" Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan shalat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu. Yaitu mereka yang yakin, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. " (QS. al Baqarah : 45-46 )

Syekh Nawawi al Bantani dalam kitabnya Nashaihul Ibad, Nasihat untuk para hamba, mengutip sabda rasulullah, " Sholat seseorang akan menjadi penerang hatinnya. Barang siapa yg ingin hatinnya menjadi terang, maka terangilah hatinnya ddg mendirikan shalat. " (HR. ad Dailami )

Nikmat...Hanya akan terasa bagi orang yg mengerti akan sebuah Nikmat

Nikmat...
bukan karena nikmatnya
tapi siapa yg menikmatinya..

t' penting apa dan bagaimana nikmat tersebut karena yang terpenting adalah siapa yg menikmatinya..apakah orang yang tau bersyukur atau tidak.." karna belum tentu apa yg kita peroleh allah ridho akan nya..mana tau itu adalah ujian atau bahkan mungkin siksaan u kita..

boleh jadi itu mungkin air putih,.tentu air susu lebih baik dari padanya..
tapi belum tentu air susu akan memberikan nikmat yg sama kepada saya ataupun anda..
boleh jadi saya lebih menikmati air putih karena rasa dahaga yg mendera..
dan boleh jadi air susu lebih nikmat menurut anda...

karena bagi orang yg tau akan rasa syukur apapun yg terjadi dalam hidupnya..itulah kehendak allah..itulah yg terbaik untuk nya menurut pandangan allah saat ini...jadi kenapa kita harus tidak bersyukur ..

Suatu saat ada 3 orang bertanya kepada Abu nawas dengan pertanyaan yang sama..

orangpertama bertanya
: manakah yg lebih utama orang yg mengerjakan dosa kecil atau dosa besar..
lalu dijawab : dosa kecil,,karena lebih mudah diampuni Allah.
orang itupun pergi karena merasa puas dg jawabanya

kemudian datang orang kedua dg pertanyaan yg sama tapi jawabnya berbeda..
tidak melakukan keduanya.."karena dg demikian dia tidak membutuhkan ampunan dari Allah SWT, jawab abu nawas. orang inipun berlalu karena telah puas.

Datang lagi yg Ketiga Kepadanya abu nawas menjawab Dosa Besar..
karena semakin besar dosa seseorang semakin besar ampunan yg akan ia terima..orang yg ketiga inipun pergi..

sepeningal orang yg bertanya itu...salah seorang murid abu nawaspun bertanya karena bingung " Mengapa guru memberikan jawaban yang berbeda kepada 3 orang yang datang dengan pertanyaan yg sama "

Abu nawas lantas menjelaskan bahwa sesungguhnya manusia itu di bagi menjadi 3 tingkat
tingkat mata
tingkat otak
tingkat hati

Tingkat mata itu, sama halnya dg seorang anak kecil yang melihat bintang..
iapun akan berkata bahwa bintang itu kecil,,tak lebih dari sepenggal jari kelingkingnya, kenapa..!karena ia melihat bintang hanya dg menggunakan matanya saja.


Tingkat otak a
orang yg berpengetahuan..ia akan berkata bahwa sebenarnya bintang itu adalah benda planet itu besar, namun karena letaknya terlalu jauh dari bumi maka terlihat kecil.

Tingkat hati a
orang yang berpengetahuan dan mengerti. Ia tetap mengatakan bahwa bintang itu kecil walau ia tahu bahwa bintang itu besar, karena baginya semuanya tak ada apa2nya bila di bandingkan kebesaran Allah SWT.

0 komentar:

Posting Komentar



 

different paths

college campus lawn

wires in front of sky

aerial perspective

clouds

clouds over the highway

The Poultney Inn

apartment for rent