih miskin dg ilmu ini,
jika terkandung kebenaran maka sungguh itu adalah sebuah hidayah yg dikaruniakan o allah swt kepada saya,,,
Sebelum kita, manusia d lahirkan ke dunia ini, Allah SWT meniupkan roh saat kita masih 4 bulan dalam kandungan ibunda - sekaligus telah tertulis bagaimana takdir kita..rezki, maut dan jodoh..
maka wajarlah kita memiliki sebagian sifat2 Allah SWT..apa bukti???..
coba jawab pertanyaan saya..
1. ketika anda berjalan2 di sebuah taman, anda melihat sebuah keluarga sedang asik bermain, bercanda..
ketika melihat itu, apa yang anda rasa..?
2. ketika anda memasuki mejid,,perasaan apa yang anda rasa???
3. ketika anda melihat bayi sedang menangis apa yang anda rasakan..??
4. ketika anda melihat seseorang mengalami kecelakaan, kakinya terluka..tangannya tergores..dan pelipisnya sobek, apa yang anda rasakan..???
5. ketika anda memasuki sebuah mesjid, lalu anda melihat sebuah puntung rokok d atas tikar..apa yang anda rasakan..???
Saat ini saya tidak akan menjelaskan kenapa saya bertanya seperti itu, tapi coba anda renungkan dan jawab dulu pertanyaan sederhana d atas, nanti akan kita bahas..
Sobat..", Saat roh ditiupkan kita telah bersaksi, Apa itu?
tak ingatkah anda?
sayapun tak ingat..,
karena saat itu bukan otak kita yang bersaksi namun hati dan jiwa yang masih polos, bersih dan suci ini..saat itu..skarang apakah hati kita masih demikian adanya..
tanyalah pada diriMU sendiri...
kita semua bersaksi, tak orang indonesia, india, israel, palestina,
tak orang islam, nasrani, yahudi , majusi, hindu , budha, atau t' beragama sama sekali kita semua bersaksi..
Bahwa tiada tuhan selain Allah SWT penggenggam jiwa dan raga
namun kenapa setelah di dunia kita berbeda beda..pura2 lupa..dan berjalan pongah di atas bumi para khilafah ini..padahal tak ada satupun jua milik kita bahkan selembar bulu yg menempel d tubuh yang bergelimang dosa ini??
karena orang tua kah, lingkungankah, atau karena kita sendiri..???
baikLah saya akan coba masuk saja ke pokok bahasan kita, yaitu..
Penyebab pudanyanya cahaya hati.."
pada kesempatan kali ini saya akan coba u menjabarkan tiga hal yg menyebabkan pudarnya cahaya hati ini..
1. karena kita lebih sering berpikir negatif ketimbang positif
2. karena Pengalaman Hidup
3. Karena tak Syukur akan nimat (KUFUR)..suka membanding2kan...
Penjelasan :
1. Keseringan kita berpikir negatif ketimbang positif.
Sudah d jawab pertanyaan tadi..??
jika sudah mari kita bahas..cieee..berat bgt bahasanyax hehehhe....;)
apapun jawaban dari pertanyaan sederhana saya tdi maka kecendrungan semua kita akan menjawab hal yang sama..
----kita akan merasa bahagia melihat keharmonisan sebuah kelaurga dan ingin seperti itu juga
----kita akan merasa nyaman, senang ketika kita berada d mesjid
----kita akan merasa iba, sedih yg akan menimbulkan rasa kasih dan sayang kita ketika melihat bayi yang menangis
----saat melihat orang yg terkena kecelakaanpun akan timbul rasa kasih sayang kita
----saat melihat puntung rokok d dalam mesjid kita akan memungut dan membuangnya karena pada dasarnya kita semua mencintai kebersihan..
sudah Liat masalahnya..???
oh bloem yah..heheheh..
sabar dongs..!
nah coba kita lihat..
----saat kita melihat sebuah keluarga yg harmonis tadi kita merasa bahagia dan juga ingin saperti itu..namun sesampai d rumah..kenapa kita tidak melakukan seperti yg kita lihat tdi..bercengkrama..bercanda..berbagi cerita...
kenapa...?????
karena sesampai d rumah kita mendapatkan..hal yg berbeda dari apa yg kita harapkan..rumah kotor..mainan berserakan..lalu timbul pikiran NEGATIV..apa kerja istri saya d rumah..apam kerja pembantu..apa kerja adik,,kakak kenapa rumah di biarkan kotor dan berantakan begini...KEnapa bukan kita yg membersihkannya?????
SUDAH LIHAT MASALAHNYA...karena kita hanya bisa menuntut orang lain seperti yg kita harapkan/inginkan..kita tidak pernah mencoba u sedikit mengendurkan standar dan mulai saling memahami..mengerti..berbagi dan saling melengkapi..
BUKANKAH BEGITU SEHARUSNYA KELUARGA....
----saat melihat bayi yg menangis kita akan merasa iba, sedih, kasihan, hingga timbul keinginan dari dalam diri u mendiamkan, menghibur si bayi..itulah panggilan hati, namun tiba2 saja kita berhenti dari melangkah u menenangkan sang bayi, karena terbersit dalam pikiran kita..
"Kemana ibu bayi ini..kenapa anak d biarkannya menangis seperti ini..ah.."biarkan saja bayi ini menangis, biar ibunya mendengar..
dan iapun pergi meninggalkan bayi tersebut."
atau bayi yg menangis tadi adalah anak dari musuh kita, walaupun ada rasa sayang dan iba dalam diri namun karena ini adalah anak dari musuh kita..maka hilanglah rasa kasih dan sayang itu..
-----saat melihat orang yg terkena kecelakanan pun begitu...ada rasa iba,,ingn menolong..namun karena pikiran2 negatif tadi hilanglah panggilan jiwa..sirna panggilan hati nurani..
-----saat melihat puntung rokok d dalam mesjid juga begitu, ada keinginan u memungut dan membuangnya namun karena ada pikiran2 negatif semisal.."apa saja kerja garin,,,kenapa puntung rokok saja tak terbersihkan padahal dia kita gaji...!!!maka tak jadilah ia membuang puntung rokok tersebut..
Nah Sudah lihat kenapa pikiran2 negarif bisa meredupkan cahaya hati bahkan bisa mematikannya..
Yah..karena keseringan kita selama ini selalu mengabaikan panggilan hati nurani (panggilan ilahi).sehingga hati menjadi mati..tertutup karena terbisa di abaikan dan di acuhkan..
semisal..saat azan, maka hati nurani akan berkata..sudah waktunya sholat..namun jawab otak..tunggulah sebentar lagi..tunggulah ...tunggulah..akhirnya sholat d akhir waktu atau bahkan tak sholat sama sekali..karena setan membisikkan besok masih bisa sholat.."
2. Apapula hubungan pudarnya cahaya hati dg PENGALAMAN HIDUP..
saya punya cerita begini..
Suatu saat sebuah aquarium raksasa di bagi atas 2 bagian yang di tengah2nya di beri kaca pembatas..
bagian pertama d isi dengan anak anjing laut sedangkan disebelahnya disi dg ikan hiu...
melihat anak anjing laut seekor hiu tentu saja timbul rasa laparnya, karena anak anjing laut adalah makanan favoritnya..
maka bersiap2 lah hiu ini, ia ambil ancang2 u menyerang si anak anjing laut..'
hiakkss..duuuuuar...moncong s hiu benjol menghantam kaca yg begitu tebal..
serangan pertama gagal..
namun si hiu tak mau menyerah..
kali ini ia ambil star yg lebih jauh..diserangnya lagi..tapi lagi2 hanya manambah benjol mencong si hiu..si hiu mulai panik..kenapa g; bisa2 pikirnya..namun ia masih tak patah arang..
Dicobanya lagi u kali k3..kali ini ia kumpulkan segenap tenaga..diserangnya secepat kilat..namun tetap tak membuahkan hasil apa2..
sang hiu prustasi..tak habis pikir ada apa gerangan..iapun kapok karena setelah d coba berkali2 tetap tak berhasil..
suatu saat kaca pembatas dilepas, maka bermain2lah si anak anjing laut d dekat hiu..namun diluar dugaan walau begitu inginnya sang Hiu melahap anak anjing laut ia tak berbuat apa2..ia hanya melihat...
kenapa..???karena pengalaman hidup membuatnya takut u mencoba lagi...
selanjutnya, saya juga punya cerita yg menarik tentunya u saya sendiri hehehhe...jangan lah sewot dulu sobat ;)
suatu saat, hehehe kayak dongeng putri salju saja wakakakakka...;)
Saat seekor itik mengerami telurnya, tanpa ia sadari di antara telur2 itu ada sebutir telur anak elang..
singkat cerita telur ini menetas, anak elangpun bermain bersama anak itik..saat sedang asik2nya bermain tampaklah oleh si anak elang ini seekor binatang sedang terbang di atasnya..
lantas ia pun bertanya kepada sang ibu..
"Duhai ibunda..apakah nama binatang yg terbang itu ibunda..!
sambil melihat apa yg dimaksud o anaknya, si itik pun menjawab "Elang..!
" Duhai Ibunda, alangkah senangnya elang tersebut bisa bermain2 di atas sana, andaikan aku bisa tentu aku akan sangat bahagia,,kata si anak elang..!
mendengar hal itu ibundanyapun menjawab.."Duhai ananda..!usahlah dikau berkecil hati, kita jauh lebih baik dari elang..tak perlu jauh2 mencari makanan..karena d depan kita begitu banyak makanan yg berserakan..janganlah kau mengeluh kepada nasib duhai ananda..elang itu bisa terbang karena ia punya sayap sedang kita tak punya ananda..cukuplah kita bahagia dengan apa yang ada pada kita..
mendengar hal itu, walau dengan berat hati mulailah sang anak elang menjalani hidup layaknya seekor itik..walau sebenarnya ia punya sayap...
TLAH TAMPAK masalahnyakan..."
yup..betul, kita cendrung pasrah dengan keadaan yg ada pada kita saat ini..mudah putus asa..mudah capek...malas...Takut Untuk memulai sesuatu..Takut salah..takut sakit...dan takut mencoba sesuatu yang menurut pendapat orang banyak, apa yg kita lakuakan itu sia2..atau bahkan diangap gila..
Tentunya teman2 ingat sejarah air mineral kemasan yang bernama AQUA..'dulu banyak orangyg beranggapan bahwa itu adalah ide gila..membuat air putih yg sama seklai tidak dimasak kedalam kemasan u jangka waktu yg lama..siapa yg mau beli coba..
kenapa.???karena pada saat itu orang taunya kalo air minum yg sehat itu harus dimasak terlebih dahulu, dan sopan santun mengajarkan kepada kita u meminum air d gelas bulan lewat botol..Namun lihat sekarang...angka penjualannya melonjak drastis..punya saham yg patut d perhitungkan..dan banyak di tiru o orang lain dengan berbagai macam merk..;)
anda bisa bayangkan kalo ucapan kebanyakan orang itu d ikuti..mungkin kita semua tak akan pernah mengenal yg namanya AQUA














0 komentar:
Posting Komentar