<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781</id><updated>2012-01-30T17:42:13.132-08:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Surat Terbuka'/><category term='Free Download Islamic'/><category term='Serpihan Jiwa'/><category term='Artikel Pemikiran'/><category term='Wawancara Kerja'/><category term='Kewajiban Seorang Muslim'/><category term='Pernikahan'/><category term='Renungan'/><category term='WASPADA'/><category term='Hadis'/><category term='Puisi Hati'/><category term='Doa'/><category term='Kisah Mualaf'/><category term='Nasehat'/><category term='Tanya Jawab'/><category term='Informasi'/><category term='Tokoh Tokoh'/><category term='Marhaban Ya Ramadhan'/><category term='Peringatan'/><category term='Lentera Hati'/><category term='Untuk Saudari2^qu'/><category term='Kata Kata Bijak'/><category term='Politik'/><category term='LIRIK'/><category term='Curahan Hati'/><category term='Oase'/><title type='text'>Lentera Hati Sang Pemimpi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>119</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-1362400168805141592</id><published>2012-01-30T17:36:00.000-08:00</published><updated>2012-01-30T17:42:13.374-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Saudari2^qu'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;REFLEKSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika ad seorang anak laki – laki yang bertanya kepada ibunya,&lt;br /&gt;”ibu ,mengapa ibu mennagis??”&lt;br /&gt;ibunya menjawab,:sebab ibu adalah seorang wanita nak,aku tak mengerti kata si anak lagi,ibu nya hanya tersenyum dan memeluk erat .lalu si ibu berkata “nak ,,,kamu memang tidak akan mengerti”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian anak itu bertanya kepada sang ayah,&lt;br /&gt;”ayah,mengapa ibu mennagis???sepertinya ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas,&lt;br /&gt;sang ayah menjawab “semua wanita memang mennagis tanpa alasan.hanya itu jawaban yang bisa di berikan sang ayah,lama kemudian ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si nak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya Tanya ,&lt;br /&gt;mengapa wanita menangis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam,ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan,’ya.Tuhan,mengapa wanita mudah sekali mennagis???&lt;br /&gt;dalam mimpinya,Tuhan menjawab :”saat ku ciptakan wanita,aku membuatnya menjadi sangat utama,kuciptakan bahunya,agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isi nya,walaupun juga,bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberi wanita kekuatan untuk dapat melahirkan,dan mengeluarkan bayi dari rahimnya.walau sering kali pula,ia kerap berulang kali menerima cercaan dari anaknya itu, Ku beri keperkasaan yang kan membuatnya tetap bertahan ,pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa,pada wanita kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya ---&gt; walau letih,walau sakit,walau lelah,tanpa berkeluh kesah,&lt;br /&gt;kuberikan wanita perasaan peka,dan kasih sayang,untuk mencintai semua anaknya,dalam kondisi apapun,walau tak jarang anak anaknya itu melukai perasaan nya,melukai hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi, bayi yang terkantuk menahan lelap.sentuhan inilah ynag akan memberiakn kenyamana saat di dekap dengan lembut olehnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kuberikan wanita akn kekuatan untuk membimbimg suaminya,melalaui masa masa sulit,dan menjadi pelindung baginya,sebab bukankah tulang rusuk lah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak???&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan padanya kebijaksanaan,dan kemampuan untuk memberiak pengertian dan penyadaran,bahwa suami yang baik adalah memberika pengertian dan menyadarkan ,bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya,waalu sering kali pula,,kebijakasaaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang di beriakn kepada suami,agar tetap berdiri sejajar,saling melengkapi dan saling menyayangi,dan akhirnya,kuberiakn dia air mata agar dapat mencurahkan perasaan nya .ini lah yang khusus aku berikan kepada wanita,agar dapat di gunakan kapan pun ia inginkan,hanya inilah kelemahan yang di miliki wanita .walaupun sebenarnyan air mata ini, adalah air mata kehidupan.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ,dekatkan lah diri kita pada sang ibu kalu beliau masih hidup,karena di kakinya lah kita menemukan surga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-1362400168805141592?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/1362400168805141592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=1362400168805141592' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1362400168805141592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1362400168805141592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2012/01/refleksi-suatu-ketika-ad-seorang-anak.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-451027750148059383</id><published>2012-01-30T17:18:00.000-08:00</published><updated>2012-01-30T17:35:42.636-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Saudari2^qu'/><title type='text'></title><content type='html'>FADHILAH WANITA &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda : “ sampaikanlah kepada perempuan-perempuan yang kamu jumpai bahwasanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Taat kepada suami dengan penuh kesadaran, maka pahalanya seimbang dengan pahala para pembela agama Allah swt, tetapi sedikit sekali dari kamu sekalian yang mau menjalankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Seorang wanita shalehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sungguh memintakan ampun untuk seorang istri yang berbakti kepada suaminya yaitu : burung di udara, malaikat dilangit, selama ia senantiasa dalam keridhaan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Siapa saja istri yang meninggal dunia sedang suaminya ridha terhadap kepergiannya, maka ia akan masuk ke surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang suami pulang ke rumah dengan perasaan gelisah dan istrinya menghiburnya, maka istri mendapatkan 10 pahala jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita mengerjakan dan menjaga shalatnya, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga amanah suaminya dan mentaati suaminya, Allah swt akan memberikan izin padanya untuk memasuki surga dari pintu mana saja yang dia sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang suami memandang istrinya dengan perasan kasih sayang dan istrinya memandang dengan pandangan kasih sayang, maka Allah swt akan memandang mereka berdua dengan pandangan rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita hamil, shalatnya 2 rakaat adalah lebih baik daripada 80 rakaat shalatnya wanita yang tidak hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita tidak dapat tidur pada tengah malam dikarenakan terganggu oleh anaknya, maka Allah swt akan memberikan pahala kebaikan membebaskan 20 orang budak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang istri mendorong suaminya keluar di jalan Allah swt dan dia dapat menerima dengan ikhlash segala kesulitan dikarenakan ketidakberadaan suaminya, maka istri tersebut akan memasuki surga 500 tahun lebih dulu dari suaminya, dan 70.000 malaikat akan menyambutnya dan ia akan menantikan suaminya di surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita tidak dapat tidur karena sakit dan menyusui anaknya, maka Allah swt akan mengampuni seluruh dosa-dosanya dan mendapatkan 12 tahun pahala ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita mulai menyiapkan makanan dan memasak dengan memulai bismillah, maka Allah swt akan memberikan berkah di dalam nafkah mereka di dalam rumah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita menyapu rumahnya sambil berdzikir, maka Allah swt akan memberikan pahala menyapu Ka`bah, yang mana melakukan 1 kebaikan di Masjidil Haram ganjarannya adalah 10.000 kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita hamil sampai melahirkan, maka Allah swt akan memberikan padanya pahala bagaikan ia selalu berpuasa pada siang hari dan shalat sepanjang malam selama masa ia hamil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita hamil ia akan mendapatkan pahala 70 tahun shalat nafil 70 tahun puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita ketika hendak melahirkan, untuk setiap 1 sakit yang dideritanya akan mendapatkan pahala para mujahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang wanita maninggal diantara 40 hari setelah melahirkan ia akan mendapat pahala mati syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang anak menangis pada malam hari dan ibunya tidak marah tapi malah membujuknya dengan kasih sayang, maka ia akan mendapatkan pahala 1 tahun ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jika seorang wanita melahirkan bayinya, maka dosa-dosanya keluar dan bersih dari dosa tersebut seperti bayi yang dilahirkannya, kuburnya nanti akan ditempatkan ditaman-taman surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Allah swt akan memberikan pahala 1000 ibadah haji dan umrah dan 1000 malaikat akan memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat karena ia telah melahirkan anaknya dengan sabar dan ikhlash.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wanita yang menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui, maka malaikat-malaikat di langit akan mengabarkan berita bahwa surga wajib baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wanita yang menjaga anaknya yang sakit di waktu malam hari pahalanya seperti membebaskan 20 orang hamba sahaya dan akan mendapat 12 tahun pahala ibadah bila dia menghibur anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wanita yang mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari meminta ampun baginya serta Allah swt mengangkat 1000 derjat baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Wanita yang paling besar berkahnya bagi suaminya ialah wanita yang ringan nafkahnya. (H.R Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Para malaikat akan memohonkan ampunan bagi wanita hamil dan Allah swt akan menetapkan baginya setiap hari 1000 kebaikan dan 1000 kejelekannya akan dihapus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yang paling utama diantara amal kaum wanita adalah taat kepada suaminya, sesudah itu tidak ada amal yang lebih utama bagi mereka daripada bertenun / menjahit / menyulam:&lt;br /&gt;• Duduk 1 jam untuk menjahit adalah lebih baik bagi mereka daripada ibadah 1 tahun&lt;br /&gt;• Ditulis untuk wanita yang menjahit dengan setiap jenis pakaian dari jahitannya pahala orang mati syahid.&lt;br /&gt;• Seorang wanita yang menjahit sehingga dapat memberi pakaian suaminya dan anak-anaknya, maka wajiblah surga baginya.&lt;br /&gt;• Allah swt akan memberi wanita yang menjahit pakaian dengan setiap pakaian yang dipakainya sebuah kota di surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang suami pulang ke rumahnya kemudian bersalaman dengan istri yang menyambutnya, maka dosa-dosa mereka berdua akan berguguran sebelum kedua tangan itu berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila seorang suami memanggil istri, kemudian istri menyambut panggilan itu ( labbaik ), maka Allah swt akan ciptakan untuk istri itu satu malaikat yang bertasbih dan bertahmid kepada Allah swt dan akan Allah swt berikan pahala dari bacaan malaikat tersebut kepada istri yang menyambut panggilan suaminya itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-451027750148059383?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/451027750148059383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=451027750148059383' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/451027750148059383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/451027750148059383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2012/01/fadhilah-wanita-rasulullah-saw-bersabda.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-4889330110206821254</id><published>2012-01-06T01:31:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T01:39:24.520-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Saudari2^qu'/><title type='text'>Inilah Sebabnya Saya Memutuskan Berhenti Jadi Wanita Karir, Saudariku.....</title><content type='html'>بسم الله الرحمن الرحيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu sembari menunggu kedatangan teman yang akan menjemputku di masjid ini seusai ashar. Kulihat seseorang yang berpakaian rapi, berjilbab dan tertutup sedang duduk disamping masjid. Kelihatannya ia sedang menunggu seseorang juga. Aku mencoba menegurnya dan duduk disampingnya, mengucapkan salam, sembari berkenalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya pembicaraan sampai pula pada pertanyaan itu. “Anti sudah menikah?”.&lt;br /&gt;“Belum ”, jawabku datar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian wanita berjubah panjang (Akhwat) itu bertanya lagi “kenapa?”&lt;br /&gt;Pertanyaan yang hanya bisa ku jawab dengan senyuman. Ingin kujawab karena masih hendak melanjutkan pendidikan, tapi rasanya itu bukan alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mbak menunggu siapa?” aku mencoba bertanya.&lt;br /&gt;“Menunggu suami” jawabnya pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat kesamping kirinya, sebuah tas laptop dan sebuah tas besar lagi yang tak bisa kutebak apa isinya. Dalam hati bertanya-tanya, dari mana mbak ini? Sepertinya wanita karir. Akhirnya kuberanikan juga untuk bertanya “Mbak kerja di mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah keyakinan apa yang membuatku demikian yakin jika mbak ini memang seorang wanita pekerja, padahal setahu ku, akhwat-akhwat seperti ini kebanyakan hanya mengabdi sebagai ibu rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah 2 jam yang lalu saya resmi tidak bekerja lagi” jawabnya dengan wajah yang aneh menurutku, wajah yang bersinar dengan ketulusan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa?” tanyaku lagi.&lt;br /&gt;Dia hanya tersenyum dan menjawab “karena inilah PINTU AWAL kita wanita karir yang bisa membuat kita lebih hormat pada suami” jawabnya tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berfikir sejenak, apa hubungannya? Heran. Lagi-lagi dia hanya tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, boleh saya cerita sedikit? Dan saya berharap ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita para wanita yang Insya Allah hanya ingin didatangi oleh laki-laki yang baik-baik dan sholeh saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bekerja di kantor, mungkin tak perlu saya sebutkan nama kantornya. Gaji saya 7 juta/bulan. Suami saya bekerja sebagai penjual roti bakar di pagi hari dan es cendol di siang hari. Kami menikah baru 3 bulan, dan kemarinlah untuk pertama kalinya saya menangis karena merasa durhaka padanya. Kamu tahu kenapa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu jam 7 malam, suami saya menjemput saya dari kantor, hari ini lembur, biasanya sore jam 3 sudah pulang. Setibanya dirumah, mungkin hanya istirahat yang terlintas dibenak kami wanita karir. Ya, Saya akui saya sungguh capek sekali ukhty. Dan kebetulan saat itu suami juga bilang jika dia masuk angin dan kepalanya pusing. Celakanya rasa pusing itu juga menyerang saya. Berbeda dengan saya, suami saya hanya minta diambilkan air putih untuk minum, tapi saya malah berkata, “abi, umi pusing nih, ambil sendiri lah !!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing membuat saya tertidur hingga lupa sholat isya. Jam 23.30 saya terbangun dan cepat-cepat sholat, Alhamdulillah pusing pun telah hilang. Beranjak dari sajadah, saya melihat suami saya tidur dengan pulasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuju ke dapur, saya liat semua piring sudah bersih tercuci. Siapa lagi yang bukan mencucinya kalo bukan suami saya (kami memang berkomitmen untuk tidak memiliki khodimah)? Terlihat lagi semua baju kotor telah di cuci. Astagfirullah, kenapa abi mengerjakan semua ini? Bukankah abi juga pusing tadi malam? Saya segera masuk lagi ke kamar, berharap abi sadar dan mau menjelaskannya, tapi rasanya abi terlalu lelah, hingga tak sadar juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa iba mulai memenuhi jiwa saya, saya pegang wajah suami saya itu, ya Allah panas sekali pipinya, keningnya, Masya Allah, abi demam, tinggi sekali panasnya. Saya teringat perkataan terakhir saya pada suami tadi. Hanya disuruh mengambilkan air putih saja saya membantahnya. Air mata ini menetes, air mata karena telah melupakan hak-hak suami saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, aku melihat mbak ini cerita dengan semangatnya, membuat hati ini merinding. Dan kulihat juga ada tetesan air mata yang di usapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tahu berapa gaji suami saya? Sangat berbeda jauh dengan gaji saya. Sekitar 600-700 rb/bulan. Sepersepuluh dari gaji saya sebulan. Malam itu saya benar-benar merasa sangat durhaka pada suami saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gaji yang saya miliki, saya merasa tak perlu meminta nafkah pada suami, meskipun suami selalu memberikan hasil jualannya itu pada saya dengan ikhlas dari lubuk hatinya. Setiap kali memberikan hasil jualannya, ia selalu berkata “Umi, ini ada titipan rezeki dari Allah. Di ambil ya. Buat keperluan kita. Dan tidak banyak jumlahnya, mudah-mudahan Umi ridho”, begitulah katanya. Saat itu saya baru merasakan dalamnya kata-kata itu. Betapa harta ini membuat saya sombong dan durhaka pada nafkah yang diberikan suami saya, dan saya yakin hampir tidak ada wanita karir yang selamat dari fitnah ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah saya sekarang memutuskan untuk berhenti bekerja, mudah-mudahan dengan jalan ini, saya lebih bisa menghargai nafkah yang diberikan suami. Wanita itu sering begitu susah jika tanpa harta, dan karena harta juga wanita sering lupa kodratnya" Lanjutnya lagi, tak memberikan kesempatan bagiku untuk berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah orang tua, dan menceritakan niat saya ini. Saya sedih, karena orang tua, dan saudara-saudara saya justru tidak ada yang mendukung niat saya untuk berhenti berkerja. Sesuai dugaan saya, mereka malah membanding-bandingkan pekerjaan suami saya dengan yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih terdiam, bisu mendengar keluh kesahnya. Subhanallah, apa aku bisa seperti dia? Menerima sosok pangeran apa adanya, bahkan rela meninggalkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kak, bukankah kita harus memikirkan masa depan ? Kita kerja juga kan untuk anak-anak kita kak. Biaya hidup sekarang ini mahal. Begitu banyak orang yang butuh pekerjaan. Nah kakak malah pengen berhenti kerja. Suami kakak pun penghasilannya kurang. Mending kalo suami kakak pengusaha kaya, bolehlah kita santai-santai aja di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah kakak juga sih, kalo mau jadi ibu rumah tangga, seharusnya nikah sama yang kaya. Sama dokter muda itu yang berniat melamar kakak duluan sebelum sama yang ini. Tapi kakak lebih milih nikah sama orang yang belum jelas pekerjaannya. Dari 4 orang anak bapak, Cuma suami kakak yang tidak punya penghasilan tetap dan yang paling buat kami kesal, sepertinya suami kakak itu lebih suka hidup seperti ini, ditawarin kerja di bank oleh saudara sendiri yang ingin membantupun tak mau, sampai heran aku, apa maunya suami kakak itu”. Ceritanya kembali mengalir, menceritakan ucapan adik perempuannya saat dimintai pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“anti tau, saya hanya bisa menangis saat itu. Saya menangis bukan karena apa yang dikatakan adik saya itu benar, Demi Allah bukan karena itu. Tapi saya menangis karena imam saya sudah DIPANDANG RENDAH olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin dia meremehkan setiap tetes keringat suami saya, padahal dengan tetesan keringat itu, Allah memandangnya mulia ?&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin dia menghina orang yang senantiasa membangunkan saya untuk sujud dimalam hari ?&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin dia menghina orang yang dengan kata-kata lembutnya selalu menenangkan hati saya ?&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin dia menghina orang yang berani datang pada orang tua saya untuk melamar saya, padahal saat itu orang tersebut belum mempunyai pekerjaan ?&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin seseorang yang begitu saya muliakan, ternyata begitu rendah di hadapannya hanya karena sebuah pekerjaaan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memutuskan berhenti bekerja, karena tak ingin melihat orang membanding-bandingkan gaji saya dengan gaji suami saya.&lt;br /&gt;Saya memutuskan berhenti bekerja juga untuk menghargai nafkah yang diberikan suami saya.&lt;br /&gt;Saya juga memutuskan berhenti bekerja untuk memenuhi hak-hak suami saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap dengan begitu saya tak lagi membantah perintah suami saya. Mudah-mudahan saya juga ridho atas besarnya nafkah itu. Saya bangga dengan pekerjaan suami saya ukhty, sangat bangga, bahkan begitu menghormati pekerjaannya, karena tak semua orang punya keberanian dengan pekerjaan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat kebanyakan orang lebih memilih jadi pengangguran dari pada melakukan pekerjaan yang seperti itu. Tetapi suami saya, tak ada rasa malu baginya untuk menafkahi istri dengan nafkah yang halal. Itulah yang membuat saya begitu bangga pada suami saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat jika anti mendapatkan suami seperti suami saya, anti tak perlu malu untuk menceritakannya pekerjaan suami anti pada orang lain. Bukan masalah pekerjaannya ukhty, tapi masalah halalnya, berkahnya, dan kita memohon pada Allah, semoga Allah menjauhkan suami kita dari rizki yang haram”. Ucapnya terakhir, sambil tersenyum manis padaku. Mengambil tas laptopnya, bergegas ingin meninggalkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulihat dari kejauhan seorang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor butut mendekat ke arah kami, wajahnya ditutupi kaca helm, meskipun tak ada niatku menatap mukanya. Sambil mengucapkan salam, wanita itu meninggalkanku. Wajah itu tenang sekali, wajah seorang istri yang begitu ridho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah….&lt;br /&gt;Sekarang giliran aku yang menangis. Hari ini aku dapat pelajaran paling berkesan dalam hidupku. Pelajaran yang membuatku menghapus sosok pangeran kaya yang ada dalam benakku..Subhanallah..Walhamdulillah..Wa Laa ilaaha illallah...Allahu Akbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pekerjaan, harta dan kekayaan tak pernah menghalangimu untuk tidak menerima pinangan dari laki-laki yang baik agamanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-4889330110206821254?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/4889330110206821254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=4889330110206821254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4889330110206821254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4889330110206821254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2012/01/inilah-sebabnya-saya-memutuskan.html' title='Inilah Sebabnya Saya Memutuskan Berhenti Jadi Wanita Karir, Saudariku.....'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3045765385942585561</id><published>2011-11-11T05:54:00.000-08:00</published><updated>2011-11-11T06:18:35.122-08:00</updated><title type='text'>Part 1 - Al-Quran Energi Penyembuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-nquQYaRi7pU/Tr0tExfx58I/AAAAAAAAAHk/VoZZ_sFL4nc/s1600/mukjizat_1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 172px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-nquQYaRi7pU/Tr0tExfx58I/AAAAAAAAAHk/VoZZ_sFL4nc/s200/mukjizat_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673740665586051010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Dr. Mohamad Daudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak pasien yang sembuh setiap hari karena membaca al-Qur’an. Kita tidak bisa menolaknya, karena kesembuhan itu benar-benar terjadi. Ini juga terjadi pada diri saya saat membaca ayat-ayat tertentu untuk penyakit tertentu, dan penyakit tersebut pun sembuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan riset, maka salah satu hasil terpenting dari riset yang berlangsung selama beberapa tahun ini adalah: Dalam setiap ayat al-Qur’an Allah meletakkan daya penyembuh untuk penyakit tertentu apabila ayat-ayat ini dibaca dengan bilangan (pengulangan) tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, ketika kita mengamati alam di sekitar kita, maka kita menyadari bahwa setiap satuan atom itu bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom itu adalah bagian dari metal, air, sel, atau apapun. Ini adalah fakta ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel. Setiap sel terbuat dari jutaan atom, dan setiap atom terbentuk dari nukleus positif dan elektron negatif yang mengelilinginya. Karena rotasi ini, medan elektromagnetik dihasilkan, sama seperti medan-medan yang dihasilkan oleh suatu mesin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atom merupakan struktur dasar pada alam semesta dan juga pada tubuh kita. Ia bergetar secara konstan, dan itu berarti setiap benda itu bergetar dengan sistem yang seksama. Sel-sel juga bergetar dengan sistem yang seksama, dan setiap getaran di sekitar kita memengaruhi sel-sel kita. Rahasia yang membuat otak ini berpikir adalah sebuah program akurat di dalam sel-sel otak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini berada di setiap sel yang melakukan pekerjaannya secara seksama. Penyimpangan terkecil pada pekerjaannya dapat mengakibatkan ketidak-seimbangan dan kekacauan pada sebagian organ tubuh. Terapi terbaik terhadap ketidak-seimbangan ini adalah merestorasi keseimbangan kepada tubuh. Para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel tubuh itu terpengaruh oleh bermacam-macam gelombang seperti gelombang sinar, gelombang radio, gelombang suara, dan lain-lain. Tetapi, suara apa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing sel di tubuh kita bergetar dengan sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun pada getaran itu akan mengakibatkan sakit pada sebagian organ tubuh. Itulah kenapa sel-sel yang rusak itu harus digetarkan untuk mengembalikan keseimbangan padanya. Kita tahu bahwa suara itu terbentuk dari gelombang atau getaran yang bergerak di udara dengan kecepatan 340 m/detik. Setiap suara memiliki frekuensi sendiri, dan manusia bisa mendengar suara dengan frekuensi antara 20/detik hingga 20.000/detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang-gelombang tersebut menyebar di udara lalu ditangkap telinga, lalu ia berubah menjadi sinyal-sinyal elektrik, dan bergerak melalui syaraf suara menuju acoustic bark di dalam otak. Sel-sel tersebut menyesuaikan diri dengan gelombang, lalu gelombang tersebut bergerak ke berbagai bagian otak, khususnya bagian depan. Semua organ itu bekerja secara bersama sesuai seirama dengan sinyal-sinyal tersebut, dan menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dipahami manusia. Lalu, otak menganalisa sinyal-sinyal itu dan memberikan perintahnya kepada berbagai organ tubuh untuk menyesuaikan dengan sinyal-sinyal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara terdiri dari getaran-getaran mekanik yang sampai ke telinga lalu ke sel-sel otak yang menyesuaikan dengan getaran-getaran tersebut, dan mengubah getarannya sendiri. Itulah mengapa suara itu dianggap sebagai energi obat yang efektif, tergantung pada sifat suara itu dan frekuensinya. Kita menemukan energi penyembuh di dalam al-Qur’an karena ia merupakan Kitab Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sinilah muncul terapi suara: Suara adalah getaran, dan sel-sel tubuh itu selalu bergetar, lalu suara memengaruhi sel-sel tersebut. Inilah yang ditemukan para peneliti akhir-akhir ini. Di akhir abad 21 di Washington University, para ilmuwan menemukan bahwa kerja sel otak bukan hanya mentransfer informasi. Masing-masing sel adalah komputer kecil yang bekerja untuk mengumpulkan informasi, memprosesnya, dan memberikan perintah secara konstan. Ellen Covey, peneliti pada Washington University, mengatakan, ‘Untuk pertama kalinya kita menyadari bahwa otak tidak bekerja layaknya satu komputer besar, melainkan berisi sekian banyak komputer yang bekerja secara kooperatif. Ada komputer kecil dalam setiap sel, dan komputer-komputer tersebut dapat terpengaruhi oleh getaran di sekitarnya, khususnya suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai eksperimen menunjukkan bahwa di dalam tiap-tiap sel dalam otak terdapat komputer supermini di mana Allah menginstal program akurat yang mengatur sel dan mengontrol kerjanya. Eksperimen juga menunjukkan bahwa suara dapat memengaruhi sel. Ini adalah gambar sel yang terpengaruh oleh suara, dan medan elektromagnetik terbentuk di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dapat kami katakan bahwa sel-sel tiap organ tubuh itu bergetar dalam frekuensi tertentu, dan membentuk sistem yang kompleks dan koordinatif, yang dapat terpengaruh oleh suara di sekitarnya. Penyakit yang menjangkiti suatu organ tubuh itu dapat mengakibatkan perubahan pada getaran sel-sel organ tersebut, dan pada kelanjutannya membuatnya menyimpang dari sistem tubuh secara umum. Itulah mengapa ketika tubuh dihadapkan pada suara tertentu, maka suara itu memengaruhi getaran sistem tubuh, khususnya pada organ yang tidak normal. Organ ini akan merespon suara tertentu untuk mengembalikan sistem getarannya yang orisinal, atau dengan kata lain, mengembalikan kondisi kesehatannya. Para ilmuwan menemukan hasil-hasil tersebut belakang ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3045765385942585561?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3045765385942585561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3045765385942585561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3045765385942585561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3045765385942585561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/11/part-1-al-quran-energi-penyembuh.html' title='Part 1 - Al-Quran Energi Penyembuh'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-nquQYaRi7pU/Tr0tExfx58I/AAAAAAAAAHk/VoZZ_sFL4nc/s72-c/mukjizat_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-8193323730118810628</id><published>2011-07-31T05:40:00.000-07:00</published><updated>2011-07-31T05:44:21.675-07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Zyg-mIzhiP4/TjVOFXJLEQI/AAAAAAAAAHQ/8fhk9cQHj2E/s1600/marhaban_yaa_ramadhan_by_adipatijul.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Zyg-mIzhiP4/TjVOFXJLEQI/AAAAAAAAAHQ/8fhk9cQHj2E/s200/marhaban_yaa_ramadhan_by_adipatijul.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5635496362742845698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah SWT Ya Rabb^qu, Puasaku, Hanya engkaulah yg tahu, Bahkan akupun tak begitu tahu apakah aku sedang berpuasa menurut perintahmu, atau hanya sekedar menahan lapar &amp;amp; dahaga, aku hanya ingin belajar mengiklaskan seluruh niat dan laku^qu hanya untukmu Ya Rabb^qu, meskipun kalimat ini terdengar lucu karena aku tahu kau tak butuh sesuatu. Ya Rabb Ya Tuhanku, semoga engkau bimbing aku selalu kejalanmu dalam keridhoanmu, Ya Rabb^qu yg Maha Rahman yang Maha Rahim. Marhaban Ya Ramadhan, Kojiro Dona &amp; Dona Kojiro dengan segala kerendahan hati Mohon Maaf lahir dan batin, Semoga Segala amal Ibadah kita Bernilai dan di akui di hadapan Allah SWT kelak, Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-8193323730118810628?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/8193323730118810628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=8193323730118810628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8193323730118810628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8193323730118810628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/07/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Zyg-mIzhiP4/TjVOFXJLEQI/AAAAAAAAAHQ/8fhk9cQHj2E/s72-c/marhaban_yaa_ramadhan_by_adipatijul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-519975159470770226</id><published>2011-07-18T19:23:00.000-07:00</published><updated>2011-07-18T19:47:33.762-07:00</updated><title type='text'>Sebening Kaca</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-a51iIx2y24I/TiTuihH-DLI/AAAAAAAAAGw/JQ3xe4w6Az0/s1600/cermin1.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 152px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-a51iIx2y24I/TiTuihH-DLI/AAAAAAAAAGw/JQ3xe4w6Az0/s200/cermin1.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630887710894722226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bismillah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendapatkan suatu nasehat bagus dalam buku Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah engkau jadikan hatimu seperti busa dalam hal menampung syubhat-syubhat, maka busa tersebut menyerapnya sehingga yang keluar dari busa tadi adalah syubhat-syubhat yang diserapnya tadi, tetapi jadikanlah hatimu itu seperti kaca yang kokoh dan rapat sehingga syubhat-syubhat tersebut hanya lewat di depannya dan tidak menempel di kaca. Kaca tadi memandang syubhat-syubhat tersebut dengan kejernihannya dan menolaknya dengan sebab kekokohan kaca tersebut. karena kalau tidak demikian, apabila hatimu menyerap setiap syubhat yang datang kepadanya, maka hati tersebut akan menjadi tempat tinggal bagi segala syubhat.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-519975159470770226?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/519975159470770226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=519975159470770226' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/519975159470770226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/519975159470770226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/07/sebening-kaca.html' title='Sebening Kaca'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-a51iIx2y24I/TiTuihH-DLI/AAAAAAAAAGw/JQ3xe4w6Az0/s72-c/cermin1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-20830983034628844</id><published>2011-07-05T21:46:00.000-07:00</published><updated>2011-07-05T21:51:41.779-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-NqX6ZD2LpB4/ThPp10x1kDI/AAAAAAAAAGY/zgb7Anc28mg/s1600/shalat-289x300.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 289px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NqX6ZD2LpB4/ThPp10x1kDI/AAAAAAAAAGY/zgb7Anc28mg/s320/shalat-289x300.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626097470425894962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saat hati ingin mencurahkan segala beban,...&lt;br /&gt;terkadang lidah kelu untuk manuturkannya ...&lt;br /&gt;namun jari dan otak yang terus ikhtiar berpacu untuk membantunya ...&lt;br /&gt;hingga aku temukan kutipan2 ini ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan seketika itu pula, curhatan itu seakan tak penting lagi,...&lt;br /&gt;semua seakan teredam dan entah menghilang kemana ...&lt;br /&gt;aku mulai terjaga dari kelalaian ku&lt;br /&gt;ternyata yang aku butuhkan saat ini adalah&lt;br /&gt;merefresh keimanan yang kian lengah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tundukan hatiku dari segala kesombongan&lt;br /&gt;dan aku mulai resapi nasihat ini ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, bahawa DIA Yang Memiliki semua perbendaharaan&lt;br /&gt;di segenap langit dan bumi telah mengizinkan engkau berdoa kepadaNya.&lt;br /&gt;DIA telah berjanji menerima doamu.&lt;br /&gt;Dan DIA telah memerintahkanmu menunjukkan&lt;br /&gt;permohonan kepadaNya&lt;br /&gt;agar DIA memberimu apa yang kauminta; dan juga yang&lt;br /&gt;mendambakan rahmatNya agar Ia melimpahkannya atas dirimu.&lt;br /&gt;Tidak seorangpun yang dapat menjadi penghalang antara kau dan DIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada IA mencegahmu bertaubat&lt;br /&gt;bila kau melakukan kejahatan,&lt;br /&gt;dan tiada pula IA menyegerakan pelaksanaan hukuman bila kau  melanggar laranganNya.&lt;br /&gt;IA tidak mengejekmu bila kau akhirnya kembali kepada-Nya,&lt;br /&gt;dan tidak membeberkan rahsia-rahsia dosamu meski yang demikian itulah yang lebih patut bagimu.&lt;br /&gt;IA takkan mempersulit penerimaan taubatmu,&lt;br /&gt;tidak mengungkit-ungkit kesalahanmu,&lt;br /&gt;dan tidak akan pernah membuatmu merasa putus asa akan rahmatNya.&lt;br /&gt;Bahkan bila kau mengurungkan niatmu untuk melakukan dosa,&lt;br /&gt;IA akan menghitungnya sebagai suatu perbuatan baik yang layak diberi pahala.&lt;br /&gt;IA hanya menghitung pelanggaran yang kau lakukan sebagai satu kali dosa,&lt;br /&gt;akan tetapi perbuatan baik yang kau lakukan akan dihitungNya sepuluh kali lipat pahalanya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PintuNya selalu terbuka bagimu bila kau kembali kepadaNya.&lt;br /&gt;Kesempatan diberikanNya kepadamu bila kau ingin memperbaiki dirimu di hadapanNya.&lt;br /&gt;Bila kau memanggilNya, IA mendengar panggilanmu itu. Bila kau bermunajat denganNya,&lt;br /&gt;IA pun mengetahui bisikan hatimu.&lt;br /&gt;Dan kau selalu diberi-Nya&lt;br /&gt;waktu untuk memaparkan kepada-Nya segala hajatmu, mencurahkan segala isi hatimu,&lt;br /&gt;dan mengeluhkan segala kerisauanmu.&lt;br /&gt;Ataupun kau memohon agar IA&lt;br /&gt;menghilangkan segala kesusahanmu serta mengharap pertolongan-Nya atas semua urusanmu.&lt;br /&gt;Atau meminta agar IA melimpahkan bagimu dari khazanah rahmat-Nya,&lt;br /&gt;sebanyak apa saja yang tak mungkin siapapun selain DIA memberikannya,&lt;br /&gt;baik berupa penambahan usia, kesehatan jasmani atau kelapangan rezeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DiserahkanNya kepadamu kunci-kunci khazanahNya dengan mengizinkan kau meminta dariNya.&lt;br /&gt;Setiap kali kau ingin, kau dapat mengetuk pintu-pintu&lt;br /&gt;nikmatNya dengan berdoa kepadaNya seraya mengharapkan curahan rahmatNya.&lt;br /&gt;Maka janganlah sampai kau berputus asa bila IA tak segera menjawab permohonanmu.&lt;br /&gt;Sebab pemberianNya selalu seimbang dengan niat yang menyertai setiap permintaan.&lt;br /&gt;Adakalanya jawaban dariNya tertunda untuk sementara,&lt;br /&gt;agar lebih besar ganjaranNya bagi si peminta dan lebih berharga bagi si pengharap.&lt;br /&gt;Dan adakalanya kau memohon sesuatu tetapi tidak memperolehnya.&lt;br /&gt;Namun kau mungkin akan mendapat yang lebih baik, segera atau ditangguhkan sampai waktu lainnya.&lt;br /&gt;Atau hal itu memang sengaja dialihkan agar engkau memperoleh gantinya yang lebih utama.&lt;br /&gt;Sungguh, kau tidak tahu, dalam sesuatu yang kau&lt;br /&gt;minta mungkin saja tersembunyi penyebab kehancuran agamamu sekiranya kau memperolehnya.&lt;br /&gt;Karena itu mohonlah dariNya agar semua permintaanmu ditetapkan kebaikannya untukmu&lt;br /&gt;dan dijauhkan keburukannya darimu.&lt;br /&gt;Betapapun juga,&lt;br /&gt;kekayaan yang diberikan kepadamu tak akan berada di tanganmu selamanya,&lt;br /&gt;demikian pula kau tak akan hidup terus untuknya.&lt;br /&gt;Ketahuilah, bahawa kau dicipta untuk kehidupan akhirat, bukan untuk dunia.&lt;br /&gt;Untuk kefanaan, bukan untuk kebaqaan.&lt;br /&gt;Untuk kematian, bukan untuk kehidupan yang langgeng. Dan bahawa kau kini berdiam dalam rumah sementara&lt;br /&gt;dengan keadaan yang hanya mencukupi kebutuhan,&lt;br /&gt;dan dibawa berjalan di atas jalan menuju akhirat.&lt;br /&gt;Dan bahawa kau selalu dikejar oleh maut yang tiada&lt;br /&gt;seorangpun terlepas dari kejarannya,&lt;br /&gt;dan tidak pula mampu menghindarinya.&lt;br /&gt;Ia pasti mencapai mangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, waspadalah selalu !&lt;br /&gt;Jangan sampai ia mencapaimu ketika kau dalam keadaan yang buruk.&lt;br /&gt;Walaupun barangkali kau pernah membisikkan keinginan&lt;br /&gt;bertaubat ke dalam hati sanubarimu,&lt;br /&gt;namun maut yang datang cepat dapat&lt;br /&gt;menjadi penghalang antara kau dan niatmu itu.&lt;br /&gt;Jika yang demikian itu terjadi,&lt;br /&gt;maka sesungguhnya kau telah menjadi penyebab kebinasaan bagi dirimu sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Di petik dari Mutiara Nahjul Balaghah/Wacana dan Surat-surat Imam Ali r.a, penerbit Mizan)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-20830983034628844?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/20830983034628844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=20830983034628844' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/20830983034628844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/20830983034628844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/07/saat-hati-ingin-mencurahkan-segala.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-NqX6ZD2LpB4/ThPp10x1kDI/AAAAAAAAAGY/zgb7Anc28mg/s72-c/shalat-289x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3867179168862189209</id><published>2011-07-05T21:13:00.000-07:00</published><updated>2011-07-05T21:42:06.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-HmetGwirlhc/ThPkBepBXJI/AAAAAAAAAGA/NWLH8jA3TsQ/s1600/surat_al_fatiha.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 270px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-HmetGwirlhc/ThPkBepBXJI/AAAAAAAAAGA/NWLH8jA3TsQ/s400/surat_al_fatiha.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626091073572002962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayat 1: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakan betapa besar kasih sayang Allah kepada kita semua, bayangkan semua nikmat yang telah kita terima dariNya. Nikmat udara yang kita hirup, nikmat penglihatan, nikmat pendengaran, nikmat sehat. Apakah kita sudah berterima kasih padaNya??. Rasakan kasih sayang dan sifatnya yang maha pengasih serta pemurah. Rasakan getaran dihati anda, hingga timbul dorongan untuk menangis. Silahkan menangis jika dorongan itu memang kuat. Jangan tahan tangisan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayat 2: “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakan betapa mulianya Allah, betapa Agungnya Dia , hanya Dialah yang berhak dipuji. Dialah Tuhan penguasa Alam semesta yang maha mulia dan Maha terpuji. Rasakan betapa hina dan tidak berartinya kita dihadapan Dia. Lenyapkan semua kesombongan diri dihadapaNya. Rasakan getaran yang dahsyat didada anda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayat 3: “Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakan seperti pada ayat pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayat 4: “Yang menguasai hari pembalasan”&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan seolah olah anda berada dihapan Allah di padang Mahsyar kelak. Dia lah penguasa tunggal dihari itu. Bagaimana keadaan anda dihari itu? Rasakan dan hayati ayat tadabbur yang anda dengar. Biarkan airmata anda mengalir . Menangislah dihadapan Allah pada hari ini , disaat pintu taubat masih terbuka. Jangan sampai anda menangis kelak dihari berbangkit ketika pintu taubat telah tertutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayat 5: “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pengakuan anda bahwa hanya Dia yang anda sembah, dan hanya padaNya anda mohon pertolongan. Buatlah pengakuan dengan tulus dan iklas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ayat 6: “Tunjukilah kami jalan yang lurus”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohonlah padanya agar ditunjuki jalan yang lurus. Jalan yang penuh dengan rahmat dan berkahNya. Dengarkan dan hayati kalimat tadabbur yang anda dengar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Ayat 7: “(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jalan orang orang yang telah mendapat nikmat , kebahagian dan kesuksesan sebagai karunia dari sisinya. Berharaplah untuk mendapat kebahagian seperti orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan pula jalan orang orang yang mendapat murka dan azabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan pula jalan yang ditempuh orang yang sesat mohon agar dijauhkan dari jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika anda ataupun saya orang yang berhati peka pasti kita akan menangis, mendengar bacaan tadabbur ini. Jika kita belum merasakan getaran apapun dihati kita. Ulangi terus tadabbur ini. Gunung saja akan hancur mendengar ayat Qur’an , hati anda ataupun saya tentunya tidak sebesar gunung? Mudah mudahan Allah tidak mengunci mati hati anda dan saya, Amin ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keutamaan Surat Al-Fatihah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertama: Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna dari khidaaj adalah kurang, sebagaimana dijelaskan dalam hadits tersebut, “Tidak lengkap”. Berdasarkan hadits ini dan hadits sebelumnya para imam seperti imam Malik, Syafi’i, Ahmad bin Hanbal dan para sahabatnya, serta mayoritas ulama berpendapat bahwa hukum membaca Al Fatihah di dalam shalat adalah wajib, tidak sah shalat tanpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua: Al Fatihah Adalah Surat Paling Agung Dalam Al Quran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah surat paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah surat paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(surat itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penjelasan Tentang Bacaan Ta’awwudz dan Basmalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makna bacaan Ta’awwudz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَعُوْذُ بِاللِه مِنَ الشََّيْطَانِ الرَّجِيْمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maknanya: “Aku berlindung kepada Allah dari kejelekan godaan syaitan agar dia tidak menimpakan bahaya kepadaku dalam urusan agama maupun duniaku.” Syaitan selalu menempatkan dirinya sebagai musuh bagi kalian. Oleh sebab itu maka jadikanlah diri kalian sebagai musuh baginya. Syaitan bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan umat manusia. Allah menceritakan sumpah syaitan ini di dalam Al Quran,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi kemuliaan-Mu sungguh aku akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih (yang diberi anugerah keikhlasan).” (QS. Shaad: 82-83)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian tidak ada yang bisa selamat dari jerat-jerat syaitan kecuali orang-orang yang ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isti’adzah/ta’awwudz (meminta perlindungan) adalah ibadah. Oleh sebab itu ia tidak boleh ditujukan kepada selain Allah. Karena menujukan ibadah kepada selain Allah adalah kesyirikan. Orang yang baik tauhidnya akan senantiasa merasa khawatir kalau-kalau dirinya terjerumus dalam kesyirikan. Sebagaimana Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yang demikian takut kepada syirik sampai-sampai beliau berdoa kepada Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ً وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan jauhkanlah aku dan anak keturunanku dari penyembahan berhala.” (QS. Ibrahim: 35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkan bahwasanya tauhid yang kokoh akan menyisakan kelezatan di dalam hati kaum yang beriman. Yang bisa merasakan kelezatannya hanyalah orang-orang yang benar-benar memahaminya. Syaitan yang berusaha menyesatkan umat manusia ini terdiri dari golongan jin dan manusia. Hal itu sebagaimana disebutkan oleh Allah di dalam ayat yang artinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نِبِيٍّ عَدُوّاً شَيَاطِينَ الإِنسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوراً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan demikianlah Kami jadikan musuh bagi setiap Nabi yaitu (musuh yang berupa) syaithan dari golongan manusia dan jin. Sebagian mereka mewahyukan kepada sebagian yang lain ucapan-ucapan yang indah untuk memperdaya (manusia).” (QS. Al An’aam: 112) (Diringkas dari Syarhu Ma’aani Suuratil Faatihah, Syaikh Shalih bin Abdul ‘Aziz Alus Syaikh hafizhahullah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Makna bacaan Basmalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maknanya; “Aku memulai bacaanku ini seraya meminta barokah dengan menyebut seluruh nama Allah.” Meminta barokah kepada Allah artinya meminta tambahan dan peningkatan amal kebaikan dan pahalanya. Barokah adalah milik Allah. Allah memberikannya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Jadi barokah bukanlah milik manusia, yang bisa mereka berikan kepada siapa saja yang mereka kehendaki (Syarhu Ma’aani Suratil Fatihah, Syaikh Shalih bin Abdul ‘Aziz Alus Syaikh hafizhahullah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah adalah satu-satunya sesembahan yang berhak diibadahi dengan disertai rasa cinta, takut dan harap. Segala bentuk ibadah hanya boleh ditujukan kepada-Nya. Ar-Rahman dan Ar-Rahiim adalah dua nama Allah di antara sekian banyak Asma’ul Husna yang dimiliki-Nya. Maknanya adalah Allah memiliki kasih sayang yang begitu luas dan agung. Rahmat Allah meliputi segala sesuatu. Akan tetapi Allah hanya melimpahkan rahmat-Nya yang sempurna kepada hamba-hamba yang bertakwa dan mengikuti ajaran para Nabi dan Rasul. Mereka inilah orang-orang yang akan mendapatkan rahmat yang mutlak yaitu rahmat yang akan mengantarkan mereka menuju kebahagiaan abadi. Adapun orang yang tidak bertakwa dan tidak mengikuti ajaran Nabi maka dia akan terhalangi mendapatkan rahmat yang sempurna ini (lihat Taisir Lathifil Mannaan, hal. 19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penjelasan Kandungan Surat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makna Ayat Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Alhamdu adalah pujian kepada Allah karena sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Dan juga karena perbuatan-perbuatanNya yang tidak pernah lepas dari sifat memberikan karunia atau menegakkan keadilan. Perbuatan Allah senantiasa mengandung hikmah yang sempurna. Pujian yang diberikan oleh seorang hamba akan semakin bertambah sempurna apabila diiringi dengan rasa cinta dan ketundukkan dalam dirinya kepada Allah. Karena pujian semata yang tidak disertai dengan rasa cinta dan ketundukkan bukanlah pujian yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna dari kata Rabb adalah Murabbi (yang mentarbiyah; pembimbing dan pemelihara). Allahlah Zat yang memelihara seluruh alam dengan berbagai macam bentuk tarbiyah. Allahlah yang menciptakan mereka, memberikan rezeki kepada mereka, memberikan nikmat kepada mereka, baik nikmat lahir maupun batin. Inilah bentuk tarbiyah umum yang meliputi seluruh makhluk, yang baik maupun yang jahat. Adapun tarbiyah yang khusus hanya diberikan Allah kepada para Nabi dan pengikut-pengikut mereka. Di samping tarbiyah yang umum itu Allah juga memberikan kepada mereka tarbiyah yang khusus yaitu dengan membimbing keimanan mereka dan menyempurnakannya. Selain itu, Allah juga menolong mereka dengan menyingkirkan segala macam penghalang dan rintangan yang akan menjauhkan mereka dari kebaikan dan kebahagiaan mereka yang abadi. Allah memberikan kepada mereka berbagai kemudahan dan menjaga mereka dari hal-hal yang dibenci oleh syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita mengetahui betapa besar kebutuhan alam semesta ini kepada Rabbul ‘alamiin karena hanya Dialah yang menguasai itu semua. Allah satu-satunya pengatur, pemberi hidayah dan Allah lah Yang Maha kaya. Oleh sebab itu semua makhluk yang ada di langit dan di bumi ini meminta kepada-Nya. Mereka semua meminta kepada-Nya, baik dengan ucapan lisannya maupun dengan ekspresi dirinya. Kepada-Nya lah mereka mengadu dan meminta tolong di saat-saat genting yang mereka alami (lihat Taisir Lathiifil Mannaan, hal. 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makna Ayat Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ar-Rahman dan Ar-Rahiim adalah nama Allah. Sebagaimana diyakini oleh Ahlusunnah wal Jama’ah bahwa Allah memiliki nama-nama yang terindah. Allah ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Milik Allah nama-nama yang terindah, maka berdo’alah kepada Allah dengan menyebutnya.” (QS. Al A’raaf: 180)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap nama Allah mengandung sifat. Oleh sebab itu beriman kepada nama-nama dan sifat-sifat Allah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keimanan kepada Allah. Dalam mengimani nama-nama dan sifat-sifat Allah ini kaum muslimin terbagi menjadi 3 golongan yaitu: (1) Musyabbihah, (2) Mu’aththilah dan (3) Ahlusunnah wal Jama’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musyabbihah adalah orang-orang yang menyerupakan sifat-sifat Allah dengan sifat makhluk. Mereka terlalu mengedepankan sisi penetapan nama dan sifat dan mengabaikan sisi penafian keserupaan sehingga terjerumus dalam tasybih (peyerupaan). Adapun Mu’aththilah adalah orang-orang yang menolak nama atau sifat-sifat Allah. Mereka terlalu mengedepankan sisi penafian sehingga terjerumus dalam ta’thil (penolakan). Ahlusunnah berada di tengah-tengah. Mereka mengimani dalil-dalil yang menetapkan nama dan sifat sekaligus mengimani dalil-dalil yang menafikan keserupaan. Sehingga mereka selamat dari tindakan tasybih maupun ta’thil. Oleh sebab itu mereka menyucikan Allah tanpa menolak nama maupun sifat. Mereka menetapkan nama dan sifat tapi tanpa menyerupakannya dengan makhluk. Inilah akidah yang dipegang oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya serta para imam dan pengikut mereka yang setia hingga hari ini. Inilah aqidah yang tersimpan dalam ayat yang mulia yang artinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan-Nya, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuura: 11) (silakan baca Al ‘Aqidah Al Wasithiyah karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan juga ‘Aqidah Ahlis Sunnah wal Jama’ah karya Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahumallahu ta’ala).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Mendengar dan juga Maha Melihat. Akan tetapi pendengaran dan penglihatan Allah tidak sama dengan pendengaran dan penglihatan makhluk. Meskipun namanya sama akan tetapi hakikatnya berbeda. Karena Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna sedangkan makhluk adalah sosok yang penuh dengan kekurangan. Sebagaimana sifat makhluk itu terbatas dan penuh kekurangan karena disandarkan kepada diri makhluk yang diliputi sifat kekurangan. Maka demikian pula sifat Allah itu sempurna karena disandarkan kepada sosok yang sempurna. Sehingga orang yang tidak mau mengimani kandungan hakiki nama-nama dan sifat-sifat Allah sebenarnya telah berani melecehkan dan berbuat lancang kepada Allah. Mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebagaimana semestinya. Lalu adakah tindakan jahat yang lebih tercela daripada tindakan menolak kandungan nama dan sifat Allah ataupun menyerupakannya dengan makhluk? Di dalam ayat ini Allah menamai diri-Nya dengan Ar-Rahman dan Ar-Rahiim. Di dalamnya terkandung sifat Rahmah (kasih sayang). Akan tetapi kasih sayang Allah tidak serupa persis dengan kasih sayang makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Makna Ayat Ketiga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Yang Menguasai pada hari pembalasan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maalik adalah zat yang memiliki kekuasaan atau penguasa. Penguasa itu berhak untuk memerintah dan melarang orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya. Dia juga yang berhak untuk mengganjar pahala dan menjatuhkan hukuman kepada mereka. Dialah yang berkuasa untuk mengatur segala sesuatu yang berada di bawah kekuasaannya menurut kehendaknya sendiri. Bagian awal ayat ini boleh dibaca Maalik (dengan memanjangkan mim) atau Malik (dengan memendekkan mim). Maalik maknanya penguasa atau pemilik. Sedangkan Malik maknanya raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaumid diin adalah hari kiamat. Disebut sebagai hari pembalasan karena pada saat itu seluruh umat manusia akan menerima balasan amal baik maupun buruk yang mereka kerjakan sewaktu di dunia. Pada hari itulah tampak dengan sangat jelas bagi manusia kemahakuasaan Allah terhadap seluruh makhluk-Nya. Pada saat itu akan tampak sekali kesempurnaan dari sifat adil dan hikmah yang dimiliki Allah. Pada saat itu seluruh raja dan penguasa yang dahulunya berkuasa di alam dunia sudah turun dari jabatannya. Hanya tinggal Allah sajalah yang berkuasa. Pada saat itu semuanya setara, baik rakyat maupun rajanya, budak maupun orang merdeka. Mereka semua tunduk di bawah kemuliaan dan kebesaran-Nya. Mereka semua menantikan pembalasan yang akan diberikan oleh-Nya. Mereka sangat mengharapkan pahala kebaikan dari-Nya. Dan mereka sungguh sangat khawatir terhadap siksa dan hukuman yang akan dijatuhkan oleh-Nya. Oleh karena itu di dalam ayat ini hari pembalasan itu disebutkan secara khusus. Allah adalah penguasa hari pembalasan. Meskipun sebenarnya Allah jugalah penguasa atas seluruh hari yang ada. Allah tidak hanya berkuasa atas hari kiamat atau hari pembalasan saja (lihat Taisir Karimir Rahman, hal. 39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makna Ayat Keempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Hanya kepada-Mu lah Kami beribadah dan hanya kepada-Mu lah Kami meminta pertolongan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maknanya: “Kami hanya menujukan ibadah dan isti’anah (permintaan tolong) kepada-Mu.” Di dalam ayat ini objek kalimat yaitu Iyyaaka diletakkan di depan. Padahal asalnya adalah na’buduka yang artinya Kami menyembah-Mu. Dengan mendahulukan objek kalimat yang seharusnya di belakang menunjukkan adanya pembatasan dan pengkhususan. Artinya ibadah hanya boleh ditujukan kepada Allah. Tidak boleh menujukan ibadah kepada selain-Nya. Sehingga makna dari ayat ini adalah, ‘Kami menyembah-Mu dan kami tidak menyembah selain-Mu. Kami meminta tolong kepada-Mu dan kami tidak meminta tolong kepada selain-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai dan diridhai oleh Allah. Ibadah bisa berupa perkataan maupun perbuatan. Ibadah itu ada yang tampak dan ada juga yang tersembunyi. Kecintaan dan ridha Allah terhadap sesuatu bisa dilihat dari perintah dan larangan-Nya. Apabila Allah memerintahkan sesuatu maka sesuatu itu dicintai dan diridai-Nya. Dan sebaliknya, apabila Allah melarang sesuatu maka itu berarti Allah tidak cinta dan tidak ridha kepadanya. Dengan demikian ibadah itu luas cakupannya. Di antara bentuk ibadah adalah do’a, berkurban, bersedekah, meminta pertolongan atau perlindungan, dan lain sebagainya. Dari pengertian ini maka isti’anah atau meminta pertolongan juga termasuk cakupan dari istilah ibadah. Lalu apakah alasan atau hikmah di balik penyebutan kata isti’anah sesudah disebutkannya kata ibadah di dalam ayat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahulah berkata, “Didahulukannya ibadah sebelum isti’anah ini termasuk metode penyebutan sesuatu yang lebih umum sebelum sesuatu yang lebih khusus. Dan juga dalam rangka lebih mengutamakan hak Allah ta’ala di atas hak hamba-Nya….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau pun berkata, “Mewujudkan ibadah dan isti’anah kepada Allah dengan benar itu merupakan sarana yang akan mengantarkan menuju kebahagiaan yang abadi. Dia adalah sarana menuju keselamatan dari segala bentuk kejelekan. Sehingga tidak ada jalan menuju keselamatan kecuali dengan perantara kedua hal ini. Dan ibadah hanya dianggap benar apabila bersumber dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ditujukan hanya untuk mengharapkan wajah Allah (ikhlas). Dengan dua perkara inilah sesuatu bisa dinamakan ibadah. Sedangkan penyebutan kata isti’anah setelah kata ibadah padahal isti’anah itu juga bagian dari ibadah maka sebabnya adalah karena hamba begitu membutuhkan pertolongan dari Allah ta’ala di dalam melaksanakan seluruh ibadahnya. Seandainya dia tidak mendapatkan pertolongan dari Allah maka keinginannya untuk melakukan perkara-perkara yang diperintahkan dan menjauhi hal-hal yang dilarang itu tentu tidak akan bisa tercapai.” (Taisir Karimir Rahman, hal. 39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makna Ayat Kelima&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Tunjukilah Kami jalan yang lurus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maknanya: “Tunjukilah, bimbinglah dan berikanlah taufik kepada kami untuk meniti shirathal mustaqiim yaitu jalan yang lurus.” Jalan lurus itu adalah jalan yang terang dan jelas serta mengantarkan orang yang berjalan di atasnya untuk sampai kepada Allah dan berhasil menggapai surga-Nya. Hakikat jalan lurus (shirathal mustaqiim) adalah memahami kebenaran dan mengamalkannya. Oleh karena itu ya Allah, tunjukilah kami menuju jalan tersebut dan ketika kami berjalan di atasnya. Yang dimaksud dengan hidayah menuju jalan lurus yaitu hidayah supaya bisa memeluk erat-erat agama Islam dan meninggalkan seluruh agama yang lainnya. Adapun hidayah di atas jalan lurus ialah hidayah untuk bisa memahami dan mengamalkan rincian-rincian ajaran Islam. Dengan begitu do’a ini merupakan salah satu do’a yang paling lengkap dan merangkum berbagai macam kebaikan dan manfaat bagi diri seorang hamba. Oleh sebab itulah setiap insan wajib memanjatkan do’a ini di dalam setiap rakaat shalat yang dilakukannya. Tidak lain dan tidak bukan karena memang hamba begitu membutuhkan do’a ini (lihat Taisir Karimir Rahman, hal. 39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makna Ayat Keenam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau berikan nikmat atas mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah? Di dalam ayat yang lain disebutkan bahwa mereka ini adalah para Nabi, orang-orang yang shiddiq/jujur dan benar, para pejuang Islam yang mati syahid dan orang-orang salih. Termasuk di dalam cakupan ungkapan ‘orang yang diberi nikmat’ ialah setiap orang yang diberi anugerah keimanan kepada Allah ta’ala, mengenal-Nya dengan baik, mengetahui apa saja yang dicintai-Nya, mengerti apa saja yang dimurkai-Nya, selain itu dia juga mendapatkan taufik untuk melakukan hal-hal yang dicintai tersebut dan meninggalkan hal-hal yang membuat Allah murka. Jalan inilah yang akan mengantarkan hamba menggapai keridhaan Allah ta’ala. Inilah jalan Islam. Islam yang ditegakkan di atas landasan iman, ilmu, amal dan disertai dengan menjauhi perbuatan-perbuatan syirik dan kemaksiatan. Sehingga dengan ayat ini kita kembali tersadar bahwa Islam yang kita peluk selama ini merupakan anugerah nikmat dari Allah ta’ala. Dan untuk bisa menjalani Islam dengan baik maka kita pun sangat membutuhkan sosok teladan yang bisa dijadikan panutan (lihat Aisarut Tafaasir, hal. 12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Makna Ayat Ketujuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang tersesat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang dimurkai adalah orang yang sudah mengetahui kebenaran akan tetapi tidak mau mengamalkannya. Contohnya adalah kaum Yahudi dan semacamnya. Sedangkan orang yang tersesat adalah orang yang tidak mengamalkan kebenaran gara-gara kebodohan dan kesesatan mereka. Contohnya adalah orang-orang Nasrani dan semacamnya. Sehingga di dalam ayat ini tersimpan motivasi dan dorongan kepada kita supaya menempuh jalan kaum yang shalih. Ayat ini juga memperingatkan kepada kita untuk menjauhi jalan yang ditempuh oleh orang-orang yang sesat dan menyimpang (lihat Aisarut Tafaasir, hal. 13 dan Taisir Karimir Rahman hal. 39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesimpulan Isi Surat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat yang demikian ringkas ini sesungguhnya telah merangkum berbagai pelajaran yang tidak terangkum secara terpadu di dalam surat-surat yang lain di dalam Al Quran. Surat ini mengandung intisari ketiga macam tauhid. Di dalam penggalan ayat Rabbil ‘alamiin terkandung makna tauhid rububiyah. Tauhid rububiyah adalah mengesakan Allah dalam hal perbuatan-perbuatanNya seperti mencipta, memberi rezeki dan lain sebagainya. Di dalam kata Allah dan Iyyaaka na’budu terkandung makna tauhid uluhiyah. Tauhid uluhiyah adalah mengesakan Allah dalam bentuk beribadah hanya kepada-Nya. Demikian juga di dalam penggalan ayat Alhamdu terkandung makna tauhid asma’ wa sifat. Tauhid asma’ wa sifat adalah mengesakan Allah dalam hal nama-nama dan sifat-sifatNya. Allah telah menetapkan sifat-sifat kesempurnaan bagi diri-Nya sendiri. Demikian pula Rasul shallallahu’alaihi wa sallam. Maka kewajiban kita adalah mengikuti Allah dan Rasul-Nya dalam menetapkan sifat-sifat kesempurnaan itu benar-benar dimiliki oleh Allah. Kita mengimani ayat ataupun hadits yang berbicara tentang nama dan sifat Allah sebagaimana adanya, tanpa menolak maknanya ataupun menyerupakannya dengan sifat makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu surat ini juga mencakup intisari masalah kenabian yaitu tersirat dari ayat Ihdinash shirathal mustaqiim. Sebab jalan yang lurus tidak akan bisa ditempuh oleh hamba apabila tidak ada bimbingan wahyu yang dibawa oleh Rasul. Surat ini juga menetapkan bahwasanya amal-amal hamba itu pasti ada balasannya. Hal ini tampak dari ayat Maaliki yaumid diin. Karena pada hari kiamat nanti amal hamba akan dibalas. Dari ayat ini juga bisa ditarik kesimpulan bahwa balasan yang diberikan itu berdasarkan prinsip keadilan, karena makna kata diin adalah balasan dengan adil. Bahkan di balik untaian ayat ini terkandung penetapan takdir. Hamba berbuat di bawah naungan takdir, bukan terjadi secara merdeka di luar takdir Allah ta’ala sebagaimana yang diyakini oleh kaum Qadariyah (penentang takdir). Dan menetapkan bahwasanya hamba memang benar-benar pelaku atas perbuatan-perbuatanNya. Hamba tidaklah dipaksa sebagaimana keyakinan kaum Jabriyah. Bahkan di dalam ayat Ihdinash shirathal mustaqiim itu terdapat intisari bantahan kepada seluruh ahli bid’ah dan penganut ajaran sesat. Karena pada hakikatnya semua pelaku kebid’ahan maupun penganut ajaran sesat itu pasti menyimpang dari jalan yang lurus; yaitu memahami kebenaran dan mengamalkannya. Surat ini juga mengandung makna keharusan untuk mengikhlaskan ketaatan dalam beragama demi Allah ta’ala semata. Ibadah maupun isti’anah, semuanya harus lillaahi ta’aala. Kandungan ini tersimpan di dalam ayat Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin (disadur dari Taisir Karimir Rahman, hal. 40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Allaahu akbar, sungguh menakjubkan isi surat ini. Maka tidak aneh apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya sebagai surat paling agung di dalam Al Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, karuniakanlah kepada kami ilmu yang bermanfaat. Jauhkanlah kami dari jalan orang yang dimurkai dan sesat. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Mengabulkan do’a. Wallahu a’lam bish shawaab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3867179168862189209?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3867179168862189209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3867179168862189209' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3867179168862189209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3867179168862189209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/07/artimakna-dari-surat-al-fatihah-ayat-1.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-HmetGwirlhc/ThPkBepBXJI/AAAAAAAAAGA/NWLH8jA3TsQ/s72-c/surat_al_fatiha.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-2309008447995007305</id><published>2011-01-05T19:12:00.000-08:00</published><updated>2011-01-05T19:25:00.199-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serpihan Jiwa'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/TSU1wfzvAjI/AAAAAAAAAFM/xZ7EIt2a3Oo/s1600/love11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/TSU1wfzvAjI/AAAAAAAAAFM/xZ7EIt2a3Oo/s320/love11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558908422347227698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;aku ingin semua yang hadir dalam jiwaku adalah hakmu yang akan menjadi pemacu dalam kisah hidup yang kita jalani sehari hari karena aku cinta kamu…&lt;br /&gt;aku juga ingin hadirku adalah kekayaanmu yang sempurna karena didalamnya ada pernak pernik sayangku buatmu..&lt;br /&gt;dalam suka dan duka dunia cinta aku ingin engkau juga paham akan semburan lava cinta yang sewaktu waktu bisa dahsat menghujani seluruh jiwamu ….&lt;br /&gt;selangkah demi selangkah semua hadir dalam janji suci yang akan mebjadi kisah cinta yang kita jalani&lt;br /&gt;semua akan ringan terasa karena kau hadir di saat yang tepat di ujung jarum asmara menusuk jantung hatiku….&lt;br /&gt;Terima kasih My Lovely Wife&lt;br /&gt;Sudah menJadi teman dan pelngkap dalam Hidup^qu&lt;br /&gt;semoga Allah SWT selalu meridhoi kasih sayang di antara kita&lt;br /&gt;amin.."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-2309008447995007305?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/2309008447995007305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=2309008447995007305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2309008447995007305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2309008447995007305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/01/aku-ingin-semua-yang-hadir-dalam-jiwaku.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/TSU1wfzvAjI/AAAAAAAAAFM/xZ7EIt2a3Oo/s72-c/love11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-6173427980673272655</id><published>2011-01-05T19:11:00.001-08:00</published><updated>2011-01-05T19:12:39.444-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'></title><content type='html'>Bukalah kedua matamu pada alam semesta ini maka kamu akan melihat indahnya keindahan. Bukalah hatimu untuk melihat rahasia-rahasia keindahan ini maka kamu akan melihat kehidupan ini berbunga-bunga. Selamilah kehidupan dalam sanubarimu maka kehidupan tersebut akan menjadi milikmu seluruhnya. Satukan hatimu padaku maka aku akan menyatukan akalku padamu. Berikan tanganmu kepadaku maka sungguh aku berharap dapat memberimu kehidupan yang damai lagi bahagia dengan seizin Allah. Bukalah dadamu, aku akan memenuhinya dengan kehangatan, cinta dan kejujuran. Bersamalah denganku supaya aku menjadi milikmu dan sebagaimana yang kamu cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah kepadaku air mata cinta yang akan menghidupkan hatimu dan menghibur jiwamu. Sebab air mata kita adalah tinta untuk berfikir. Ungkapan-ungkapan kita teguh diatas prinsip dan tangisan kita senantiasa berada diatas Manhaj. Bila kita menuntun hati kita dengan cinta kepada selain yang layak dicintai, maka kita kehilangan milik kita yang paling kita banggakan. Bila kita sedang mencari-cari tempat keberadaan cinta itu, sedangkan kita menyangka keberadaannya, sesungguhnya kita perlu untuk mencintai tapi tidak berlebih-lebihan, menyenangi tapi tidak berlebihan dan rindu tapi dengan pembatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati adalah perbendaharaan yang hanya bisa dibaca oleh pemiliknya, dan ketenangan batin adalah cahaya yang bersinar dalam kegelapan, mata air yang memancar ditengah gurun pasir, dan perbendaharaan yang berada dalam rumah yang ditinggalkan pemiliknya. Berapa banyak waktu yang hilang demi cinta ? berapa banyak pikiran yang terkuras demi cinta ? kita tenggelamkan hari kita dalam huruf-huruf cinta !! Pecinta hidup diantara ingat dan lupa, pecinta tidak tahu antara tersambung dan terhalang, cinta membahagiakan dalam nama dan menyengsarakan dalam tulisan, indah dalam gambar dan buram dalam hakikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah mahkota tapi dari besi, harta benda tapi dari tanah, dan tambang tapi dari fatamorgana. Cinta apapun yang diklaim maka itu terbatas. Sebab hubungan antar manusia pada umumnya dibangun atas dasar kepentingan, meskipun keindahan itu bermacam-macam dan keanekaragaman itu indah. Setiap hati memiliki tabiat cinta yang mengalirkan manisnya kesenangan. Seandainya manusia bisa melihat hati orang-orang yang keras hatinya, niscaya mereka akan menemukan didalamnya cinta dan kasih sayang yang memancar, akan tetapi cinta dan kasih tersebut tumpah ditanah yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan apakah yang menyamai kebahagiaan dalam cinta ? kesuksesan akhir apakah yang menyamai cinta itu ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-6173427980673272655?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/6173427980673272655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=6173427980673272655' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6173427980673272655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6173427980673272655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/01/bukalah-kedua-matamu-pada-alam-semesta.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3350404125913434747</id><published>2011-01-05T19:05:00.001-08:00</published><updated>2011-01-05T19:07:31.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'></title><content type='html'>Abu Hanifah berkata: Tidak halal bagi seseorang mengikuti perkataan kami bila ia tidak tahu dari mana kami mengambil sumbernya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hanifah berkata: Kalau saya mengemukakan suatu pendapat yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tinggalkanlah pendapatku itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’i berkata: Bila kalian menemukan dalam kitabku sesuatu yang berlainan dengan Hadits Rasulullah, peganglah Hadits Rasulullah itu dan tinggalkan pendapatku itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’i berkata: Bila suatu masalah ada Haditsnya yang sah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menurut kalangan ahli Hadits, tetapi pendapatku menyalahinya, pasti aku akan mencabutnya, baik selama aku hidup maupun setelah aku mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’i berkata: Bila kalian mengetahui aku mengatakan suatu pendapat yang ternyata menyalahi Hadits Nabi yang shahih, ketahuilah bahwa hal itu berarti pendapatku tidak berguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’i berkata: Setiap Hadits yang datang dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, berarti itulah pendapatku, sekalipun kalian tidak mendengarnya sendiri dari aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’i berkata: Setiap perkataanku bila berlainan dengan riwayat yang shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Hadits Nabi lebih utama dan kalian jangan bertaqlid kepadaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik bin Anas berkata: Saya hanyalah seorang manusia, terkadang salah, terkadang benar. Oleh karena itu, telitilah pendapatku. Bila sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, ambillah ; dan bila tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, tinggalkanlah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3350404125913434747?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3350404125913434747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3350404125913434747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3350404125913434747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3350404125913434747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/01/abu-hanifah-berkata-tidak-halal-bagi.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-1842779445800146898</id><published>2011-01-05T18:53:00.001-08:00</published><updated>2011-01-05T18:57:56.059-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'>KEHARAMAN SENI LUKIS, SENI PAHAT, PATUNG DAN MONUMEN (dengan bentuk binatang/manusia)</title><content type='html'>KEHARAMAN SENI LUKIS, SENI PAHAT, PATUNG DAN MONUMEN (dengan bentuk binatang/manusia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan&lt;br /&gt;Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah wal Ifta ditanya :&lt;br /&gt;1. Apakah keharman seni (lukis dan seni pahat) bersifat mutlak atau hanya untuk waktu tertentu?&lt;br /&gt;2. Apa pandangan Islam terhadap pembuatan patung untuk berbagai macam tujuan?&lt;br /&gt;3. Apa pandangan Islam terhadap monumen dan tugu-tugu peringatan bagi tentara atau pahlawan tidak dikenal?&lt;br /&gt;4. Apa pandangan Islam terhadap karya lukis klasik dan seni abstrak?&lt;br /&gt;5. Apa pandangan/sikap para pelaku seni (dalam hal ini pelukis dan pemahat) terhadap hadits-hadits yang mengharamkan hal itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;1. Seni pahat atau seni lukis terhadap makhluk bernyawa hukumnya haram dan keharamannya adalah bersifat mutlak sepanjang masa kecuali bila itu dirasakan benar-benar penting seperti gambar atau photo untuk surat izin perjalanan, kartu tanda pengenal, paspor, kartu tanda pengenal dalam pekerjaan dan sebagainya yang digunakan untuk menghindari terjadinya penipuan identitas atau menjaga keamanan diri kita, maka dalam hal-hal ini terdapat pengecualian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mendirikan patung untuk berbagai macam tujuan adalah haram, baik untuk dijadikan sebagai monumen peringatan bagi seorang raja, panglima perang, pemimpim sautu kaum, tokoh-tokoh pembaharuan, atau tokoh-tokoh yang menjadi simbol kecerdasan dan kegagahan seperti patung Abi Al-Haul ataupun untuk tujuan lainnya, karena keumuman hadits shahih yang menjelaskan tentang pelarangan hal-hal demikian, dan karena patung-patung dan gambar-gambar tersebut merupakan pemicu atau sarana bagi kemusyrikan sebagaimana yang terjadi pada kaum Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mendirikan tugu-tugu atau menumen peringatan orang-orang terkenal dari kalangan pemimpin atau orang-orang yang ikut andil dalam membangun negara, baik dari kalangan ilmuwan, ahli ekonomi, politikus, juga mendirikan tugu peringatan bagi tentara atau pahlawan tidak dikenal merupakan perbuatan kaum jahiliyah dan merupakan perbuatan yang sangat berlebihan (melamaui batas). Maka dari itu, seringkali kita melihat orang-orang mengadakan upacara atau pesta peringatan disekitar tugu-tugu tersebut yang digelar pada waktu-waktu tertentu dengan meletakkan karangan bunga sebagai tanda penghormatan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan yang demikian sama saja dengan pemujaan berhala yang dilakukan pada masa-masa awal (jahiliyah) dan merupakan sarana menuju kesyirikan terbesar dan penentangan terhadap Allah. Maka kita wajib menghindari diri dari taklid yang demikian dengan menjaga kemurnian tauhid, mencegah pemborosan dari hal-hal yang tidak bermanfaat, dan menjauhkan diri dari perbuatan orang-orang kafir dengan tidak mengikuti mereka dalam kebiasaan dan taklid yang tidak ada kebaikan di dalamnya, bahkan menyeret kepada kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lingkup keharaman dalam masalah gambar atau lukisan adalah lukisan atau gambar makhluk bernyawa, baik gambar yang dipahat berupa patung maupun gambar yang dilukis di atas dinding, kanvas, kertas ataupun di atas kain tenun, baik yang dilukis dengan pinsil, pena ataupun alat tulis lainnya, baik lukisan dengan obyek nyata atau lukisan yang mengandalkan imajinasi, besar maupun kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka obyek pelarangan di sini adalah segala jenis gambar makhluk bernyawa meskipun obyek penggambarannya berdasarkan imajinasi, seperti lukisan yang menggambarkan orang-orang terdahulu pada masa Fir’aun, atau lukisan para pemimpin perang salib, dan seperti lukisan yang menggambarkan Isa dan Bunda Maria yang dipampang di gereja-gereja serta gambar-gambar lainnya. Ini disebabkan keumuman nash yang menjelaskan tentang hal itu, juga dikarenakan pada hal yang demikian terdapat persamaan atau penyerupaan dari makhluk Allah, dan juga karena ia membawa kepada kesyirikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sebagian dari mereka bersikap mengingkarinya, tetapi hadits-hadits dengan sangat tegas menyebutkan keharamannya sehingga tidak ada keraguan di dalamnya. Mereka yang begelut dan berkecimpung di bidang seni lukis dan pahat berdalih bahwa ada pengecualian terhadap hal itu sesuai dengan perkembangan zaman, namun mereka tidak akan pernah mendapatkan alasan yang tepat karena hadits-hadits tersebut bersifat umum dan sangat jelas pelarangannya. Mereka mencoba mencari pembenaran (legalitas) atas tindakan yang mereka lakukan dengan mencari-cari alasan (rukhsah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, mereka berkecimpung di bidang itu tidak lain hanya untuk mengekspresikan seni keindahan, menyalurkan hobi, mengaktuliasasikan daya khayal yang mereka miliki yang kemudian bermuara kepada keinginan mereka untuk menjadikan karya seni sebagai mata pencaharian dan lapangan pekerjaan atau alasan-alasan lain yang tidak mungkin mendapatkan pengecualian (rukhsah) atas keharaman yang ditunjukkan oleh nash dan tidak mungkin pula dapat menghindar dari eksistensinya sebagai sesuatu yang menyeret kepada dosa terbesar (syirik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiyah wal Ifta (1/478, 479)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penyusun Khalid Al-Juraisiy, Penerjemah Amir Hamzah dkk, Penerbit Darul Haq]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.almanhaj.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-1842779445800146898?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/1842779445800146898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=1842779445800146898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1842779445800146898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1842779445800146898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2011/01/keharaman-seni-lukis-seni-pahat-patung.html' title='KEHARAMAN SENI LUKIS, SENI PAHAT, PATUNG DAN MONUMEN (dengan bentuk binatang/manusia)'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-6602492432193027175</id><published>2010-11-15T22:38:00.000-08:00</published><updated>2010-11-15T22:41:09.569-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'>Puasa Arafah Tidak Ikut Hari Wukuf Di Arofah</title><content type='html'>Permasalahan ini sering muncul dari berbagai pihak ketika menghadapi hari Arofah. Ketika para jama’ah haji sudah wukuf tanggal 9 Dzulhijah di Saudi Arabia, padahal di Indonesia masih tanggal 8 Dzulhijah, mana yang harus diikuti dalam puasa Arofah? Apakah ikut waktu jama’ah haji wukuf atau ikut penanggalan Hijriyah di negeri ini sehingga puasa Arofah tidak bertepatan dengan wukuf di Arofah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad bin Sholih ‘Utsamin pernah diajukan pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami khususnya dalam puasa Ramadhan mubarok dan puasa hari Arofah, di antara saudara-saudara kami di sini terpecah menjadi tiga pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat pertama: kami berpuasa bersama Saudi Arabia dan juga berhari Raya bersama Saudi Arabia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat kedua: kami berpuasa bersama negeri kami tinggal dan juga berhari raya bersama negeri kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ketiga: kami berpuasa Ramadhan bersama negeri kami tinggal, namun untuk puasa Arofah kami mengikuti Saudi Arabia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mengharapkan jawaban yang memuaskan mengenai puasa bulan Ramadhan dan puasa Hari Arofah. Kami memberikan sedikit informasi bahwa lima tahun belakangan ini, kami tidak pernah bersamaan dengan Saudi Arabia ketika melaksanakan puasa Ramadhan dan puasa Arofah. Biasanya kami di negeri ini memulai puasa Ramadhan dan puasa Arofah setelah pengumuman di Saudi Arabia. Kami biasa telat satu atau dua hari dari Saudi, bahkan terkadang sampai tiga hari. Semoga Allah senantiasa menjaga antum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui bahwa para ulama berselisih pendapat dalam masalah ru’yah hilal apabila di satu negeri kaum muslimin telah melihat hilal sedangkan negeri lain belum melihatnya. Apakah kaum muslimin di negeri lain juga mengikuti hilal tersebut ataukah hilal tersebut hanya berlaku bagi negeri yang melihatnya dan negeri yang satu matholi’ (tempat terbit hilal) dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang lebih kuat adalah kembali pada ru’yah hilal di negeri setempat. Jika dua negeri masih satu matholi’ hilal, maka keduanya dianggap sama dalam hilal. Jika di salah satu negeri yang satu matholi’ tadi telah melihat hilal, maka hilalnya berlaku untuk negeri tetangganya tadi. Adapun jika beda matholi’ hilal, maka setiap negeri memiliki hukum masing-masing. Inilah pendapat yang dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Pendapat inilah yang lebih bersesuaian dengan Al Qur’an, As Sunnah dan qiyas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil dari Al Qur’an yaitu firman Allah Ta’ala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqarah: 185). Dipahami dari ayat ini, barang siapa yang tidak melihat hilal, maka ia tidak diharuskan untuk puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dalil dari As Sunnah, sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَصُومُوا ، وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kalian melihat hilal Ramadhan, maka berpuasalah. Jika kalian melihat hilal Syawal, maka berhari rayalah.” (HR. Bukhari no. 1900 dan Muslim no. 1080). Dipahami dari hadits ini, siapa saja yang tidak menyaksikan hilal, maka ia tidak punya kewajiban puasa dan tidak punya keharusan untuk berhari raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dalil qiyas, mulai berpuasa dan berbuka puasa hanya berlaku untuk negeri itu sendiri dan negeri yang terbit dan tenggelam mataharinya sama. Ini adalah hal yang disepakati. Engkau dapat saksikan bahwa kaum muslimin di negeri timur sana -yaitu Asia-, mulai berpuasa sebelum kaum muslimin yang berada di sebelah barat dunia, begitu pula dengan buka puasanya. Hal ini terjadi karena fajar di negeri timur terbit lebih dulu dari negeri barat. Begitu pula dengan tenggelamnya matahari lebih dulu di negeri timur daripada negeri barat. Jika bisa terjadi perbedaan sehari-hari dalam hal mulai puasa dan berbuka puasa, maka begitu pula hal ini bisa terjadi dalam hal mulai berpuasa di awal bulan dan mulai berhari raya. Keduanya tidak ada bedanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi yang perlu jadi perhatian, jika dua negeri yang sama dalam matholi’ (tempat terbitnya hilal), telah diputuskan oleh masing-masing penguasa untuk mulai puasa atau berhari raya, maka wajib mengikuti keputusan penguasa di negeri masing-masing. Masalah ini adalah masalah khilafiyah, sehingga keputusan penguasalah yang akan menyelesaikan perselisihan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal ini, hendaklah kalian berpuasa dan berhari raya sebagaimana puasa dan hari raya yang dilakukan di negeri kalian (yaitu mengikuti keputusan penguasa). Meskipun memulai puasa atau berpuasa berbeda dengan negeri lainnya. Begitu pula dalam masalah puasa Arofah, hendaklah kalian mengikuti penentuan hilal di negeri kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Majmu’ Fatawa wa Rosa-il Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, 19/24-25, Darul Wathon – Darul Tsaroya, cetakan terakhir, tahun 1413 H]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin juga mendapat pertanyaan sebagai berikut, “Jika terdapat perbedaan tentang penetapan hari Arofah disebabkan perbedaan mathla’ (tempat terbit bulan) hilal karena pengaruh perbedaan daerah. Apakah kami berpuasa mengikuti ru’yah negeri yang kami tinggali ataukah mengikuti ru’yah Haromain (dua tanah suci)?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh rahimahullah menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Permasalahan ini adalah turunan dari perselisihan ulama apakah hilal untuk seluruh dunia itu satu ataukah berbeda-beda mengikuti perbedaan daerah. Pendapat yang benar, hilal itu berbeda-beda mengikuti perbedaan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya di Makkah terlihat hilal sehingga hari ini adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Sedangkan di negara lain, hilal Dzulhijjah telah terlihat sehari sebelum ru’yah Makkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Makkah adalah tanggal 10 Dzulhijjah di negara tersebut. Tidak boleh bagi penduduk Negara tersebut untuk berpuasa Arofah pada hari ini karena hari ini adalah hari Iedul Adha di negara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, jika kemunculan hilal Dzulhijjah di negara itu selang satu hari setelah ru’yah di Makkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Makkah itu baru tanggal 8 Dzulhijjah di negara tersebut. Penduduk negara tersebut berpuasa Arofah pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut mereka meski hari tersebut bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah di Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pendapat yang paling kuat dalam masalah ini karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kalian melihat hilal Ramadhan hendaklah kalian berpuasa dan jika kalian melihat hilal Syawal hendaknya kalian berhari raya” (HR Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang di daerah mereka hilal tidak terlihat maka mereka tidak termasuk orang yang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana manusia bersepakat bahwa terbitnya fajar serta tenggelamnya matahari itu mengikuti daerahnya masing-masing, demikian pula penetapan bulan itu sebagaimana penetapan waktu harian (yaitu mengikuti daerahnya masing-masing)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Majmu’ Fatawa wa Rosa-il Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, 20/47-48, Darul Wathon – Darul Tsaroya, cetakan terakhir, tahun 1413 H]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian penjelasan dari Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah. Intinya, kita tetap berpuasa Ramadhan, berhari raya dan berpuasa Arofah sesuai dengan penetapan hilal yang ada di negeri ini, walaupun nantinya berbeda dengan puasa, hari raya atau wukuf di Saudi Arabia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang memberi taufik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel http://rumaysho.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-6602492432193027175?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/6602492432193027175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=6602492432193027175' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6602492432193027175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6602492432193027175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/11/puasa-arafah-tidak-ikut-wari-wukuf-di.html' title='Puasa Arafah Tidak Ikut Hari Wukuf Di Arofah'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3860493220999829457</id><published>2010-11-15T04:51:00.000-08:00</published><updated>2010-11-15T04:55:57.536-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Pentingnya Kebersamaan</title><content type='html'>Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Manusia membutuhkan kebersamaan dalam kehidupannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan manusia beraneka ragam dan berbeda-beda tingkat sosialnya. Ada yang kuat, ada yang lemah, ada yang kaya, ada yang miskin, dan seterusnya. Demikian pula Allah Subhanahu wa Ta’ala ciptakan manusia dengan keahlian dan kepandaian yang berbeda-beda pula. Semua itu adalah dalam rangka saling memberi dan saling mengambil manfaat. Orang kaya tidak dapat hidup tanpa orang miskin yang menjadi pembantunya, pegawainya, sopirnya, dan seterusnya. Demikian pula orang miskin tidak dapat hidup tanpa orang kaya yang mempekerjakan dan mengupahnya. Demikianlah seterusnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;أَهُمْ يَقْسِمُوْنَ رَحْمَةَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيْشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا وَرَحْمَةُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُوْنَ&lt;br /&gt;“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Rabbmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Rabbmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (Az-Zukhruf: 32)&lt;br /&gt;Kehidupan bermasyarakat sendiri tidak akan terwujud dengan sempurna kecuali dengan adanya seorang pemimpin dan kebersamaan. Oleh karena itulah, Islam begitu menekankan agar kaum muslimin bersatu dalam jamaah di bawah satu penguasa. Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti sebuah bangunan, sebagian menopang sebagian yang lain.&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu 'anhuma bahwa dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah di hadapan kami. Di antaranya beliau berkata:&lt;br /&gt;...عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ وَإِيَّاكُمْ وَالْفُرْقَةَ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ مَعَ الْوَاحِدِ، وَهُوَ مِنَ اْلاِثْنَيْنِ أَبْعَدُ، مَنْ أَرَادَ بُحْبُوْحَةَ الْجَنَّةِ فَلْيَلْزَمِ الْجَمَاعَةَ، مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَاتُهُ وَسَاءَتْهُ سَيِّئَاتُهُ فَذَلِكَ الْمُؤْمِنُ&lt;br /&gt;“…Wajib atas kalian untuk bersama dengan al-jamaah dan berhati-hatilah kalian dari perpecahan. Sesungguhnya setan bersama orang yang sendirian, sedangkan dari orang yang berdua dia lebih jauh. Barangsiapa yang menginginkan tengah-tengahnya (yang terbaiknya) surga maka hendaklah dia bersama jamaah. Barangsiapa yang kebaikan-kebaikannya menggembirakan dia dan kejelekan-kejelekannya menyusahkan dia, maka dia adalah seorang mukmin.” (Shahih, diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dalam Sunan-nya 4/465, cet. Musthafa Al-Babi, Mesir, cet. II. At-Tirmidzi berkata: “Ini adalah hadits hasan shahih.”; juga Al-Imam Ahmad rahimahullahu dalam Al-Musnad 1/18 cet. Al-Maktabul Islami Beirut. Dishahihkan oleh Ahmad Syakir rahimahullahu dalam Syarhul Musnad 1/112 cet. Darul Ma’arif, Mesir. Hadits ini diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi ‘Ashim rahimahullahu dalam As-Sunnah dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Zhilalul Jannah cet. Al-Maktab Al-Islami Beirut cet. III, hal 42-43 dari jalan Muhammad bin Suqah, dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu ‘Umar.)&lt;br /&gt;Sungguh indah kebersamaan dalam jamaah dan sungguh nikmat hidup dalam keteraturan di bawah satu penguasa. Sebagaimana dikatakan: Al-Jama’atu rahmah wal furqatu ‘adzab (kebersamaan adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah adzab). Oleh karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang perpecahan dalam beberapa ayatnya. Di antaranya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;... وَلاَ تَكُوْنُوا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوا دِيْنَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ&lt;br /&gt;“…Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” (Ar-Rum: 31-32)&lt;br /&gt;Demikian pula Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيْعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا&lt;br /&gt;“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.” (Ali ‘Imran: 103)&lt;br /&gt;Di antara tafsir “tali Allah” selain Islam, Al-Qur`an dan As-Sunnah, adalah jamaah kaum muslimin dan penguasanya. Sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu 'anhu bahwa ia berkata: “Wahai manusia, wajib atas kalian untuk taat dan tetap bersama jamaah, karena itulah tali Allah yang sangat kuat. Ketahuilah! Apa yang tidak kalian sukai bersama jamaah lebih baik daripada apa yang kalian sukai bersama perpecahan.” (Asy-Syari’ah karya Al-Ajurri rahimahullahu, hal. 23-24, cet. Darus Salam, Riyadh cet. I)&lt;br /&gt;Tidak ada pertentangan antara tafsir tersebut dengan tafsir yang lainnya. Karena ayat tersebut memerintahkan kaum muslimin agar berpegang dengan ajaran Islam, dengan dasar Al-Qur`an dan As-Sunnah serta tetap bersama jamaah kaum muslimin dan penguasanya, agar tidak berpecah belah. Jika keluar dari salah satunya maka akan terjatuh dalam perpecahan. Sehingga, semuanya sama-sama merupakan tali Allah yang sangat kuat, yang mengikat mereka dalam kebersamaan.&lt;br /&gt;Nikmatnya kebersamaan dalam satu jamaah dengan satu kepemimpinan telah dirasakan sejak zaman para shahabat dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pemimpinnya. Maka ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat, para sahabat segera membicarakan siapa khalifah yang akan menjadi pemimpin sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bukan karena mereka adalah para politikus yang berambisi menjadi penguasa –seperti yang dikatakan oleh kaum Syi’ah– tetapi karena mereka faham betul betapa pentingnya keberadaan seorang pemimpin dalam kebersamaan.&lt;br /&gt;Tentunya kepemimpinan tanpa ketaatan adalah sesuatu yang sia-sia. Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan untuk menaati seorang yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala takdirkan sebagai penguasa.&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا أَطِيْعُوا اللهَ وَأَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَأُولِي اْلأَمْرِ مِنْكُمْ&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan pemerintah/penguasa di kalangan kalian.” (An-Nisa`: 59)&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memerintahkan untuk menaati penguasa. Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu 'anhuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:&lt;br /&gt;عَلَى الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ فِيْمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ، إِلاَّ أَنْ يُؤْمَرَ بِمَعْصِيَةٍ، فَإِنْ أُمِرَ بِمَعْصِيَةٍ فَلاَ سَمْعَ وَلاَ طَاعَةَ&lt;br /&gt;”Wajib atas setiap orang muslim untuk mendengar dan taat kepada penguasanya dalam apa yang dia sukai dan yang tidak dia sukai, kecuali jika dia diperintah untuk bermaksiat. Jika dia diperintah untuk bermaksiat maka tidak wajib baginya untuk mendengar dan taat.” (HR. Al-Bukhari dalam Shahih-nya 13/121, cet. Maktabatur Riyadh Al-Haditsah, Riyadh; Muslim dalam Shahih-nya 3/1469, cet. Dar Ihya`it Turats Al-‘Arabi, Beirut, cet. I)&lt;br /&gt;Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata:&lt;br /&gt;مَنْ خَرَجَ مِنَ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ، مَاتَ مِيْتَةً جَاهِلِيَّةً&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang keluar dari ketaatan dan memisahkan diri dari jamaah kemudian dia mati, maka matinya mati jahiliah.” (HR. Muslim dalam Shahih-nya 3/1476, 1477, cet. Dar Ihya`it Turats Al-‘Arabi, Beirut cet. I, dari jalan Ghailan bin Jarir, dari Abu Qais bin Rabah, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu)&lt;br /&gt;Dalam hadits ini, orang yang tidak taat dan memisahkan diri dari jamaah dikatakan jahiliah. Demikian pula dalam ayat di atas, orang yang berpecah belah dikatakan seperti musyrikin. Hal ini karena orang tersebut seperti keadaan musyrikin di zaman jahiliah, yaitu masyarakat liar yang hidup tanpa keteraturan dan kepemimpinan1.&lt;br /&gt;Perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menaati penguasa di atas adalah dalam rangka menjaga kebersamaan dalam jamaah dan tidak bercerai berai. Oleh karena itu, perintah tersebut tidak gugur dengan kezhaliman penguasa tersebut atau kekurangan-kekurangan dalam hal fisiknya. Karena hikmah dalam kebersamaan lebih besar daripada kezhaliman penguasa tersebut. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan untuk menaatinya walaupun penguasa itu bekas budak hitam yang cacat.&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Dzar radhiyallahu 'anhu bahwa ia berkata:&lt;br /&gt;إِنَّ خَلِيْلِيْ أَوْصَانِي أَنْ أَسْمَعَ وَأُطِيْعَ، وَإِنْ كَانَ عَبْدًا مُجَدَّعَ اْلأَطْرَافِ&lt;br /&gt;“Kekasihku (yakni Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) telah mewasiatkan kepadaku agar aku mendengar dan taat, walaupun yang berkuasa adalah bekas budak yang terpotong hidungnya (cacat).” (HR. Muslim dalam Shahih-nya 3/467, cet. Dar Ihya`it Turats Al-‘Arabi, Beirut; dan Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad hal. 54, cet. ‘Alamul Kutub, Beirut, cet. II)&lt;br /&gt;Kalimat mujadda’ bermakna terpotong anggota badannya atau cacat, seperti terpotong telinga, hidung, atau tangan dan kakinya. Namun seringkali kalimat mujadda’ dipakai dengan maksud terpotong hidungnya. Sedangkan mujadda’ul athraf, Ibnu Atsir rahimahullahu berkata dalam An-Nihayah: “Maknanya adalah terpotong-potong anggota badannya, di-tasydid-kan huruf dal-nya untuk menunjukkan banyak.”&lt;br /&gt;Demikian pula riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu yang memerintahkan kita untuk taat pada penguasa, walaupun seorang bekas budak hitam yang kepalanya seperti kismis. Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;اسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا وَإِنِ اسْتُعْمِلَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ كَأَنَّ رَأْسَهُ زَبِيْبَةٌ&lt;br /&gt;“Dengar dan taatilah walaupun yang dipilih sebagai penguasa kalian adalah budak dari Habasyah yang kepalanya seperti kismis (anggur kering).” (HR. Al-Bukhari dalam Shahih-nya 13/121 cet. Maktabatur Riyadh Al-Haditsiyyah, Riyadh; Ibnu Majah dalam Sunan-nya 2/955 cet. Fuad Abdul Baqi; Ahmad dalam Al-Musnad, 3/114, cet. Al-Maktabul Islami, Beirut)&lt;br /&gt;Bahkan perintah ini tidak gugur walaupun penguasa tersebut zhalim, merampas harta rakyat dan menindas, selama dia masih muslim. Dikisahkan oleh ‘Adi bin Hatim radhiyallahu 'anhu:&lt;br /&gt;قُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، لاَ نَسْأَلُكَ عَنْ طَاعَةِ التَّقِيِّ وَلَكِنْ مَنْ فَعَلَ وَفَعَلَ (وَذَكَرَ الشَّرَّ)؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اتَّقُوْا اللهَ وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا&lt;br /&gt;Kami katakan: “Wahai Rasulullah, kami tidak bertanya tentang ketaatan kepada orang yang bertakwa, tetapi penguasa yang berbuat begini dan begitu –dia menyebutkan kejelekan-kejelekan–?” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bertakwalah kepada Allah, dan dengarlah dan taatlah kalian kepadanya!” (Hadits hasan lighairihi, diriwayatkan oleh Ibnu Abi ‘Ashim dalam As-Sunnah, 2/494 cet. Al-Maktabul Islami Beirut cet. II, dari jalan ‘Utsman bin Qais Al-Kindi, dari ayahnya, dari ‘Adi bin Hatim. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Zhilalul Jannah cet. Al-Maktab Al-Islami, Beirut cet. III, hal. 494)&lt;br /&gt;Lebih dahsyat lagi, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menggambarkan akan munculnya seorang penguasa yang hatinya seperti hati setan dalam tubuh manusia. Disebutkan dalam hadits Hudzaifah radhiyallahu 'anhu sebagai berikut:&lt;br /&gt;قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، إِنَّا كُنَّا بِشَرٍّ فَجَاءَ اللهُ بِخَيْرٍ فَنَحْنُ فِيْهِ، فَهَلْ مِنْ وَرَاءِ هَذَا الْخَيْرِ شَرٌّ؟ قَالَ: نَعَمْ.قُلْتُ: هَلْ وَرَاءَ ذَلِكَ الشَّرِّ خَيْرٌ؟ قال: نعم. قُلْتُ: هَلْ وَرَاءَ ذَلِكَ الْخَيْرِ شَرٌّ؟ قَالَ: نَعَمْ. قُلْتُ: كَيْفَ؟ قَالَ: يَكُوْنُوْا بَعْدِيْ أَئِمَّةٌ لاَ يَهْتَدُوْنَ بِهُدَايَ وَلاَ يَسْتَنُّوْنَ بِسُنَّتِيْ، سَيَقُوْمُ فِيْهِمْ رِجَالٌ قُلُوْبُهُمْ قُلُوْبُ الشَّيَاطِيْنِ فِي جُثْمَانِ إِنْسٍ. قَالَ: قُلْتُ: كَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُوْلَ اللهِ، إِنْ أَدْرَكْتُ ذَلِكَ؟ قَالَ: تَسْمَعُ وَتُطِيْعُ لِلْأَمِيْرِ وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ وَأُخِذَ مَالُكَ، فَاسْمَعْ وَأَطِعْ!&lt;br /&gt;Aku mengatakan: “Ya Rasulullah, sesungguhnya kami dahulu dalam keadaan jelek kemudian Allah mendatangkan kebaikan ini, dan kami berada di dalamnya. Maka apakah setelah kebaikan ini ada kejelekan?” Beliau berkata: “Ya.” Aku berkata: “Apakah setelah kejelekan itu ada kebaikan?” Beliau berkata: “Ya.” Aku berkata: “Apakah setelah kebaikan ini ada kejelekan?” Beliau berkata: “Ya.” Aku berkata: “Bagaimana itu?” Beliau berkata: “Akan ada setelahku penguasa-penguasa yang tidak mengikuti petunjukku dan tidak bersunnah dengan sunnahku. Akan muncul di tengah mereka para lelaki yang hati-hati mereka adalah hati-hati setan dalam tubuh-tubuh manusia.” Aku berkata: “Apa yang mesti saya perbuat jika mengalami keadaan itu?” Beliau berkata: “Dengar dan taatlah pada penguasa walaupun punggungmu dipukul dan hartamu dirampas! Dengarlah dan taatilah.” (HR. Al-Bukhari dalam Shahih-nya 13/111, cet. Maktabatur Riyadh Al-Haditsiyyah, Riyadh; Muslim dalam Shahih-nya 3/1476 cet. Dar Ihya`it Turats Al-‘Arabi, Beirut cet. I; Ibnu Majah dalam Sunan-nya, 2/1317 cet. Fuad Abdul Baqi, dari jalan Busr bin Ubaidillah Al-Hadhrami, dari Abu Idris Al-Khaulani, dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu)&lt;br /&gt;Perhatikanlah! Hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas bukan membela para penguasa yang jahat dan zhalim. Tetapi menunjukkan betapa pentingnya kebersamaan di bawah kepemimpinan seorang penguasa. Bisa dibayangkan, betapa jeleknya seorang yang meruntuhkan atau merusak kebersamaan ini dengan sikap menentang penguasa muslim, memberontak dan memeranginya.&lt;br /&gt;Memang kebanyakan orang yang merusak kebersamaan ini berniat baik, yaitu mengingkari kemungkaran. Tetapi kenyataannya, mereka mengganti kemungkaran dengan kemungkaran yang lebih besar. Mereka mengganti kezhaliman penguasa dengan perang saudara sesama muslim. Atau mengganti keteraturan dan kepemimpinan dengan kekacauan dan pertumpahan darah. Apakah ini sebuah hikmah? Ataukah ini suatu kebodohan yang nyata?!&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Al-Ajurri rahimahullahu dalam kitabnya Asy-Syari’ah dengan sanadnya, bahwa ketika disampaikan kepada Al-Hasan radhiyallahu 'anhu tentang Khawarij (para pemberontak) yang telah muncul di Khuraibiyyah (daerah Bashrah), beliau berkata: “Kasihan mereka. Mereka melihat kemungkaran kemudian mengingkarinya, ternyata mereka terjerumus dalam kemungkaran yang lebih besar.” (Asy-Syari’ah, hal. 38, cet. Darus Salam, Riyadh, cet. I)&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Sebagian ulama menafsirkan: sesat. (ed)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed&lt;br /&gt;Sumber  : http://www.asysyariah.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3860493220999829457?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3860493220999829457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3860493220999829457' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3860493220999829457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3860493220999829457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/11/pentingnya-kebersamaan.html' title='Pentingnya Kebersamaan'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5293283888274801436</id><published>2010-05-06T18:08:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T19:33:39.466-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curahan Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S-N3l7GuWqI/AAAAAAAAAE0/_y3wyc-V0nY/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 106px; height: 137px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S-N3l7GuWqI/AAAAAAAAAE0/_y3wyc-V0nY/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468345865962674850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Oleh karena itu, saya minta kemarin, tadi pada Pak Dirjen Pajak untuk konsolidasi. Saya sudah tidak butuh lagi teori-teori Pak. Kalau teori saya sudah mengerti. Saya sudah baca buku mengenai anti korupsi, saya sudah baca buku banyak kasus. Yang saya lakukan sekarang Action. Saya kenal anda semua di sini, saya mencoba mengenali anda sampai pada Eselon II, Eselon III sampai di tingkat daerah-daerah. Kasus ini tidak harusnya membuat kita runtuh dan saya diberi nasihat oleh anak saya, kalau ada sesuatu yang tidak membuat mama mati, maka dia akan membuat mama menjadi kuat. Kasus ini tidak akan mematikan DJP. Maka dia akan bikin kita kuat. Jadi anda semua harus makin kuat. Ini kasus. Tapi anda harus lihat virusnya seberapa membuat kita agak kewalahan. Keluar dari sini, anda tidak boleh lemah, anda harus kuat, anda harus percaya diri, anda harus makin bersih dan itu yang saya inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini adalah PENGARAHAN DAN PEMBUKAAN OLEH MENTERI KEUANGAN&lt;br /&gt;DALAM RANGKA RAPAT PIMPINAN KETIGA TAHUN 2010 DIREKTORAT JENDERAL PAJAK&lt;br /&gt;DI AUDITORIUM GEDUNG UTAMA KANTOR PUSAT DJP&lt;br /&gt;SENIN, 5 APRIL 2010 dan mungkin juga sebagai Kado Perpisahan untuk KAMI SEMUA :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sampai detik INI kita bisa begitu bangga dg sosok Ibu Kartini dg semua Ide, gagasan dan buah pikiran beliau walau kita tak pernah Melihat Beliau..Tak Pernah Hidup d Era yg Sama, Tak Pernah Merasakan Gejolak dan Perubahan2 yg terjadi secara langsung, Tak pernah menghirup debu, polusi dan merasakan Panas Bumi yang Sama. Namun KITA TETAP BANGGA... Lihat Selengkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, d sini..di hadapan kita, di bumi dan kolong langit yg sama, d Tahun, Bulan, Hari, Jam, Menit dan Detik yang sama...kita melihat, menyaksikan, merasakan, kadang tersenyum, kadang tertawa dengan smua Pro dan Kontra Sosok Seorang Perempuan yang bagi saya adalah salah satu dari 4 wanita yang begitu berpengaruh dalam hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirinya di hujat, di brondong d senayan..dg serangkaian pertanyaan yang si empu penanyapun entah MENGERTI entah tidak dg apa yg d tanya, Namun KITA semua melihat..Sosok Perempuan ini, SENDIRI yach Hanya SENDIRI mampu menghadapi semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Republik ini meghujatnya&lt;br /&gt;Dunia memujanya&lt;br /&gt;ketika kita yang satu bendera ..merasakan perubahan dari Reformasi yg dirintisnya (walau belum sempurna) tak tau apa2 tentangnya, tak peduli dengannya, memojokkannya walau tak mengerti, menghujatnya untuk ambisi dan kepentingan pribadi..Orang2 d luar sana Belajar darinya, Meniru dirinya, Meminta Pertolongannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai Anak dan Cucu Hawa&lt;br /&gt;saat ini..di sini&lt;br /&gt;anda semua PASTi begitu BANGGA dan seharusnya memang BEGITU..karena sosok KARTINI itu sekarang saat ini, di sini ADA dan NYATA ada BERSAMA KITA..walau esok atau LUSA BELIAU AKAN MENINGGALKAN KITA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SLAMAT JALAN Bu..."&lt;br /&gt;Kami semua bangga PADAMU..&lt;br /&gt;Slamat Jalan&lt;br /&gt;Semoga Hidup mu BERKAH dan Suatu saat entah kapan...&lt;br /&gt;BANGSA INI AKAN MENGAKUIMU dan BERTERIMA KASIH dengan LAYAK Padamu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5293283888274801436?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5293283888274801436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5293283888274801436' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5293283888274801436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5293283888274801436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/05/blog-post.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S-N3l7GuWqI/AAAAAAAAAE0/_y3wyc-V0nY/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5505735768603659322</id><published>2010-04-25T21:17:00.000-07:00</published><updated>2010-04-25T21:50:35.352-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Beribadahlah...Jangan hanya dengan anggota TUBUH, HATI dan PIKIRAN juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S9UWwpiEyYI/AAAAAAAAAEk/DRb3S9VyLlk/s1600/khusuk.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 111px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S9UWwpiEyYI/AAAAAAAAAEk/DRb3S9VyLlk/s320/khusuk.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464298747922270594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5505735768603659322?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5505735768603659322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5505735768603659322' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5505735768603659322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5505735768603659322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/04/beribadahlah.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S9UWwpiEyYI/AAAAAAAAAEk/DRb3S9VyLlk/s72-c/khusuk.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5047010718505993236</id><published>2010-04-12T23:15:00.000-07:00</published><updated>2010-04-25T21:48:29.040-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S9Ua_st_waI/AAAAAAAAAEs/2GfHZK1Dq4M/s1600/qpxssna8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S9Ua_st_waI/AAAAAAAAAEs/2GfHZK1Dq4M/s320/qpxssna8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464303404522127778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda tolong mandikan aku sekali saja, please...!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewi adalah sahabat saya, ia adalah seorang mahasiswi yang berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not to be the best?,'' begitu ucapan yang kerap kali terdengar dari mulutnya, mengutip ucapan seorang mantan presiden Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kampus, mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht-Belanda, Dewi termasuk salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan kuliahnya, Dewi mendapat pendamping hidup yang ''selevel''; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi. tak lama berselang lahirlah Bayu, buah cinta mereka, anak pertamanya tersebut lahir ketika Dewi diangkat manjadi staf diplomat, bertepatan dengan suaminya meraih PhD. Maka lengkaplah sudah kebahagiaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Bayu, berusia 6 bulan, kesibukan Dewi semakin menggila. Bak seekor burung garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain. Sebagai seorang sahabat setulusnya saya pernah bertanya padanya, "Tidakkah si Bayu masih terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal oleh ibundanya ?" Dengan sigap Dewi menjawab, "Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya dengan sempurna". "Everything is OK !, Don’t worry Everything is under control kok !" begitulah selalu ucapannya, penuh percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapannya itu memang betul-betul ia buktikan. Perawatan anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter termahal. Dewi tinggal mengontrol jadwal Bayu lewat telepon. Pada akhirnya Bayu tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas mandiri dan mudah mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang betapa hebatnya ibu-bapaknya. Tentang gelar Phd. dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang berlimpah. "Contohlah ayah-bundamu Bayu, kalau Bayu besar nanti jadilah seperti Bunda". Begitu selalu nenek Bayu, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Bayu berusia 5 tahun, neneknya menyampaikan kepada Dewi kalau Bayu minta seorang adik untuk bisa menjadi teman bermainnya dirumah apa bila ia merasa kesepian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Dewi dan suaminya kembali meminta pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Bayu. Lagi-lagi bocah kecil inipun mau ''memahami'' orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Bangga Dewi mengatakan bahwa kamu memang anak hebat, buktinya, kata Dewi, kamu tak lagi merengek minta adik. Bayu, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek dan sangat mandiri. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek. Bahkan, tutur Dewi pada saya , Bayu selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Dewi sering memanggilnya malaikat kecilku. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, namun Bayu tetap tumbuh dengan penuh cinta dari orang tuanya. Diam-diam, saya jadi sangat iri pada keluarga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, menjelang Dewi berangkat ke kantor, entah mengapa Bayu menolak dimandikan oleh baby sitternya. Bayu ingin pagi ini dimandikan oleh Bundanya," Bunda aku ingin mandi sama bunda...please...please bunda", pinta Bayu dengan mengiba-iba penuh harap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karuan saja Dewi, yang detik demi detik waktunya sangat diperhitungkan merasa gusar dengan permintaan anaknya. Ia dengan tegas menolak permintaan Bayu, sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Bayu agar mau mandi dengan baby sitternya. Lagi-lagi, Bayu dengan penuh pengertian mau menurutinya, meski wajahnya cemberut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terus berulang sampai hampir sepekan. "Bunda, mandikan aku !" Ayo dong bunda mandikan aku sekali ini saja...?" kian lama suara Bayu semakin penuh tekanan. Tapi toh, Dewi dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Bayu sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Bayu bisa ditinggal juga dan mandi bersama Mbanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu sore, Dewi dikejutkan oleh telpon dari sang baby sitter, "Bu, hari ini Bayu panas tinggi dan kejang-kejang. Sekarang sedang di periksa di Ruang Emergency".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewi, ketika diberi tahu soal Bayu, sedang meresmikan kantor barunya di Medan. Setelah tiba di Jakarta, Dewi langsung ngebut ke UGD. Tapi sayang... terlambat sudah...Tuhan sudah punya rencana lain. Bayu, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh Tuhannya.. Terlihat Dewi mengalami shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah untuk memandikan putranya, setelah bebarapa hari lalu Bayu mulai menuntut ia untuk memandikannya, Dewi pernah berjanji pada anaknya untuk suatu saat memandikannya sendiri jika ia tidak sedang ada urusan yang sangat penting. Dan siang itu, janji Dewi akhirnya terpenuhi juga, meskipun setelah tubuh si kecil terbujur kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah para tetangga yang sedang melayat, terdengar suara Dewi dengan nada yang bergetar berkata "Ini Bunda Nak...., Hari ini Bunda mandikan Bayu ya...sayang....! akhirnya Bunda penuhi juga janji Bunda ya Nak.." . Lalu segera saja satu demi satu orang-orang yang melayat dan berada di dekatnya tersebut berusaha untuk menyingkir dari sampingnya, sambil tak kuasa untuk menahan tangis mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, para pengiring jenazah masih berdiri mematung di sisi pusara sang Malaikat Kecil. . Berkali-kali Dewi, sahabatku yang tegar itu, berkata kepada rekan-rekan disekitanya, "Inikan sudah takdir, ya kan..!" Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya di panggil, ya dia pergi juga, iya kan?". Saya yang saat itu tepat berada di sampingnya diam saja. Seolah-olah Dewi tak merasa berduka dengan kepergian anaknya dan sepertinya ia juga tidak perlu hiburan dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di sebelah kanannya, Suaminya berdiri mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pucat pasi dengan bibir bergetar tak kuasa menahan air mata yang mulai meleleh membasahi pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menatap pusara anaknya, terdengar lagi suara Dewi berujar, "Inilah konsekuensi sebuah pilihan!" lanjut Dewi, tetap mencoba untuk tegar dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja yang menusuk hidung hingga ke tulang sumsum. Tak lama setelah itu tanpa di duga-duga tiba-tiba saja Dewi jatuh berlutut, lalu membantingkan dirinya ke tanah tepat diatas pusara anaknya sambil berteriak-teriak histeris. "Bayu maafkan Bunda ya sayaang..!!, ampuni bundamu ya nak...? serunya berulang-ulang sambil membenturkan kepalanya ketanah, dan segera terdengar tangis yang meledak-ledak dengan penuh berurai air mata membanjiri tanah pusara putra tercintanya yang kini telah pergi untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang persahabatan kami, rasanya baru kali ini saya menyaksikan Dewi menangis dengan histeris seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu terdengar lagi Dewi berteriak-teriak histeris "Bangunlah Bayu sayaaangku....Bangun Bayu cintaku, ayo bangun nak.....?!?" pintanya berulang-ulang, "Bunda mau mandikan kamu sayang.... Tolong Beri kesempatan Bunda sekali saja Nak.... Sekali ini saja, Bayu.. anakku...?" Dewi merintih mengiba-iba sambil kembali membenturkan kepalanya berkali-kali ke tanah lalu ia peluki dan ciumi pusara anaknya bak orang yang sudah hilang ingatan. Air matanya mengalir semakin deras membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Bayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja semakin senyap, aroma bunga kamboja semakin tercium kuat manusuk hidung membuat seluruh bulu kuduk kami berdiri menyaksikan peristiwa yang menyayat hati ini...tapi apa hendak di kata, nasi sudah menjadi bubur, sesal kemudian tak berguna. Bayu tidak pernah mengetahui bagaimana rasanya dimandikan oleh orang tuanya karena mereka merasa bahwa banyak hal yang jauh lebih penting dari pada hanya sekedar memandikan seorang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua yang sering merasa hebat dan penting dengan segala kesibukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bisa jadi pelajaran buat kita semua...saya hanya melanjutkan berita ini...moga2 banyak yang baca dan makin peduli bahwa anak itu titipan Tuhan yang sangat berarti dan bermakna serta harus dijaga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://ayahkita.blogspot.com/2010/02...lease-mom.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hiks hiks&lt;br /&gt;thanks gan :((&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5047010718505993236?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5047010718505993236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5047010718505993236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5047010718505993236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5047010718505993236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/04/bunda-tolong-mandikan-aku-sekali-saja.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PctcoqIDnFA/S9Ua_st_waI/AAAAAAAAAEs/2GfHZK1Dq4M/s72-c/qpxssna8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-6117835356651580464</id><published>2010-04-04T19:16:00.000-07:00</published><updated>2010-04-04T19:44:49.981-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>http://koran.republika.co.id/koran/0/107746/Pajak_Kewajiban_Setiap_Warga_Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 04 April 2010 pukul 13:48:00&lt;br /&gt;Pajak Kewajiban Setiap Warga Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahruddin El-Fikri&lt;br /&gt;Nidia Zuraya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara menghimpun dana dari rakyat untuk kepentingan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering muncul pertanyaan, adakah kewajiban umat Islam atas harta selain zakat? Para ulama berbeda pendapat mengenai hal ini. Beberapa menyatakan ada, sedangkan lainnya berpendapat tidak ada. Yang berpendapat ada kewajiban selain zakat mencontohkannya dengan pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini dikemukakan oleh Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, Abu Dzar, Aisyah binti Abu Bakar, Abdullah bin Umar bin Khattab, Abu Hurairah, Hasan bin Ali, dan lainnya. Para tabiin yang mendukung pendapat ini adalah Sya'bi, Mujahid, Thawus, 'Atha, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini dilandaskan kepada dalil Alquran surah Albaqarah [2]: 177 dan Al-An'am [6]: 141. Kedua ayat di atas merupakan dalil yang kuat mengenai adanya kewajiban atas harta selain zakat, yakni memberikan harta yang dicintai kepada kerabat, anak yatim, fakir miskin, dan musafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dan, Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun, dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.'' (QS Al-An'aam [6]: 141).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini juga didukung oleh Abu Zahrah yang berpendapat bahwa mendermakan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, dan musafir, itu wajib hukumnya, selain zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya kewajiban itu, menurut mereka, karena mereka hidup dalam sebuah negara. Maka, mereka memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan negara itu. Misalnya, menanggulangi kemiskinan, menggaji tentara, pembangunan berbagai fasilitas umum, dan kebutuhan lain yang tidak terpenuhi dari zakat dan sedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, mereka mengusulkan adanya sumber alternatif baru sebagai penghasilan atau pendapatan negara. Dalam hal ini, ada dua pilihan alternatif, yakni pajak atau utang. Selama utang mengandung konsekuensi riba, pajak adalah pilihan yang lebih baik dan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman Al-Maliki dalam As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla (Politik Ekonomi Islam) berpendapat, kewajiban negara adalah menjaga kemaslahatan umat melalui berbagai sarana-sarana, seperti keamanan, pendidikan, dan kesehatan. Namun, menurutnya, jika kas negara tidak mencukupi, pajak itu menjadi wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, menurut Al-Maliki, hukum Islam mengharamkan negara menguasai harta benda rakyat dengan kekuasaannya. Jika negara mengambilnya dengan menggunakan kekuatan dan cara paksa, berarti merampas. Padahal, hukum merampas adalah haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Marghinani dalam kitabnya al-Hidayah berpendapat bahwa jika sumber-sumber negara tidak mencukupi, negara harus menghimpun dana dari rakyat untuk memenuhi kepentingan umum. Jika manfaat itu memang dinikmati rakyat, kewajiban mereka membayar ongkosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pajak sebagai sumber pendapatan negara di luar zakat sebenarnya sudah diterapkan pada masa Rasulullah dan diteruskan pada masa Khalifaur Rasyidun, Dinasti Umayyah, Dinasti Abbasiyah, dan kekhalifahan Islam yang memerintah sesudahnya. Pajak sendiri memiliki banyak istilah: ada yang menyebutnya dengan jizyah, 'usyr, karraj, dan dharibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana di negara-negara modern saat ini, penerimaan negara dari hasil pungutan pajak pada awal perkembangan Islam hingga masa keemasan dialokasikan untuk membiayai seluruh kegiatan penyelenggaraan pemerintahan di berbagai sektor kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Dinasti Abbasiyah, misalnya, oleh sejumlah khalifah anggaran khusus ini dibelanjakan untuk mengembangkan dan memperluas tanah negara sebagai salah satu sumber penting bagi keuangan negara. Cara pengelolaan uang negara seperti ini memiliki dampak positif. Ini terlihat sepeninggal Khalifah al-Mansur dan Khalifah Harun ar-Rasyid, negara telah memiliki sumber keuangan yang lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membayar pajak ini bukan hanya menjadi kewajiban umat Islam, tetapi juga kelompok non-Muslim. Membayar pajak dan membantu negara adalah kewajiban setiap warga negara, baik Muslim maupun non-Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang-orang non-Muslim yang tinggal dalam wilayah kekuasaan Islam berkewajiban membayar pajak sebagai bentuk pengakuan bertempat tinggal bagi dirinya di negara itu. Dengan itu, mereka meminta jaminan perlindungan keamanan, ketertiban, menikmati fasilitas umum, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban jizyah bagi kelompok non-Muslim bukan dilakukan berdasarkan keinginan untuk mendapatkan harta atau kekayaan semata. Akan tetapi, lebih dari itu, di dalam penetapannya terkandung manfaat bagi mereka yang diwajibkan membayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana pajak dipergunakan oleh negara untuk kemaslahatan umum (rakyat) dan bukan untuk pemungut pajak. Pemungut pajak akan diberikan upah (remunerasi) atas kerja mereka dalam mengumpulkan hasil pajak dari para wajib pajak. ed: sya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Pendapatan Negara pada Zaman Rasulullah SAW&lt;br /&gt;Pendapatan Primer&lt;br /&gt; Pendapatan Sekunder&lt;br /&gt;Ghanimah     Uang Tebusan&lt;br /&gt;Fa'i  Pinjaman&lt;br /&gt;Kharraj  Amwal Fadlla&lt;br /&gt;Wakaf   Nawaib&lt;br /&gt;'Usyr  Sedekah lain (Kurban/Kaffarat)&lt;br /&gt;Jizyah &lt;br /&gt; Hadiah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Sumbernya&lt;br /&gt;MUSLIM      NON-MUSLIM  UMUM&lt;br /&gt;Zakat     Jizyah     Ghanimah&lt;br /&gt;'Usyr (2,5%)         Kharraj  Fai&lt;br /&gt;Zakat Fitrah        'Usyr (2,5%)  Uang Tebusan&lt;br /&gt;Wakaf         ---  Pinjaman&lt;br /&gt;Amwal Fadlla     ---  Hadiah negara lain&lt;br /&gt;Nawaib  ---  ---&lt;br /&gt;Sedekah yang lain  ---  ---&lt;br /&gt;Khumus  ---  ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Adiwarman A Karim, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-6117835356651580464?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/6117835356651580464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=6117835356651580464' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6117835356651580464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6117835356651580464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/04/httpkoran.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3533728552985782327</id><published>2010-03-30T17:44:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T18:27:36.879-07:00</updated><title type='text'>Saya Bangga Sebagai Pegawai Direktorat Jenderal Pajak ^_^</title><content type='html'>^_^&lt;br /&gt;mungkin kata2 di atas agak sedikit Narsis&lt;br /&gt;hehhehe, tapi jangan terlalu di ambil pusing ya agan2 semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari ini sekali lagi dan untuk kesekian kalinya&lt;br /&gt;perasaan kita “dibuat” seolah olah merasakan kekecewaan yang begitu mendalam&lt;br /&gt;baik kepada aparat Pemerintah, aparat Peradilan dan Penegak Hukum + Aparat Direktorat Jenderal Pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya lebih suka memakai kata2 "aparat" ketimbang menyebutkan Lembaga, karna toh lembaga gak salah apa2 kan lah ya (benda mati hehhee...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melambungnya berita "Pajak (DJP)" bukan berita yg mengenakkan :( akhir2 ini seolah2 menambah LUKA di hati Masyarakat Indoensia, bahwa sekali lagi..Masyarakat di zalimi, dikhianati.&lt;br /&gt;Dan kebetulan sekali Media seperti mendapatkan lahan basah, kemudian mengekspose berita ini, namun sayang sama sekali informasi yang di berikan sama sekali tidak seimbang, sangat berbeda jika yang terkait masalah adalah BOS BESAR  mereka, tapi ya sudahlah, ini adalah hal yg biasa kita temui sekarang, orang bilang “Perang Pemikiran”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak pertanyaan yang mengemuka di dalam pikiran saya salah satunya adalah, betul kah seperti itu, seperti yg diberitakan..?&lt;br /&gt;atau ini hanya permainan POLITIK KOTOR dan skenario yg begitu apik yg dibuat oleh oknum2 tertentu yang kemudian dibesar-besarkan dengan salah satu tujuan TERHINdAR DARI MEMBAYAR PAJAK ..?&lt;br /&gt;atau ini memang kenyataan, jadi hanya perlu sedikit BUMBU untuk menambah apik skenario ini...?&lt;br /&gt;kemudian berita ini di sebar luaskan oleh tangan2 setan dan mulut2 iblis, dengan tambahan BUMBU dan RACIKAN yg begitu "HEBAT" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walau saya adalah salah satu pegawai di Direktorat Jenderal Pajak,  tulisan ini dibuat bukanlah untuk membela Gayus Tambunan(GT) , karena kamipun secara lembaga telah menjatuhkan sanksi yg sangat tegas Di Republik Indonesia ini untuk ukuran seorang PNS -&gt; dipecat dengan tidak HORMAT.&lt;br /&gt;Namun tulisan ini saya buat untuk mengajak kita semua melihat masalah ini dari sisi yg berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yg bilang, kasus GT sudah terlalu besar gan..jadi gak perlu dibesar2kan.. gol 3A kok punya uang di rekening 28M (fantastis...!)&lt;br /&gt;kemudian di kait2kan, nah Gol 3A saja punya uang segitu apalagi  pejabat diatasnya (sambil iler netes2 membayangkan :D &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak2, Ibu dan saudara saudaraku sebangsa dan setanah air yang sangat saya hormati, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tahu hanyalah..&lt;br /&gt;Sampai detik ini saya BANGGA menjadi Pegawai di Direktorat Jenderal Pajak Gol 3A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tahu,&lt;br /&gt;saya punya tugas yang sangat MULIA tak kalah dengan pejuang2 kemerdekaan ataupun pejuang2 dalam legenda, dan super heroes lain nya (narsis abis dah...hehhee).&lt;br /&gt;untuk mengadministrasikan bukti bayar pajak anda yang terlampir dalam SPT Masa atau SPT tahunan, sebagai fungsi check dan balance dengan jumlah uang yang  Bapak2, Ibu2 dan saudara2ku sebangsa dan setanah air bayarkan lewat bank atau kantor pos, baik yang telah dipungut kemudian di storkan setiap bulannya oleh Bendaharawan ataupun di storkan sendiri (sekali lagi lewat BANK atau KANTOR POS karena di kantor PAJAK manapun Bapak2, Ibu2 dan saudara2ku sekalian berurusan tidak dipungut BIAYA (RUPIAH/ DOLLAR atau mata uang lainnya atau apapun alias GRATIS tis tis ...!!&lt;br /&gt;jadi jangan sampai beranggapan kalau di kantor PAJAK ada uang berjuta2 apalagi bermiliyar2 sehingga kami membutuhkan ruang khusus untuk brangkas hehhee…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tahu, &lt;br /&gt;Saya punya seorang pemimpin yang Betul2 bisa di banggakan dan menjadi panutan, sosok Ibu bagi kami semua “Sri Mulyani Indrawati” yang JUJUR, PINTAR, TEGAS, BERWIBAWA dan PENUH DEDIKASI serta LOYALITAS, tanpa perlu ngemis2 lewat Partai Politik manapun Bisa DUDUK 2 kali berturut turut dengan gagah berani di Kursi MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tahu..&lt;br /&gt;Dari total pendapatan Negara dan hibah tahun 2009 Rp. 866,8 triliun, realisasi PAJAK mencapai 641,2 triliun. &lt;br /&gt;Dari angka2 pencapaian yang kami lakukan, apakah masih ada yg mempertanyakan kok Gaji PNS Pajak begitu fantastis yach..&lt;br /&gt;Apakah bapak2, Ibu2 dan saudara2 sekalian tahu apa yang kami lakukan untuk mencapai angka2 tersebut..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, mungkin anda tak peduli&lt;br /&gt;Tapi ibarat kata pepatah, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Karena saya sangat menyayangi Bapak2, Ibu2 dan Saudara2 sekalian (karena terlalu sering di bodoh2hi media) maka sedikit saya bocorkan informasi ini, jangan bilang spa2 yach..Rahasia :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami semua bekerja dengan target saudara2ku sekalian…semuanya harus mencapai target klo tidak, jangan harap akan dapat kenaikan Grad, atau siap2 dipindahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bekerja dari pukul 07.30.00 waktu setempat – 17.00 (biasanya lebih), terlambat satu detik saja..bagi saya yg Gol 3A, iklaskan uang lebih kurang Rp 70.000 melayang. Jika 5kali dalam sebulan berturut2 atau tidak, terlambat dengan izin atau tanpa izin..bersiap2 lah menerima kartu kuning, lalu kenapa dg Kartu Kuning -&gt; itu sama saja dengan mencoreng arang di lembar riwayat pekerjaan boiii ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang kami kerjakan di kantor..?&lt;br /&gt;mulai dari Pelayanan Prima kepada Wajib Pajak (WP), mengadministrasikan seluruh berkas perpajakan baik dalam bentuk arsip ataupun perekaman data hingga terbentuklah  Database perpajakan, Penggalian Potensi Perpajakan, ekstensifikasi dan Intensifikasi, Penyuluhan, bimbingan,  Himbauan, Teguran, Pemeriksaan, Penyidikan, Penagihan Hutang Pajak, dll..kebanyakan kalau saya tulis semua, bisa GD jempol awak hehhee…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah terbayang oleh saudara2ku sekalian, kalau satu Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama yang jumlah pegawainya kalau di rata2 hanya 60 orang perkantor, bisa memiliki jangkauan wilayah kerja di 6 Dati II ( Kab/Kota )?&lt;br /&gt;atau satu Kantor Wilayah (Kanwil) DJP memiliki wilayah Kerja di 2 Propinsi…? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saudara2 ku sekalian bisa membayangkan, berapa Ratus Ribu WP yang harus dilayani, berapa ribu dalam sehari berkas2 yang masuk ke kantor, berapa Ratus Wajib Pajak yang harus diperiksa guna Ketertiban Pembayaran Pajak untuk menyokong dana APBN dll sebagainya..?&lt;br /&gt;Masih enak kalau semua nya bisa ditempuh dalam jangka waktu 1-2 jam..pernah kah anda bayangkan, untuk memeriksa seorang WP yang menunggap/tidak mau bayar pajak kami harus menempuh perjalanan darat 8 jam + 1 jam untuk makan dan sholat.&lt;br /&gt;Itu masih enak kalau jalan darat..!&lt;br /&gt;kalau harus naik very atau speedboat, karena lokasinya antar pulau, + bonus dalam perjalan bisa melihat Buaya segede batang kelapa sedang asik berjemur di pinggir rawa ^-^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yach..memang..itulah pekerjaan kami&lt;br /&gt;Dan Saya bangga melakukannya, karena saya percaya..&lt;br /&gt;Satu tetes keringat yang keluar dari tubuh saya, adalah Bukti Pengabdian dan Cinta saya pada Bangsa dan Tanah Air Indonesia. Sehingga gaji yang saya terima betul2 Berkah untuk Hidup saya dan Keluarga saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, Tahukah saudara2 sekalian, kalau kami harus siap di tempatkan di Seluruh Indonesia..siap pindah kapan saja (paling lama menetap di satu tempat hanya 3 tahun)&lt;br /&gt;Apakah terbayangkan, Jika anda memiliki seorang Istri dan Anak yang harus anda tinggalkan demi tugas, bagaimana perasaan saudara..&lt;br /&gt;Kalau anda Tanya saya..Saya SIAP LAHIR DAN BATIN begitupun keluarga saya,&lt;br /&gt;karena bekerja Di Direktorat Jenderal Pajak adalah kebanggaan, bagi saya itu adalah pilihan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh..&lt;br /&gt;Saudara2 ku sekalian, tak terasa sudah hampi pukul 22.53 WIB sekarang. Besok saja saya posting di blog, karena agak riskan harus Jalan kaki malam2 begini menuju Warung Internet terdekat.&lt;br /&gt;Dan tak terasa pula, sudah begitu panjang tulisan yg tadinya saya mau buat begitu singkat ^_^&lt;br /&gt;Berhubung besok masih ada rapat koordinasi Kanwil DJP Sumbar dan Jambi dengan seluruh Bupat/Walikota se-Sumatera Barat untuk mengamankan penerimaan PBB dab BPHTB sebagai penyokong APBD, saya harus tidur sejenak untuk melaksanakan tugas dengan baik keesokan hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata ingin saya katakan..&lt;br /&gt;Jangan terlalu mudah mengambil kesimpulan, kita semua mengalami masa2 pahit dan panjang yang teramat melelahkan untuk sampai ke Indonesia yang seperti kita nikmati saat ini, jangan di korbankan untuk kepentingan apapun, apalahi hanya untuk ambisi pribada, apalagi hanya untuk menutup Borok sendiri..untuk kepentingan rating, politik ataupun yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pajak adalah sesuatu HAL yang sangat Dibutuhkan DiNEGARA manapun di Dunia ini untuk menyokong anggaran belanja negaranya. Ketaatan Membayar Pajak dan Ikut serta Mensukseskannya adalah sesuatu hal yang sangat penting. Dan yg teramat Penting sesuai dengan slogan Direktorat Jenderal Pajak  adalah mengawasi penggunaan pajak.&lt;br /&gt;Ketika ada satu atau beberapa ekor tikus didalam rumah, apa yang anda lakukan sebagai tetangga yang baik jika mengetahuinya.&lt;br /&gt; Membakar rumah t4 tikus itu berada atau&lt;br /&gt; Memberitahukan kepada yang empu rumah bahwa ada tikus d rumahnya kemudian membantu memusnahkannya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang Bijak, Saya yakin dan percaya kita semua memilih option no2, jadi marilah kita belajar membangun Demokrasi yang Terarah, yang Sopan dan Santun. &lt;br /&gt;Dan sebagai tuan rumah yang baikpun, kami telah memusnahkan TIKUS yang saudara2 katakan, kami terus berbenah dan memperbaiki diri.&lt;br /&gt;Kepada saudara2ku sekalian Sesama Pegawai di Direktorat Jenderal Pajak, ini adalah momentum untuk kita semua, untuk membuktikan wajah birokrasi perpajakan di Indoensia yang betul2 Bersih, Modern, efektif, efisien, dan dipercaya masyarakat dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari KITA SEMUA BEKERJA DENGAN HATI yang PENUH KEIKHLASAN  ^_^&lt;br /&gt;Chayooo DJP, i LOVE U FULL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasalam.&lt;br /&gt;Andry Surya Dinata, S.Kom (Andry Kojiro)&lt;br /&gt;Pelaksana Seksi Ekstensifikasi&lt;br /&gt;Bidang KEP Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3533728552985782327?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3533728552985782327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3533728552985782327' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3533728552985782327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3533728552985782327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/03/saya-bangga-sebagai-pegawai-direktorat.html' title='Saya Bangga Sebagai Pegawai Direktorat Jenderal Pajak ^_^'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-8624070428325212670</id><published>2010-03-01T19:49:00.000-08:00</published><updated>2010-03-01T19:54:59.868-08:00</updated><title type='text'>Untuk Seorang Suami Seorang Ayah Calon Suami dan Calon Ayah</title><content type='html'>Pagi2 Buka email&lt;br /&gt;liat atu2 trus baca2&lt;br /&gt;dan sampailah saya di post_san seorang teman yg bikin saya beberapa kali terpaksa mengambil nafas dalam2, dan menengadahkan wajah ke atas karena terlalu kuatnya dorongan air yang terus mengalir dari mata ini..&lt;br /&gt;jadi malu katika banyak orang terbengong2 d kantor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gak tau apakah agan2 semua udah pernah baca ato belum&lt;br /&gt;intinya&lt;br /&gt;Hanya ingin berbagi, &lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------&lt;br /&gt;Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi,&lt;br /&gt;sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di&lt;br /&gt;alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah&lt;br /&gt;meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang&lt;br /&gt;anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang kurasakan, karena selama&lt;br /&gt;ini saya merasa bahwa saya telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan&lt;br /&gt;jasmani dan rohani anak saya, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu&lt;br /&gt;untuk anak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera&lt;br /&gt;berangkat ke kantor, anak saya masih tertidur. Ohhh... aku harus&lt;br /&gt;menyediakan makan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan.&lt;br /&gt;Setelah memberitahu anak saya yang masih mengantuk, kemudian aku&lt;br /&gt;bergegas berangkat ke tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras.&lt;br /&gt;Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah&lt;br /&gt;bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku,&lt;br /&gt;saya langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam. Namun,&lt;br /&gt;ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur&lt;br /&gt;sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba saya merasa ada sesuatu&lt;br /&gt;yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut&lt;br /&gt;dan...... di sanalah sumber 'masalah'nya ... sebuah mangkuk yang pecah&lt;br /&gt;dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh...Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan&lt;br /&gt;langsung menghujani anak saya yang sedang gembira bermain dengan&lt;br /&gt;mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun&lt;br /&gt;tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dad, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah&lt;br /&gt;belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah&lt;br /&gt;pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas&lt;br /&gt;tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum&lt;br /&gt;ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan&lt;br /&gt;yang satu lagi untuk saya ... Karena aku takut mie'nya akan menjadi&lt;br /&gt;dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat&lt;br /&gt;sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku&lt;br /&gt;sedang bermain dengan mainan saya ... Saya minta maaf Dad ... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku ... tetapi, saya tidak&lt;br /&gt;ingin anak saya melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar&lt;br /&gt;mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk&lt;br /&gt;menutupi suara tangis saya. Setelah beberapa lama, aku hampiri anak&lt;br /&gt;saya, memeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka&lt;br /&gt;bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur. Kemudian&lt;br /&gt;aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati&lt;br /&gt;kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa&lt;br /&gt;sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto mommy yang&lt;br /&gt;dikasihinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, saya mencoba, dalam periode&lt;br /&gt;ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang&lt;br /&gt;ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua&lt;br /&gt;kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan&lt;br /&gt;lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak&lt;br /&gt;meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh&lt;br /&gt;dewasa dengan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun... belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar&lt;br /&gt;menyesal....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak&lt;br /&gt;saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor,&lt;br /&gt;aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku&lt;br /&gt;pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan&lt;br /&gt;akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain&lt;br /&gt;komputer game dengan gembira. Aku marah, membawanya pulang dan&lt;br /&gt;menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan,&lt;br /&gt;"Aku minta maaf, Dad".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara&lt;br /&gt;"pertunjukan bakat" yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang&lt;br /&gt;adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena&lt;br /&gt;ia tidak punya ibu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang&lt;br /&gt;ke rumah memberitahu saya, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara&lt;br /&gt;membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung&lt;br /&gt;diri di kamarnya untuk berlatih menulis, yang saya yakin, jika istri&lt;br /&gt;saya masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia&lt;br /&gt;membuat saya bangga juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Saat ini&lt;br /&gt;musim dingin, dan hari Natal telah tiba. Semangat Natal ada dimana-&lt;br /&gt;mana juga di hati setiap orang yg lalu lalang... Lagu-lagu Natal&lt;br /&gt;terdengar diseluruh pelosok jalan .... tapi astaga, anakku membuat&lt;br /&gt;masalah lagi. Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari&lt;br /&gt;terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat&lt;br /&gt;sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya,&lt;br /&gt;suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menelpon saya dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anak&lt;br /&gt;saya telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun saya sudah&lt;br /&gt;berjanji untuk tidak pernah memukul anak saya lagi, tetapi saya tidak&lt;br /&gt;bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena saya merasa&lt;br /&gt;bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi,&lt;br /&gt;seperti sebelumnya, dia meminta maaf : "Maaf, Dad". Tidak ada tambahan&lt;br /&gt;satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa&lt;br /&gt;alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah saya&lt;br /&gt;mendorong anak saya ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan&lt;br /&gt;konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : "Surat-surat itu untuk&lt;br /&gt;mommy.....".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. .... tapi aku mencoba mengendalikan&lt;br /&gt;emosi dan terus bertanya kepadanya: "Tapi kenapa kamu memposkan begitu&lt;br /&gt;banyak surat-surat, pada waktu yg sama?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban anakku itu : "Aku telah menulis surat buat mommy untuk waktu&lt;br /&gt;yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu&lt;br /&gt;tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi&lt;br /&gt;baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai&lt;br /&gt;kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku&lt;br /&gt;bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku&lt;br /&gt;katakan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bilang pada anakku, "Nak, mommy sudah berada di surga, jadi untuk&lt;br /&gt;selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk mommy, cukup&lt;br /&gt;dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy.&lt;br /&gt;Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera&lt;br /&gt;setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Saya berjanji akan membakar&lt;br /&gt;surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke&lt;br /&gt;luar, tapi.... saya jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut&lt;br /&gt;sebelum mereka berubah menjadi abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Mommy sayang',&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara 'Pertunjukan&lt;br /&gt;Bakat' di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan&lt;br /&gt;tersebut. Tapi kamu tidak ada, jadi saya tidak ingin menghadirinya&lt;br /&gt;juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah&lt;br /&gt;akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer&lt;br /&gt;dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling&lt;br /&gt;mencari saya, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam,&lt;br /&gt;ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang&lt;br /&gt;sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mommy, setiap hari saya melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia&lt;br /&gt;teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis&lt;br /&gt;di kamarnya. Saya pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu&lt;br /&gt;berat untuk kita berdua, saya rasa. Tapi mom, aku mulai melupakan&lt;br /&gt;wajahmu. Bisakah mommy muncul dalam mimpiku sehingga saya dapat&lt;br /&gt;melihat wajahmu dan ingat mommy? Temanku bilang jika kau tertidur&lt;br /&gt;dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang&lt;br /&gt;tersebut dalam mimpimu. Tapi mommy, mengapa engkau tak pernah muncul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena saya&lt;br /&gt;tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan&lt;br /&gt;semenjak ditinggalkan oleh istri saya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para suami, yang telah dianugerahi seorang istri yang baik, yang&lt;br /&gt;penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari&lt;br /&gt;padanya. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani&lt;br /&gt;hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia&lt;br /&gt;menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu&lt;br /&gt;dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah&lt;br /&gt;kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yg bisa&lt;br /&gt;menggantikan posisinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-8624070428325212670?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/8624070428325212670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=8624070428325212670' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8624070428325212670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8624070428325212670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2010/03/untuk-seorang-suami-seorang-ayah-calon.html' title='Untuk Seorang Suami Seorang Ayah Calon Suami dan Calon Ayah'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-2022928337076787877</id><published>2009-09-16T01:28:00.001-07:00</published><updated>2009-09-16T01:28:52.719-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Nikmat Jiwa di Bulan Ramadhan</title><content type='html'>oleh Arief Husein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu makna sederhana yang dapat kita ambil ibrahnya dari bulan Ramadhan ini. Hikmah tersebut adalah kenikmatan menahan dan mengelola hawa nafsu ternyata membuahkan kenikmatan ruhani. Yang menjadi suplemen inti kenikmatan jasmani sehingga membuat siapapun merasakan kenikmatan saat memakan hidangan ta'jil. meski dengan beberapa butir kurma dan segelas air putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah bayangkan seandainya kita tidak sedang shaum, segelas air minum dan butiran kurma itu tidaklah akan menjadi hidangan istimewa meskipun di tempatkan sebagai menu menyambut adzan maghrib. Jika sejak pagi kita makan bubur ayam, siangnya rutin lunch bareng temen, sorenya ngemil, apakah akan hadir kelezatan ifthar itu ketika adzan maghrib berkumandang?. Keadaan yang sama dapat kita temukan saat bersahur. Dini hari merupakan waktu yang sangat tidak wajar bagi orang dengan rutinitas normal untuk menyantap makanan sebagai bekal nutrisi untuk siang harinya. saat sahur itu, kadang meski dihidangkan menu makanan yang istimewa, tetaplah selera makan kita tidak sebesar makan siang atau saat lapar. Kesimpulannya, jikalau tidak ada perintah dan penyebutan keutamaan sahur oleh baginda Nabi saw, tentu banyak orang akan meninggalkan sahur ini meski siang harinya berniat shaum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rutinitas pokok orang bershaum di bulan ramadhan ini sepertinya memang mau tak mau selalu membuahkan kegembiraan pada para pelakunya, kaum muslimin. seberapapun kadar iman mereka. saya yakin akan hal ini karena, ramadhan selalu dihitung hari demi harinya. setidaknya para penceramah tarawih begitu rajin menghitung hari Ramadhan. Memang para shalihin begitu sedih ketika mereka tersadar akan semakin dekatnya momen perpisahan dengan bulan tercinta ini, terlebih di sepuluh hari terakhir. tapi bolehlah kita menghargai siapapun yang merasa gembira karena telah lulus dan sukses mentaati perintah Rabbnya dalam menjalankan sebulan penuh ibadah Ramadhan. Letihnya bershaum, lama-lama berbertarawih, serta manahan dari segala amarah dan keinginan maksiat. Terlebih sebagaimana dikutip sedikit di atas, bahwa irama aktivitas hidup dan pola makan - yang sejatinya merupakan salah satu kegiatan pokok untuk bertahan dan menghiasi hidup - berubah total. jikalau Ramadhan dianggap terapi, maka terapi masal tersebut sangat efektif merubah kebiasaan beserta nuansa hati milyaran kaum muslimin sedunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah benang merah yang seringkali kasat mata, tentang keajaiban pengendalian nafsu yang berbuah kelezatan jiwa. Makna yang tidak begitu rumit untuk ditemukan oleh siapapun yang mau bertafakur. terlebih saat makna itu dikontradiksikan dengan dengan perilaku sebagian besar manusia si zaman ini. Perilaku mengumbar nafsu dan syahwat dengan asa untuk mengejar haus bahagia. Itupun jikalau kita mau mematuhi konsensus terhadap pernyataan bahwa kebahagiaan itu letaknya ada di jiwa. bukan pada benda dan kepemilikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah sedikit mencuplik contoh diri sebelum kita menilai orang lain. Karena kitalah peran utama dalam episode kehidupan dan kitalah yang akan bertanggung jawab nanti. Adakalanya, kita memakan apapun yang memuaskan selera lidah kita, tanpa perduli perut yang penuh mengembung. melupakan kaum fakir miskin yang lapar.dan melalaikan infak dari sebagian harta padahal tak peduli seberapa mahal dan seringnya jajan untuk nafsu makan kita. Bayangkanlah, saat kita terpesona dengan model pakaian atau perangkat elektronik yang menyedit perhatian untuk kita segera memilikinya dalam genggaman. Lalu kitapun memaksakan diri baik dalam kondisi lapang maupun sedikit uang. kadang tidak peduli tentang bertumpuknya pakaian kita yang masih indah dan layak pakai di lemari. Juga sebenarnya masih terpenuhinya fungsi kebutuhan barang elektronik kita dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafsu memang tidak berujung. mengikutinya seperti meminum air laut. semakin banyak semakin haus. padahal ujung kehidupan adalah kematian. Alangkah malangnya jika hidup diisi oleh aktivitas yang memburu kepuasan nafsu semata. tidak sempat merasakan kenikmatan ruhani yang substansial dan lebih dahsyat ekstasinya. padhaal kenikmatan dari mengikuti nafsu itu sesaat. nikmatnya makan hanya sepanjang lidah, nikmatnya memiliki barang tidak sampai beberapa minggu atau hitungan bulan. setelah itu si nafsu akan menagih lagi...lagi...dan lagi..menjerat dan mengacak fitrah hingga lupa beribadah. lebih menakutkan jika kita menuhankan nafsu. ibadahpun hanya formalitas. berdoapun ujung-ujungnya agar nafsu syahwat terpuaskan. sehingga tenggalamlah dalam lingkaran setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhasilkan kita memenej nafsu sesuai tuntunan Islam di bulan ini ? Ayo kita tengok dapur dan kulkas kita. agenda belanja dan jalan-jalan kita. Bolehlah untuk membandingkan dengan anggaran infaq, shadaqah, silaturahim, dan mencari ilmu. Dapat terlihat kesungguhan iman kita untuk memasuki pintu syurga yang telah Allah buka. Dan Jika tidak pandai mengelola nafsu secara istiqomah, niscaya ramadhan tidak lebih dari momentum untuk memanjakan nafsu semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan ramdhan ini, marilah kita mengambil sebuah konsep. Yaitu kebahagiaan tidaklah terletak pada pemuasan nafsu. tapi janganlah pura-pura tidak bernafsu, atau berusaha menghilangkannya. karena nafsu tidaklah dapat dibunuh. lalu bagaimana dong? daripada berteori, marilah kita langsung terjun menjiwai contohnya. yaitu ada pada bulan ramadhan ini. sebuah model aplikatif yang menggugah kesadaran dan memecut jiwa kita. karena tersadar di luar ramadhan seringkali kita menjadi budak nafsu. terobsesi pada jenis-jenis makanan, hiburan, kebendaan, pujian, dan macam-macam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah, seawam apapun orang tentang agama. Dia layak dan memang telah merasakan kenikmatan jiwa bulan ramadhan. Minimal saat berbuka dan ber-Idul Fitri. Hari yang dinobatkan oleh nabi sendiri sebagai hari rayanya kaum muslimin.Di sini kaum muslimin mempertajam rasa syukurnya. Dan mudah-mudahan kita semua dapat mengaplikasikan makna sederhana ramadhan dalam 11 bulan mendatang insya Allah. agar berhak kita mendapatkan kenikmatan kedua di akhirat nanti, yaitu saat jumpa dengan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya) (An- Naazi'aat : 40-41)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-2022928337076787877?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/2022928337076787877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=2022928337076787877' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2022928337076787877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2022928337076787877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/nikmat-jiwa-di-bulan-ramadhan.html' title='Nikmat Jiwa di Bulan Ramadhan'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-4543977455174544154</id><published>2009-09-16T01:26:00.001-07:00</published><updated>2009-09-16T01:27:48.820-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oase'/><title type='text'>Yang mau Jadi Ummi dan Abbi ^_~</title><content type='html'>oleh Dwi Asri Anggianasari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itu emas! Eits, ini bukan nama merk makanan ringan “Anak Mas” (yang rasa keju enak! Oops!), penulis hanya sekedar ingin menggambarkan bahwa anak bagaikan emas. Sebagaimana emas yang kita punya, pastinya akan selalu dijaga: dilirik keberadaannya (apa masih ada ditempat atau sudah hilang berikut salah satu anggota tubuh kita! Lho?), digosok-gosokan ke baju kita agar tetap mengkilat (tentu, tidak ada Jin Tomang di dalamnya) atau sekedar memberikan senyum padanya (yang ini khusus bagi emas hasil pemberian sang kekasih). Semua perlakuan itu wajar (yang tidak wajar adalah ketika kita agresif minta kenalan sama si emas, apalagi kalo si emas-nya ganteng! Hehe). Maka, tak heran jika banyak orang yang menyukai anak, layaknya emas. Bedanya, anak bukan barang dagangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi main point pada analogi ini adalah bahwa anak perlu dijaga! Sebentar! dijaga di sini bukan berarti setiap hari kita musti pakai baju satpam, bawa pentungan, dan berdiri tegap dibelakang si anak (yang ada si anak malah jadi takut!). Maksud dijaga bukan pula hanya sekedar selalu diberikan penjagaan agar anak tidak pergi atau melakukan sesuatu sembarangan, tidak terjatuh, tidak terluka, tidak dijahati, dan lain-lain. Tidak cukup sampai disana karena yang kita jaga disini bukan hewan peliharaan yang cukup dengan memberikan dia makan, minum, dan sedikit bermain. Menjaga anak lebih dari sekedar itu! Mengapa? Karena anak adalah makhluk hidup yang memiliki akal dan perasaan, maka dalam memperlakukan anak, lebih dari sekedar menjaganya dalam arti sempit, tapi ada hal yang lebih penting untuk kita artikan secara luas makna penjagaan ini: pembentukan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan, dalam hal mendidik anak, melingkupi tiga hal: pembentukan jasadiyah, pembentukan fikriyah, dan pembentukan ruhiyah. Pebentukan jasadiyah, misalnya, dilakukan dengan memberikan makanan yang seimbang, bergizi, berolah raga, dan lain sebagainya yang output-nya adalah, secara biologis, anak menjadi sehat. Pembentukan fikriyah, misalnya, dengan melakukan diskusi dengan anak, mengajarkan anak membaca dan menulis, membacakan cerita kepada anak, dan lain sebagainya yang outputnya adalah perkembangan otak anak menjadi maksimal. Yang terakhir adalah pembentukan ruhiyah. Pembentukan ruhiyah di sini tidak hanya pembentukan moral anak, lebih dari itu, pembentukan ruhiyah adalah pembentukan kepribadian si anak (dalam Islam adalah pembentukan kepribadian yang muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan kepribadian anak tentulah bukan hal yang mudah, apalagi orang tua seakan harus bertarung dengan perkembangan life style jaman sekarang yang memasuki pemikiran anak melalui teman-temannya, film, bacaan, dan lain sebagainya. Maka diperlukan apa yang namanya strategi! Bagaimanakah itu? Saya mungkin tidak bisa memberikan tips n’ trik yang detail yah tentang bagaimana membentuk kepribadian anak (coz belom boleh punya anak, belum nikah bo! Hehe), tapi insya Allah hadist di bawah ini bisa membantu kita (para calon ummi dan abbi) untuk merangkai strategi gimana caranya agar anak kita (nanti) bisa melanjutkan harapan-harapan kita, khususnya tentang harapan berlanjutnya episode ‘BACK to ISLAM’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang dijadikan dasar adalah hadits yang berasal dari Al-‘Allamah al-Majlisi dalam Tambihul Bihar. Hadits tersebut berbunyi sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Rasulullah SAW bersabda : Anak adalah majikan selama tujuh tahun, hamba selama tujuh tahun berikutnya, dan menjadi menteri selama tujuh tahun berikutnya. Bila pada usia 21 tahun menunjukkan sifat yang baik, maka ia adalah anak yang baik. Kalau tidak, tinggalkanlah ia, karena berarti kamu telah melemparkan tanggung jawabmu kepada Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, ada tiga tahapan yang perlu diperhatikan dalam hal pendidikan terhadap anak-anak. Ketiga tahapan tersebut adalah: (1) Tahap usia 0 – 7 tahun yang disebut dengan tahap “Majikan”; (2) Tahap usia 7 – 14 tahun yang disebut dengan tahap “Hamba”. (3) Tahap usia 14 – 21 tahun yang disebut dengan tahap “Menteri/wazir”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eits, hadist ini memakai bahasa kiasa, jadi jangan mengartikan dengan makna sesungguhnya. Jadi gini, pada usia 0-7 tahun anggaplah anak kita (nanti) sebagai ’majikan’. Pernah jadi pembantu nggak? Hehe! Atau pernah punya pembantu/khadimat? Tentu sebagai ’majikan’ kita maunya mendapat ’pelayanan’ yang membuat kita bahagia dan puas kan? Nah, begitu pula anak pada usia ini. Sebagai orang tua, anggaplah mereka ’majikan’ kita yang musti kita bahagiakan, senangkan, manjakan, layani, dan lain-lain yang membuatnya tersenyum. Namun bukan berari kita memberikan segala yang diinginkan anak ya! Nah, ini nih yang musti diperhatikan, pada tahap ini, anak berada masa masa golden age dimana apa yang dia lihat, dengar, rasa dan persepsikan akan dia serap mentah-mentah, maka pada masa inilah peran orang tua dan saudara-saudaranya sebagai tauladan yang baik sangaaaaat penting. Pada masa ini pula, orang tua mulai dapat menanamkan nilai-nilai yang perlu ditanamkan, termasuk nilai-nilai Islam. Ingat, di usia 0-7 tahun ini anak adalah ’majikan’, maka dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan pada anak perlu memakai strategi bermain agar anak tetap merasa happy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut ke tahap selanjutnya, yaitu usia 7-14 tahun dimana anak akan kita anggap sebagai hamba. Eits, jangan berpikir bahwa ’hamba’ disini berarti budak. Bukan, bukan itu maksudnya! Gini nih, dalam tahap ini, proses penanaman nilai sudah mulai diperketat penerapannya. Artinya, sudah ada unsur kedisiplinan. Misalnya, anak dibatasi waktu bermainnya atau waktu menonton TV-nya. Dengan kata lain, tahap ini menitikberatkan pada ’amal’ dari nilai-nilai yang sudah anak dapat sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus kalau tahap usia 14-21 tahun bagaimana? Nah, ini nih yang sulit! Kenapa? Karena anak sudah mulai memasuki masa remaja akhir, sudah gede-lah! Maka sebagai orang tua (nanti), kita sudah boleh mengajak anak-anak kita untuk ikut berdiskusi tentang suatu hal, misalnya tentang pembagian tugas di rumah atau masalah pembagian keuangan (sedikit-sedikit). Artinya, hubungan antara orang tua dan anak adalah hubungan kemitraan dan dialogis. Insya Allah, dengan melakukan ini, anak akan merasa dihargai diri dan pikirannya. Romantislah hubungan antara keduanya (orang tua – anak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, teman-teman, para calon ayah dan calon ibu, dari hadits dan keterangannya yang sudah dijabarkan di atas, semoga bisa membantu bagi kita untuk mengatur strategi bagaimana agar anak-anak kita kelak menjadi generasi yang Rabbani. Eits, tunggu! Ini juga berarti bahwa persiapan bagi kita pun musti lebih dahsyat lagi. ”Jika ingin membentuk seseorang, bentuklah diri kita dulu”. Semangat yah! Ayo kita sama-sama jadi orang tua-orang tua itu! Uhuy!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-4543977455174544154?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/4543977455174544154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=4543977455174544154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4543977455174544154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4543977455174544154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/yang-mau-jadi-ummi-dan-abbi.html' title='Yang mau Jadi Ummi dan Abbi ^_~'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-7340044744126223225</id><published>2009-09-16T01:22:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T01:26:25.832-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Mari Kita Tinggalkan Dunia Ini</title><content type='html'>Masih kurangkah kita mengais-ngais kehidupan dunia selama sebelas bulan ini? Masih kurang puaskah kita mengejar kenikmatan dunia yang tiada seberapa selama sebelas bulan ini? Masihkah waktu yang ada akan kita  habiskan untuk bekerja, dan melupakan sang Pencipta ini? Selama sebelas bulan kita secara terus- menerus waktu yang kita miliki ini, kita habiskan dari pagi hingga malam hari untuk bekerja yang tujuannya hanya mendapatkan materi dunia, dan terkadang kita melupakan kehidupan hari akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai besok kita sudah memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Mari mulai besok kita tinggalkan seluruh aktivitas untuk mengejar kehidupan dunia ini. Selama sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan ini, kita beri’tikaf di masjid-masjid, di mana Allah Ta’ala akan memberikan maghfirah kepada hamba-hamba yang dekat dengan-Nya. Hamba-hamba yang selalu mengingat-NYa dengan beribadah shalat, berdzikir, puasa, membaca dan mentadzaburi Al-Qur’an, serta berzakat. Allah Azza Wa Jalla akan memberikan ampunan bagi hamba-hamba yang sungguh-sungguh dalam beribadah dan bermunajat memohon ampun, dan akan mendapatkan kemuliaan disisi-Nya, yaitu kelak di surga-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada gunanya kita mengejar dunia ini, karena dunia yang kita kejar, hakekatnya akan kita tinggalkan. Tak akan ada makhluk di muka bumi yang akan hidup selama-lamanya. Pasti suatu saat nanti kita akan meninggalkan dunia yang fana ini. Termasuk alam semesta ini, yang akhirnya nanti juga akan berakhir, saat datangnya hari Kiamat. Dan, kita semuanya akan kembali ke kampung akhirat, yang bersifat kekal, selama-lamanya. Kita akan berjumpa dengan Rabb, yang menciptakan alam semesta ini, dan kita akan mempertanggungjawabkan semua apa yang kita kerjakan selama di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, jika memahami tentang kehidupan akhirat nanti, maka selayaknya seluruh orang-orang mukmin, pasti akan menghentikan aktivitasnya selama sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Mereka akan hanya berada di masjid-masjid, dan tidak akan meninggalkan tempat yang mulia itu, dan mereka tidak akan berhenti-henti bibirnya mengucapkan istighfar, dan beribadah. Di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan inilah Allah Azza Wa Jalla akan menurunkan maghfirahnya saat datangnya ‘lailatul qadr’, yang lebih bernilai dibandingkan seribu bulan, bagi mereka yang akan mendapatkan maghfirah-NYa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang di malam ‘lailatur qadr’, mendapatkan maghfirah-Nya, dan Allah Ta'ala menghapus dosa-dosa mereka. Maka, bagi mereka yang mendapatkan maghfirah-Nya, ketika ‘Ied datang, adalah orang-orang yang menang,  serta  dikatakan seorang hamba menjadi seperti bayi yang baru dilahirkan, tanpa dosa apapun. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila nilai-nilai ini dimengerti dan dipahami, mereka yang menjadi ekskutif, seperti Presiden, Wakil Presiden, para Menteri, dan para Pejabat negara, anggota Legislative, direktur BUMN, serta semua elemen dalam negara, pasti akan memerintahkan seluruh jajarannya berhenti beraktifitas, dan kemudian menunaikan ‘I’tikaf di masjid-masjid, sambil melakukan muhasabah (introspeksi) diri terhadap apa yang sudah diperbuat selama sebelas bulan sebelumnya. Sehingga, kehidupan ini akan mengalami pembaharuan menuju kehidupan, di mana seluruh rakyat dan orang-orang mukmin akan mendapatkan rahmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang ajalnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz, memanggil seluruh puteranya yang jumlahnya dua belas orang . Nampak seluruh putera-puterinya itu dalam keadaan terlantar, tubuhnya lunglai dengan rambut kusut masai. Wajahnya tampak kuyu merusak keelokan dan kecantikan rupa mereka. Mereka duduk mengelilingi ayahnya, Umar bin Abdul Aziz. Dan, satu persatu ditatap wajah mereka dengan penuh kasih-sayang, dan air mata Khalifah Umar jatuh berderai, kemudian mengucapkan kata secara terbata-bata kepada mereka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai anakku sekalian,&lt;br /&gt;Ayahanda diberi salah satu pilihan diantara dua pilihan.&lt;br /&gt;Kalian hidup kaya, tetapi masuk neraka ..&lt;br /&gt;Atau kalian hidup miskin tapi masuk surga ..&lt;br /&gt;Maka, ayahandanya memilih surga ..&lt;br /&gt;Dan, ayahanda lebih suka menitipkan kalian kepada Allah yang telah menurunkan Kitab, dan Dia akan melindungi orang-orang yang shaleh ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, wajah Khalifah Umar bin Abdul Aziz berbinar-binar, sedang air mukanya berseri-seri. Ia tersenyum kepada putera-puterinya, kepada ibunya yang amat dimuliakannya, serta kepada isterinya yang amat setia, kemudian Umar mempersilahkan mereka meninggalkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal mereka, Khalifah Umar mengangkat kedua tangannya seakan-akan sedang menyambut dan mempersilahkan kedatangan tamu lama dinanti-nantikannya .. Memang saat itu, rombongan Malaikat suci, hamba-hamba Allah yang dekat dengan-NYa telah datang menjemputnya menunju tempat pelantikan yang telah disediakan baginya .., tempat yang abadi, surga Allah taman Firdaus ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang berada diluar kamar samar-samar mendengar Khalifah Umar membaca ayat-ayat al-Qur’an yang diulang-ulang : “(Kebahagiaandi) kampung akhrat itu Kami sediakan hanya bagi mereka yang tidak suka menyombongkan diri dan melakukan kerusakan di muka bumi. Dan, kesudahan yang baik itu adalah bagi mereka orang-orang yang taqwa”. (Al-Qashas :83).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, Amirul Mukminin terus mengulang-ngulang ayat itu, sampai kepalanya terkulai, dan disambut bantalnya yang terbuat dari jerami. Kedua matanya yang selama ini tak dapat dipejamkan terhadap hak Allah dan umat, kini terpejam untuk selama-lamanya, dan wajahnya nampak bercahaya seperti sedang dalam keadaan tidur. Berbagahagialah engkau wahai Khalifah Umar bin Abdul Aziz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Umar tidak pernah melupakan akhirat. Meskipun, ditangannya telah menggenggam dunia (kekuasaan), tapi tak pernah tergoda sedikitpun oleh dunia, dia lebih mencintai Rabbnya. Wallahu’alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-7340044744126223225?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/7340044744126223225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=7340044744126223225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7340044744126223225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7340044744126223225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/mari-kita-tinggalkan-dunia-ini.html' title='Mari Kita Tinggalkan Dunia Ini'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5789345935174730265</id><published>2009-09-16T01:20:00.001-07:00</published><updated>2009-09-16T01:22:02.189-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Diberi Emas, Minta Berlian</title><content type='html'>oleh Mujahid Alamaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Hari Raya Idul Fitri, hampir semua pekerja, baik di lembaga pemerintahan maupun swasta, tidak akan terlepas dari yang namanya Tunjangan Hari Raya (THR), begitu pun di instansi tempat saya bekerja. Alhamdulillaah, semua karyawan yang 'mengabdi' di instansi tempat saya bekerja mendapatkan THR, termasuk mereka yang baru bekerja dalam hitungan bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang menggelitik ketika teman saya satu divisi 'ribut' masalah THR. Ia tidak mempermasalahkan jumlah THR yang didapatkan dari kantor, tapi mempermasalahkan kenapa ia tidak mendapatkan THR (bonus) dari atasannya, padahal temannya di divisi lain mendapatkan THR dari dua atasannya, yakni atasan langsung setingkat kepala divisi dan di atasnya lagi setingkat direktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengungkapkan bahwa si A dan si B mendapatkan THR dari kepala divisi sekian rupiah, dari direktur sekian rupiah. Dan ia ngotot, kenapa atasannya, yang juga merupakan atasan saya, tidak memberikan THR kepadanya. Berbagai kata ia ungkapkan untuk melepas kekecewaannya karena tidak mendapatkan THR dari atasan. Astaghfirullaah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dapat mengerti kenapa atasan saya tidak memberikan THR, dan saya pun tidak berharap lebih. Dikasih ya bersyukur, tidak dikasih pun tidak masalah. Karena, alhamdulillaah, secara tidak langsung, selama ini atasan saya sering memberikan 'bonus' kepada saya dan juga teman saya satu divisi tersebut. Atasan saya sering mengajak kami makan di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun menjelaskan perihal tersebut kepada teman saya itu. Tapi, apa kata teman saya? Ia berkata, "Lebih baik mentahnya aja deh." Padahal, kalau dihitung secara nominal, THR yang didapatkan temannya di divisi lain jauh lebih kecil dari apa yang sudah kami dapatkan ketika atasan sering mengajak makan di luar. Alhamdulillaah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, teman saya itu dapat memahami dan menyadarinya atau tidak. Namun yang pasti, kejadian seperti ini tidak hanya terjadi saat ini saja. Di lain waktu selain bulan Ramadhan, ia sering mengungkapkan 'uneg-unegnya' ketika ada hal seperti ini. Saya pun sering greget ketika memberikan penjelasan. "Sudah diberi emas kok minta berlian?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah manusia, sering lupa untuk bersyukur ketika diberi nikmat, tapi merengek ketika melihat orang lain mendapatkan sesuatu yang tidak ia dapatkan. Padahal, jika kita melihat ke sekeliling kita, masih banyak orang yang tidak mendapatkan THR sama sekali. Jangankan THR, untuk memenuhi kebutuhan pokok pun masih harus berjuang dengan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, nikmat mana lagi yang kamu dustakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihatlah kepada orang yang lebih rendah daripada kalian dan jangan melihat orang yang lebih di atas kalian. Yang demikian ini (melihat ke bawah) akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikanNya kepada kalian.” (HR. Muslim).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5789345935174730265?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5789345935174730265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5789345935174730265' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5789345935174730265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5789345935174730265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/diberi-emas-minta-berlian.html' title='Diberi Emas, Minta Berlian'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-2777767977665586713</id><published>2009-09-16T01:04:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T01:07:10.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'>Ikhlas</title><content type='html'>Ikhlash, gampang diucapkan tetapi susah sekali diimplementasikan. Terkadang kita berfikir dan berprasangka perbuatan yang dilakukan telah didasari keihklasan, tapi fakta mengatakan lain. Derajat keihklasan mungkin hanya Allah swt dan diri kita sendirilah yang dapat menilainya. Orang lain bisa saja keliru dalam menilai keikhlasan seseorang.&lt;br /&gt;Namun begitu, tanda-tanda dari perbuatan yang dilandasi keikhlasan akan terlihat dengan jelas. Biasanya, orang yang berbuat sesuatu dengan ikhlash, tidak mengharapkan terima kasih bahkan mungkin tidak ada orang lain yang tahu mengenai perbuatannya. Hanya dirinya dan Allahlah yang mengetahuinya.&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika saya dibantu seseorang untuk suatu urusan tertentu. Waktu itu saya belum sempat mengucapkan terima kasih karena ia keburu pergi. Nah ketika itulah tiba-tiba HP-ku berbunyi. .... ternyata darinya.&lt;br /&gt;"Dimana kamu? Hargai dong saya, nampakin muka, apa...... bilang makasih, apa....... Kagak ada sopan santunnya sama sekali. Kalau tau begini kagak bakalan aku ............."&lt;br /&gt;Perasaanku waktu itu bercampur aduk. Memang salah saya, sich. Tapi kan nggak terlalu salah amat, wong saya belum sempat berterima kasih dianya sudah pergi.&lt;br /&gt;Akhirnya aku kirim sms, aku minta maaf dan kuucapin terimakasih. Aku juga tulis disitu alasan kenapa aku belum sempat berterima kasih.&lt;br /&gt;..................... Tak ada jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari-hari selanjutnya berjalan seperti biasa. Seolah tak pernah terjadi sesuatu pun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-2777767977665586713?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/2777767977665586713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=2777767977665586713' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2777767977665586713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2777767977665586713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/ikhlas.html' title='Ikhlas'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-439150525300049540</id><published>2009-09-16T01:02:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T01:04:14.805-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Kata Bijak'/><title type='text'>Biasakan Dari yg Kecil</title><content type='html'>MARIO TEGUH SUPER CLUB:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tulisan saya sebelumnya tentang Kepantasan Untuk Di Tiru dan Puncak Kehidupan Anda, maka kali ini saya ingin menulis tentang Biasakan Dari Yang Kecil, yang saya simpulkan dari kehadiran saya pada acara Mario Teguh Business Art yang disiarkan pada hari Kamis, 8 November yang lalu. Saya hadir sebagai audience bersama 9 orang Super Members lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik yang diangkat pada waktu itu adalah Copying To Greatness. Beberapa kutipan pointer sebagai berikut:&lt;br /&gt;Satu hari bersama seorang guru yang anggun - lebih baik daripada seribu hari belajar sendiri.&lt;br /&gt;Kelebihan orang lain adalah potensi kelebihan Anda, bila Anda tulus mempelajarinya.&lt;br /&gt;Menirulah dengan tulus. Karena hanya dengan peniruan yang tak terhambat di hati - Anda akan lebih mudah mencapai kesetaraan dengan kualitas yang Anda harapkan itu.&lt;br /&gt;Mario Teguh Super Talk, Copying To Greatness&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk berhasil adalah belajar dari kegagalan. Dengan kegagalan, kita tahu cara untuk bisa berhasil. Tidak ada orang yang berhasil kalau belum pernah gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya, kita tidak cukup waktu untuk belajar semua kegagalan. Maka cara yang terpendek untuk keberhasilan adalah belajar dari kegagalan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam meniru cara-cara yang terbukti telah berhasil, terkadang kita dihadapkan pada satu sisi, dimana kita merasa bukan diri kita, karena apa yang kita tiru tidak sesuai dengan kebiasaan kita sebelumnya. Ini menjadi pertanyaan saya pada sesi tanya jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadikan kita bisa menerima yang bukan diri kita, adalah dengan membiasakan perilaku kita sesuai dengan yang kita tiru, dan itu bisa dilakukan kalau kita melakukan dari yang kecil dan sederhana. Kalau kita meniru yang kecil dan dilakukan se-sering mungkin, maka itu akan menjadi kebiasaan kita, dan kebiasaan yang dilakukan dengan konsisten akan menjadikannya sebagai pribadi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau kita ingin meniru satu pribadi yang terbukti baik dan berhasil, maka lakukanlah dari yang kecil dan sederhana dari yang Anda sukai dari pribadi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menirulah dengan tulus. Karena hanya dengan peniruan yang tak terhambat di hati - Anda akan lebih mudah mencapai kesetaraan dengan kualitas yang Anda harapkan itu.&lt;br /&gt;Mario Teguh Super Talk, Copying To Greatness&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-439150525300049540?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/439150525300049540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=439150525300049540' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/439150525300049540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/439150525300049540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/biasakan-dari-yg-kecil.html' title='Biasakan Dari yg Kecil'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-4880849208792433754</id><published>2009-09-16T01:00:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T01:01:10.332-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Saudari2^qu'/><title type='text'>19 Keistimewaan Wanita</title><content type='html'>Berbahagialah wahai wanita shalehah. Sebab rasulullah SAW bersabda, "Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalehah." (HR. Muslim, Ahmad, dan An-Nasa'i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain berhati-hatilah sebab Beliau SAW juga berpesan tentang fitnah terbesar dari kaum mu, "Tidak ada suatu fitnah (bencana) yang lebih besar bahayanya dan lebih bermaharajalela selepas wafatku terhadap kaum lelaki selain daripada fitnah yang berpuncak dari pada kaum wanita. "(HR Bukhari, Muslim, Ahmad, at-Tirmidzi, An- Nasa'I dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Do'a wanita lebih makbul disbanding lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat dari pada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : "Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan do'a orang penyayang tidak akan sia-sia."&lt;br /&gt;   2. Wanita yang solehah itu lebih baik dari pada 1000 lelaki shaleh.&lt;br /&gt;   3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang senantiasa menangis karena takut Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.&lt;br /&gt;   4. Barang siapa yang membawa hadiah (barang, makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail AS.&lt;br /&gt;   5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW) di dalam surga.&lt;br /&gt;   6. Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah surga.&lt;br /&gt;   7. Dari Aisyah ra, "barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya api neraka."&lt;br /&gt;   8. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.&lt;br /&gt;   9. Apabila memanggilmu dua orang, ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.&lt;br /&gt;  10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari manapun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.&lt;br /&gt;  11. Wanita yang taat pada suaminya, semua ikan-ikan dilaut, burung diudara, malaikat dilangit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya dan rekannya (serta menjaga sholat dan puasanya).&lt;br /&gt;  12. Aisyah ra berkata, "Aku bertanya pada Rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?" Jawab baginda, "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" jawab Rasulullah SAW, "Ibunya."&lt;br /&gt;  13. Perempuan apabila sholat lima waktu, puasa di bulan ramadhan, memelihara kehormatannya, serta taat pada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dia kehendaki.&lt;br /&gt;  14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga lebih dahulu dari pada suaminya (10.000 tahun).&lt;br /&gt;  15. Apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.&lt;br /&gt;  16. Apabila seorang perempuanmulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT.&lt;br /&gt;  17. Apabila seorang perempuan melahirkan anak, keluarlah ia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkan.&lt;br /&gt;  18. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu kebajikan.&lt;br /&gt;  19. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberikan pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari arsip UNIC Virtual Komuniti)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-4880849208792433754?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/4880849208792433754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=4880849208792433754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4880849208792433754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4880849208792433754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/19-keistimewaan-wanita.html' title='19 Keistimewaan Wanita'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5102078011693525348</id><published>2009-09-16T00:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T00:54:56.212-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kewajiban Seorang Muslim'/><title type='text'>Kewajiban Membayar Zakat</title><content type='html'>Allah SWT. berfirman: ‘’Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.’’ (Al-Baqarah: 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas r.a. berkata: “Abu Sufyan pernah memberitahukan sesuatu kepadaku dengan menyebutkan hadits Nabi SAW, yang artinya: Beliau memerintahkan kami mengerjakan shalat, membayar zakat, bersilaturrahmi, dan menjaga kesucian diri.(HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas ia berkata bahwa Nabi pernah mengirim Mu’adz ke Yaman seraya berpesan: ‘’Ajaklah mereka bersaksi, bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan sesungguhnya aku (Muhammad) adalah Rasul-Nya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima perintah shalat pada setiap harinya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka untuk membayar zakat pada harta mereka yang diambil dari harta orang-orang kaya diantara mereka dan diserahkan kepada orang-orang miskin diantara mereka.’’ (HR. Bukhari dan An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam An-Nawawi mengatakan: ‘’Mengenai sabda Rasulullah: ‘’Zakat adalah bukti’’, artinya bahwa seseorang akan berlindung pada zakat, sebagaimana berlindung pada dalil-dalil yang memperkuatnya, apabila ditanya pada hari kiamat kelak mengenai pembelanjaan hartanya. Demikian menurut Mushannif dari kitab At-Tahrir. Sedangkan yang lainnya berkata: ‘’Artinya, bahwa zakat merupakan hujjah bagi keimanan pelakunya. Karena sesungguhnya orang munafiq itu menolak untuk menunaikan zakat dengan alasan tidak meyakininya. Barang siapa bersedekah (mengeluarkan zakat) maka ia akan menjadi bukti kebenaran imannya.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab An-Nihayah, Imam Nawawi mengatakan: ‘’Burhan itu berarti hujjah dan dalil. Dengan kata lain, bahwa zakat merupakan hujjah bagi pengharap pahala dan bahwa zakat adalah kewajiban yang akan diberikan pahala atasnya. ’’Ada pendapat yang mengatakan: ‘’Zakat merupakan bukti kebenaran iman pelakunya, karena ketulusan hati untuk mengeluarkannya. Yang demikian itu disebabkan karena adanya hubungan antara jiwa dengan harta.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Al-Qurthubi mengatakan: ‘’Zakat merupakan bukti kebenaran iman orang yang mengeluarkannya atau dengan kata lain; ia bukan termasuk golongan orang-orang munafiq, sekaligus sebagai bukti kebenaran cintanya kepada Allah SWT, atau kesungguhan harapan mendapatkan pahala atas apa yang telah diberikan Allah kepadanya.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat merupakan bukti kebenaran iman yang diakui pelakunya. Sebab tindakan mengeluarkan harta secara tulus karena Allah SWT, tidak mungkin terjadi, kecuali jika ada kesungguhan imannya, demikian menurut Al-Sindi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Ayyub, ia berkata bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Nabi: ‘’Beritahukan kepadaku amal yang dapat memasukkan aku ke dalam surga! Nabi menjawab: ‘’Harta. Harta.’’ Selanjutnya beliau bersabda: ‘’Yang terpenting darimu adalah menyembah Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturrahmi.’’ (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah r.a, ia menceritakan: ‘’Ketika Rasulullah SAW wafat dan yang menjadi khalifah pengganti adalah Abu Bakar Shiddiq, maka orang-orang dari kalangan bangsa arab banyak yang menjadi kafir. Lalu Umar bertanya kepada Abu Bakar: ‘’Bagaimana engkau memerangi orang-rang kafir tersebut, sedangkan Rasulullah SAW telah bersabda: ‘’Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan syahadat. Barang siapa telah mengucapkannya maka harta dan jiwanya akan terpelihara dari beliau (Rasulullah), kecuali haknya dan hisab atas mereka berada di tangan Allah. Abu Bakar pun berkata: ‘’Demi Allah aku akan memerangi orang yang memisahkan antara shalat dan zakat, karena zakat merupakan hak dari harta. Demi Allah seandainya mereka menghalangiku dari anak kambing yang dulu mereka tunaikan zakatnya kepada Rasulullah, niscaya akan aku perangi mereka karena penolakan itu. Umar pun berkata: ‘’Demi Allah, hal itu tidak lain karena Allah telah membuka dada Abu Bakar untuk memeranginya dan aku tahu bahwa hal itu benar.’’ (HR. Bukhari)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5102078011693525348?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5102078011693525348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5102078011693525348' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5102078011693525348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5102078011693525348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/kewajiban-membayar-zakat.html' title='Kewajiban Membayar Zakat'/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-6681908322072503032</id><published>2009-09-16T00:38:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T00:47:46.933-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prinsip Dasar Islam Menurur Al-Quran dan As-sunna &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Berfirman:&lt;br /&gt;Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (Ad dzariyat:56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Definisi Ibadah&lt;br /&gt;Ibadah secara bahasa (etimologi) berarti merendahkan diri serta tunduk. Sedangkan menurut syara’ (terminologi), ibadah mempunyai banyak definisi, tetapi makna dan maksudnya satu. &lt;br /&gt;Definisi itu antara lain adalah:&lt;br /&gt;[1]. Ibadah adalah taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya melalui lisan para Rasul-Nya.&lt;br /&gt;[2]. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah Azza wa Jalla, yaitu tingkatan tunduk yang paling tinggi disertai dengan rasa mahabbah (kecintaan) yang paling tinggi.&lt;br /&gt;[3]. Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah Azza wa Jalla, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang zhahir maupun yang bathin. Yang ketiga ini adalah definisi yang paling lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah terbagi menjadi ibadah hati, lisan, dan anggota badan. Rasa khauf (takut), raja’ (mengharap), mahabbah (cinta), tawakkal (ketergantungan), raghbah (senang), dan rahbah (takut) adalah ibadah qalbiyah (yang berkaitan dengan hati). Sedangkan tasbih, tahlil, takbir, tahmid dan syukur dengan lisan dan hati adalah ibadah lisaniyah qalbiyah (lisan dan hati). Sedangkan shalat, zakat, haji, dan jihad adalah ibadah badaniyah qalbiyah (fisik dan hati). Serta masih banyak lagi macam-macam ibadah yang berkaitan dengan amalan hati, lisan dan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah inilah yang menjadi tujuan penciptaan manusia. Allah berfirman:&lt;br /&gt;“Artinya : Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghen-daki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepada-Ku. Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” [Adz-Dzaariyaat : 56-58]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Azza wa Jalla memberitahukan bahwa hikmah penciptaan jin dan manusia adalah agar mereka melaksanakan ibadah hanya kepada Allah Azza wa Jalla. Dan Allah Mahakaya, tidak membutuhkan ibadah mereka, akan tetapi merekalah yang membutuhkan-Nya, karena ketergantungan mereka kepada Allah, maka barangsiapa yang menolak beribadah kepada Allah, ia adalah sombong. Siapa yang beribadah kepada-Nya tetapi dengan selain apa yang disyari’atkan-Nya, maka ia adalah mubtadi’ (pelaku bid’ah). Dan barangsiapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan apa yang disyari’atkan-Nya, maka ia adalah mukmin muwahhid (yang mengesakan Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pilar-Pilar Ubudiyyah Yang Benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya ibadah itu berlandaskan pada tiga pilar pokok, yaitu: hubb (cinta), khauf (takut), raja’ (harapan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cinta harus disertai dengan rasa rendah diri, sedang-kan khauf harus dibarengi dengan raja’. Dalam setiap ibadah harus terkumpul unsur-unsur ini. Allah berfirman tentang sifat hamba-hamba-Nya yang mukmin:&lt;br /&gt;“Artinya : Dia mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya.” [Al-Maa-idah: 54]&lt;br /&gt;“Artinya : Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cinta-nya kepada Allah.” [Al-Baqarah: 165]&lt;br /&gt;“Artinya : Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan dan mereka berdo’a kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” [Al-Anbiya’: 90]&lt;br /&gt;Sebagian Salaf berkata [2], “Siapa yang beribadah kepada Allah dengan rasa cinta saja, maka ia adalah zindiq [3], siapa yang beribadah kepada-Nya dengan raja’ saja, maka ia adalah murji’[4]. Dan siapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan khauf, maka ia adalah haruriy [5]. Barangsiapa yang beribadah kepada-Nya dengan hubb, khauf, dan raja’, maka ia adalah mukmin muwahhid.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Syarat Diterimanya Ibadah&lt;br /&gt;Ibadah adalah perkara tauqifiyah yaitu tidak ada suatu bentuk ibadah yang disyari’atkan kecuali berdasarkan Al-Qur-an dan As-Sunnah. Apa yang tidak disyari’atkan berarti bid’ah mardudah (bid’ah yang ditolak) sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;“Artinya : Barangsiapa yang beramal tanpa adanya tuntunan dari kami, maka amalan tersebut tertolak.” [6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar dapat diterima, ibadah disyaratkan harus benar. Dan ibadah itu tidak bisa dikatakan benar kecuali dengan adanya dua syarat:&lt;br /&gt;[a]. Ikhlas karena Allah semata, bebas dari syirik besar dan kecil.&lt;br /&gt;[b]. Ittiba’, sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat yang pertama merupakan konsekuensi dari syahadat laa ilaaha illallaah, karena ia mengharuskan ikhlas beribadah hanya kepada Allah dan jauh dari syirik kepada-Nya. Sedangkan syarat kedua adalah konsekuensi dari syahadat Muhammad Rasulullah, karena ia menuntut wajib-nya taat kepada Rasul, mengikuti syari’atnya dan meninggal-kan bid’ah atau ibadah-ibadah yang diada-adakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.&lt;br /&gt;“Artinya : (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dan ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala di sisi Rabb-nya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” [Al-Baqarah: 112]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aslama wajhahu (menyerahkan diri) artinya memurnikan ibadah kepada Allah. Wahua muhsin (berbuat kebajikan) artinya mengikuti Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;Syaikhul Islam mengatakan, “Inti agama ada dua pilar yaitu kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah, dan kita tidak beribadah kecuali dengan apa yang Dia syari’at-kan, tidak dengan bid’ah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah berfirman.&lt;br /&gt;“Artinya : Maka barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabb-nya maka hendaknya ia mengerjakan amal shalih dan janganlah ia mempersekutukan sesuatu pun dalam ber-ibadah kepada Rabb-nya.” [Al-Kahfi: 110]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang demikian itu merupakan manifestasi (perwujudan) dari dua kalimat syahadat Laa ilaaha illallaah, Muhammad Rasulullah.&lt;br /&gt;Pada yang pertama, kita tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Pada yang kedua, bahwasanya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan-Nya yang menyampaikan ajaran-Nya. Maka kita wajib membenarkan dan mempercayai beritanya serta mentaati perintahnya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bagai-mana cara kita beribadah kepada Allah, dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita dari hal-hal baru atau bid’ah. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa semua bid’ah itu sesat. [7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada orang yang bertanya: “Apa hikmah di balik kedua syarat bagi sahnya ibadah tersebut?”&lt;br /&gt;Jawabnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;[1]. Sesungguhnya Allah memerintahkan untuk mengikhlaskan ibadah kepada-Nya semata. Maka, beribadah kepada selain Allah di samping beribadah kepada-Nya adalah kesyirikan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.&lt;br /&gt;“Artinya : Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya.” [Az-Zumar: 2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2]. Sesungguhnya Allah mempunyai hak dan wewenang Tasyri’ (memerintah dan melarang). Hak Tasyri’ adalah hak Allah semata. Maka, barangsiapa beribadah kepada-Nya bukan dengan cara yang diperintahkan-Nya, maka ia telah melibatkan dirinya di dalam Tasyri’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3]. Sesungguhnya Allah telah menyempurnakan agama bagi kita[8] Maka, orang yang membuat tata cara ibadah sendiri dari dirinya, berarti ia telah menambah ajaran agama dan menuduh bahwa agama ini tidak sempurna (mempunyai kekurangan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4]. Dan sekiranya boleh bagi setiap orang untuk beribadah dengan tata cara dan kehendaknya sendiri, maka setiap orang menjadi memiliki caranya tersendiri dalam ibadah. Jika demikian halnya, maka yang terjadi di dalam ke-hidupan manusia adalah kekacauan yang tiada taranya karena perpecahan dan pertikaian akan meliputi ke-hidupan mereka disebabkan perbedaan kehendak dan perasaan, padahal agama Islam mengajarkan kebersamaan dan kesatuan menurut syari’at yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Keutamaan Ibadah&lt;br /&gt;Ibadah di dalam syari’at Islam merupakan tujuan akhir yang dicintai dan diridhai-Nya. Karenanyalah Allah men-ciptakan manusia, mengutus para Rasul dan menurunkan Kitab-Kitab suci-Nya. Orang yang melaksanakannya di-puji dan yang enggan melaksanakannya dicela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.&lt;br /&gt;“Artinya : Dan Rabb-mu berfirman, ‘Berdo’alah kepada-Ku, nis-caya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.’” [Al-Mu’min: 60]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah di dalam Islam tidak disyari’atkan untuk mem-persempit atau mempersulit manusia, dan tidak pula untuk menjatuhkan mereka di dalam kesulitan. Akan tetapi ibadah itu disyari’atkan untuk berbagai hikmah yang agung, kemashlahatan besar yang tidak dapat dihitung jumlahnya. Pelaksanaan ibadah dalam Islam semua adalah mudah.&lt;br /&gt;Di antara keutamaan ibadah bahwasanya ibadah mensucikan jiwa dan membersihkannya, dan mengangkatnya ke derajat tertinggi menuju kesempurnaan manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk keutamaan ibadah juga bahwasanya manusia sangat membutuhkan ibadah melebihi segala-galanya, bahkan sangat darurat membutuhkannya. Karena manusia secara tabi’at adalah lemah, fakir (butuh) kepada Allah. Sebagaimana halnya jasad membutuhkan makanan dan minuman, demi-kian pula hati dan ruh memerlukan ibadah dan menghadap kepada Allah. Bahkan kebutuhan ruh manusia kepada ibadah itu lebih besar daripada kebutuhan jasadnya kepada makanan dan minuman, karena sesungguhnya esensi dan subtansi hamba itu adalah hati dan ruhnya, keduanya tidak akan baik kecuali dengan menghadap (bertawajjuh) kepada Allah dengan beribadah. Maka jiwa tidak akan pernah merasakan kedamaian dan ketenteraman kecuali dengan dzikir dan beribadah kepada Allah. Sekalipun seseorang merasakan kelezatan atau kebahagiaan selain dari Allah, maka kelezatan dan kebahagiaan tersebut adalah semu, tidak akan lama, bahkan apa yang ia rasakan itu sama sekali tidak ada kelezatan dan kebahagiaannya.&lt;br /&gt;Adapun bahagia karena Allah dan perasaan takut kepada-Nya, maka itulah kebahagiaan yang tidak akan terhenti dan tidak hilang, dan itulah kesempurnaan dan keindahan serta kebahagiaan yang hakiki. Maka, barangsiapa yang meng-hendaki kebahagiaan abadi hendaklah ia menekuni ibadah kepada Allah semata. Maka dari itu, hanya orang-orang ahli ibadah sejatilah yang merupakan manusia paling bahagia dan paling lapang dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang dapat menenteramkan dan mendamaikan serta menjadikan seseorang merasakan kenikmatan hakiki yang ia lakukan kecuali ibadah kepada Allah semata. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak ada kebahagiaan, kelezatan, kenikmatan dan kebaikan hati melainkan bila ia meyakini Allah sebagai Rabb, Pencipta Yang Maha Esa dan ia beribadah hanya kepada Allah saja, sebagai puncak tujuannya dan yang paling dicintainya daripada yang lain.[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk keutamaan ibadah bahwasanya ibadah dapat meringankan seseorang untuk melakukan berbagai kebajikan dan meninggalkan kemunkaran. Ibadah dapat menghibur seseorang ketika dilanda musibah dan me-ringankan beban penderitaan saat susah dan mengalami rasa sakit, semua itu ia terima dengan lapang dada dan jiwa yang tenang.&lt;br /&gt;Termasuk keutamaannya juga, bahwasanya seorang hamba dengan ibadahnya kepada Rabb-nya dapat mem-bebaskan dirinya dari belenggu penghambaan kepada makhluk, ketergantungan, harap dan rasa cemas kepada mereka. Maka dari itu, ia merasa percaya diri dan berjiwa besar karena ia berharap dan takut hanya kepada Allah saja.&lt;br /&gt;Keutamaan ibadah yang paling besar bahwasanya ibadah merupakan sebab utama untuk meraih keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, masuk Surga dan selamat dari siksa Neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foote Note :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1]. Pembahasan ini dinukil dari kitab ath-Thariiq ilal Islaam (cet. Darul Wathan, th. 1421 H) oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd, al-‘Ubudiyyah oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tahqiq Syaikh ‘Ali bin Hasan ‘Abdul Hamid, dan Mawaaridul Amaan al-Muntaqa min Ighaatsatul Lahafan oleh Syaikh ‘Ali bin Hasan ‘Abdul Hamid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2]. Lihat al-‘Ubuudiyyah oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, tahqiq Syaikh ‘Ali bin Hasan bin ‘Ali ‘Abdul Hamid al-Halaby al-Atsary (hal. 161-162), Maktabah Darul Ashaalah 1416 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3]. Zindiq adalah orang yang munafik, sesat dan mulhid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4]. Murji’ adalah orang murji’ah, yaitu golongan yang mengatakan bahwa amal bukan bagian dari iman, iman hanya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5]. Haruriy adalah orang dari golongan khawarij yang pertama kali muncul di Harura’, dekat Kufah, yang berkeyakinan bahwa orang mukmin yang berdosa besar adalah kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6]. HR. Muslim (no. 1718 (18)) dan Ahmad (VI/146; 180; 256), dari hadits ‘Aisyah Radhiyallahu anha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7]. Lihat al-‘Ubudiyyah oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, tahqiq ‘Ali Hasan ‘Ali ‘Abdul Hamid (hal. 221-222).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8]. Lihat surat Al-Maa-idah ayat 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[9]. Mawaaridul Amaan al-Muntaqa min Ighatsatul Lahafan (hal. 67), oleh Syaikh ‘Ali Hasan ‘Ali ‘Abdul Hamid&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-6681908322072503032?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/6681908322072503032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=6681908322072503032' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6681908322072503032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6681908322072503032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/09/prinsip-dasar-islam-menurur-al-quran.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5980447033323878917</id><published>2009-08-25T22:25:00.000-07:00</published><updated>2009-08-25T22:27:55.611-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Pahala Sholat Tarawih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut Pahala Sholat Tarawih yang dikerjakan tiap malam di bulan Ramadhan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan Ramadan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-1: Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-2: Allah swt memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-3: Malaikat berseru dari bawah Arsy ; mulailah beramal semoga allah swt mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-4: Mendapatkan pahala sama dengan pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqon (al Quran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-5: Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang shalat di Masjid Alharam (masjidil haram) di Makkah,masjid Nabawi di Madinah dan masjid Al Aqsha di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-6: Allah akan memberi pahala seperti pahala orang yang tawaf di-baitul mamur, dan batu-batu serta tanah liat memohonkan ampun untuknya. (subhanallah sungguh luar biasa, batu dan tanah yang kita injak selama ini,ternyata bisa memintakan ampunan kepada Allah untuk kita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-7: Seakan-akan dia berjumpa nabi Musa a.s kemudian menolongnya dari Kerajaan Firaun dan Hamman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-8: Allah memberikan kepadanya, apa yang pernah Allah berikan kepada Nabi Ibrahim a.s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-9: Dia menjadi seperti seorang hamba Allah yang beribadah kepadanya seperti ibadahnya seorang nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-10: Allah memberikan anugerah kepadanya,berupa kebaikan dunia dan kebaikan akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-11: Maka ia akan meninggal dunia dalam keadaan seperti bayi yang baru lahir (meninggal dengan tanpa membawa dosa /husnul khotimah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-12: Pada Hari Kiamat, Anda akan bangkit dengan muka cemerlang seperti bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-13: Pada Hari kiamat, Anda akan bebas dari ketakutan yang membuat manusia sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-14: Para malaikat memberi kesaksian shalat tarawih anda, dan Allah tidak menghisab anda lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-15: Anda akan menerima shalawat dari para malaikat, termasuk malaikat penjaga Arsy dan Kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-16: Anda akan mendapat tulisan “Selamat” dari Allah, anda bebas dari surga, dan lepas dari neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-17: Allah akan memberi pahala kepada anda sesuai pahala para nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-18: Malaikat akan memohon kepada Allah agar anda selalu mendapat restu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajat anda ke Firdaus (surga yang tinggi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-20: Diberikan pahala kepada anda sesuai pahala para syuhada dan shalihin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-21: Allah akan membuatkan sebuah bangunan dari cahaya untuk anda disurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-22: Anda akan merasa aman dan bahagia pada hari kiamat, karena Anda terhindar dari rasa takut yang amat sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-23: Allah akan membuat sebuah kota untuk Anda di dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-24: Allah akan mengabulkan 24 permohonan Anda selagi Anda masih hidup di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-25: Anda akan bebas dari siksa kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-26: Allah akan derajat amal kebaikan Anda sebagaimana derajat amal kebaikan Anda selama 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-27: Anda akan secepat kilat bila melewati Siratalmustakim nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-28: Anda akan dinaikkan 1.000 kali oleh Allah di dalam surga kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-29: Allah akan memberi pahala kepada Anda seperti Anda menjalani ibadah haji 1.000 kali yang diterima Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke-30: Allah menyuruh kepada Anda untuk memakan semua buah di surga, minum air kausar, mandi air salsabila (air surga), karena Allah Tuhan Anda, dan Anda hamba Allah yang setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian semoga bermanfaat….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5980447033323878917?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5980447033323878917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5980447033323878917' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5980447033323878917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5980447033323878917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/08/pahala-sholat-tarawih-berikut-pahala.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3483788318784548384</id><published>2009-08-25T22:05:00.000-07:00</published><updated>2009-08-25T22:25:05.147-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marhaban Ya Ramadhan'/><title type='text'></title><content type='html'>Assalamualaikum pada Airmata yang tak lagi terbuai dalam kelembutan&lt;br /&gt;pipi.&lt;br /&gt;Saat kita menyurat tentang kesalahan. Mulut ini tak lagi tertatih.&lt;br /&gt;Saat kelancangan mengotori keadaan.&lt;br /&gt;Kapan terakhir kali kita mencium Dan Mendatarkan jidat meraih sucinya&lt;br /&gt;sang khalik.&lt;br /&gt;Kapan terakhir kita Melatunkan Keindahan akan Al-Qur'an Dan Nyanyian&lt;br /&gt;Zikir Penyejuk Qalbu.&lt;br /&gt;Aku hanyalah teman,&lt;br /&gt;Aku hanyalah sahabat dan&lt;br /&gt;Aku adalah saudara dari Kaum mu untuk saling mengingatkan betapa kita&lt;br /&gt;sudah terlanjur jauh menapaki hidup tanpa menoleh kebelakang melihat&lt;br /&gt;rambu rambu dosa.&lt;br /&gt;Serasa mengaduh jiwa ini sahabat, ketika melihat sahabat-sahabat lain&lt;br /&gt;menunggang kekhilafan, serasa tersayat dan teramputasinya moral karena&lt;br /&gt;kehebatan dunia.&lt;br /&gt;Dunia yang tak ada lagi benang merah antara kaum Adam Dan Kaum Hawa.&lt;br /&gt;Mari Kawan, Mari Sahabat, Marilah Saudaraku&lt;br /&gt;"Tidakkah Kita Merindukan Lagi Kedamaian Dan Kesejukan Hati serta&lt;br /&gt;Pikiran Seperti Kita Waktu Masih Belum Mengenal Dengan yang namanya si&lt;br /&gt;DOsa?"&lt;br /&gt;Indah tiada terkira, dimana suka dan duka menjadikan kita semakin&lt;br /&gt;mengerti akan pahit getirnya hidup ini.&lt;br /&gt;Aku bukan lah seorang yang paham tentang agama, tentang hadist dan&lt;br /&gt;tentang menuju hari terbaik yaitu syurga tapi aku adalah orang yang&lt;br /&gt;mau memulai sesuatu dengan kata "Tidak Terlambat" untuk suatu&lt;br /&gt;perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja pertama ramadhan segera kita jelang, semoga allah memberikan&lt;br /&gt;kekuatan iman dan kesabaran..Amin..&lt;br /&gt;Mari perkokoh dan perkuat AZZAM, PUASA Kali Ini HARUS BEDA.&lt;br /&gt;Selamat Menunaikan Ibadah Shaum Ramadhan 1430H,&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir dan Batin,&lt;br /&gt;Semoga segala amalan kita diterima dengan sempurna disisi Allah SWT,&lt;br /&gt;amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOVe U FuLl  ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3483788318784548384?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3483788318784548384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3483788318784548384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3483788318784548384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3483788318784548384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/08/assalamualaikum-pada-airmata-yang-tak.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-1609757198687294511</id><published>2009-07-03T00:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-03T01:00:15.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>LUASNYA NERAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah... bacalah sampai habis...&lt;br /&gt;Tak sampai 5 menit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM,&lt;br /&gt;Lindungilah dan peliharakanlah kami, kedua ibu bapak kami, isteri/suami kami, anak-anak kami, kaum keluarga kami &amp; semua orang Islam dari azab siksa api nerakaMu YA ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kami tidak layak untuk menduduki syurgaMu YA ALLAH, namun tidak pula kami sanggup untuk ke nerakaMu YA ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampunilah dosa-dosa kami, terimalah taubat kami dan terimalah segala ibadah dan amalan kami dengan RAHMATMU YA ALLAH....... AMIN.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.: Luasnya Neraka :.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata:&lt;br /&gt;Jibril datang kepada Nabi SAW pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya,&lt;br /&gt;maka ditanya oleh Nabi SAW : 'Mengapa aku melihat kau berubah muka?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Nabi SAW bersabda: 'Ya Jibrail, jelaskan padaku sifat Jahannam itu.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Ya... Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya karena panasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi, niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di hujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur karena sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi dan minumannya air panas campur nanah dan pakaiannya potongan-potongan api.&lt;br /&gt;Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW bertanya: 'Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda.' (artinya: yaitu yg lebih bawah lebih panas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya Rasulullah SAW : 'Siapakah penduduk masing-masing pintu?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab Jibril :&lt;br /&gt;'Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat Nabi Isa AS. serta keluarga Fir'aun namanya Al-Hawiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu kedua tempat orang-orang Musyrikin bernama Jahim,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu ketiga tempat orang Shobi'in bernama Saqar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu kelima orang Yahudi bernama Huthomah.&lt;br /&gt;Pintu ke enam tempat orang Nasara bernama Sa'eir.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Jibril diam sejenak....segan pada Rasulullah SAW, sehingga ditanya: 'Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Nabi SAW jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi SAW di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar Nabi SAW bersabda: 'Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi SAW menangis, Jibrail juga menangis, kemudian Nabi SAW masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah (dipetik dari kitab 'Peringatan Bagi Yg Lalai').&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hadith Qudsi:&lt;br /&gt;Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahawa neraka jahanamKu itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat&lt;br /&gt;2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah&lt;br /&gt;3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung&lt;br /&gt;4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah&lt;br /&gt;5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik&lt;br /&gt;6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak&lt;br /&gt;7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum&lt;br /&gt;8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular&lt;br /&gt;9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun yang hitam pekat.&lt;br /&gt;10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai&lt;br /&gt;11. Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan, hal ini dapat menimbulkan keinsyafan kepada kita semua......Wallahua ' lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran Surat Al- Baqarah Ayat 159 :&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterang an dan petunjuk hidayat, sesudah Kami terangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEPULUH ORANG YANG MAYATNYA TIDAK BUSUK DAN TIDAK REPUT DI HARI QIAMAT KELAK!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan di dalam satu riwayat, bahwasannya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing-masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya orang kepada Rasulullah SAW : 'Bagaimana kita dapat mengenali ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jawabnya Rasulullah SAW 'Umatku dikenali karena WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDHU'.' Bila qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka memanggillah dari zat yang memanggil. Bukanlah debu 'itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN' mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka melalui titian 'Siratul Mustaqim' dan memasuki Alam SYURGA, sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahwa mereka adalah pelayan-Ku dan hamba-hamba- Ku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan oleh hadits Rasulullah SAW bahwa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu mati : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Para Nabi&lt;br /&gt;2. Para Ahli Jihad&lt;br /&gt;3. Para Alim Ulama&lt;br /&gt;4. Para Syuhada&lt;br /&gt;5. Para Penghafal Al Quran&lt;br /&gt;6. Imam atau Pemimpin yang Adil&lt;br /&gt;7. Muadzin&lt;br /&gt;8. Wanita yang mati saat melahirkan&lt;br /&gt;9. Orang mati dibunuh atau dianiaya&lt;br /&gt;10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jum'at jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra., sabda Rasulullah SAW : Apabila datang hari QIAMAT dan orang-orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan maka Allah SWT memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan:&lt;br /&gt;"Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba Ku berpuasa (Ahli Puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga. Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah-buahan SYURGA".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekalian kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa dulang dari Nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lazat dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah swt di dalam Surah Al-Haqqah bermaksud :&lt;br /&gt;'Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah LALU itu'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin 'Amr R.A,&lt;br /&gt;Rasulullah S.A.W bersabda:' Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati. '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Dan (ingatlah) Allah sentiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan'. ( Surat Al-Baqarah : 237)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk renungan dan amalan bersama ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Nabi Yunus&lt;br /&gt;============&lt;br /&gt;'LAA ILLAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINALZHAALIMIIN'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBARKAN KEPADA MUSLIMIN DAN MUSLIMAN YANG LAIN, SEMOGA ALLAH AKAN MEMECAHKAN SEMUA KESULITANMU, INSYA ALLAH....WASSALAM.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-1609757198687294511?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/1609757198687294511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=1609757198687294511' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1609757198687294511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1609757198687294511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/07/luasnya-neraka-masya-allah.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3479686363699859298</id><published>2009-06-22T22:25:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T22:34:22.648-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>KEBESARAN SHALAT 2  RAKAAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT selesai menciptakan Jibrail as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124, 000 sayap). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Jibrail as memandang dirinya sendiri dan  berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang  lebih baik daripada aku?."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Allah SWT berfirman yang bermaksud..  "Tidak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Jibrail as berdiri serta shalat dua rakaat kerana  syukur kepada Allah SWT. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000  tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai Jibrail as shalat, maka Allah SWT berfirman  yang bermaksud. "Wahai Jibrail, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepadaku seperti ibadat kamu, akan tetapi di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling aku cintai, namanya  Muhammad.' Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan shalat 2 rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, Pikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga. Maka demi kemuliaannKu dan ketinggianKu, sesungguhnya shalat mereka itu aku lebih sukai dari shalatmu itu. Kerana mereka mengerjakan shalat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan shalat bukan atas  perintahKu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Jibrail as berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang  Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadah mereka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu  Allah berfirman yang bermaksud. "Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma'waa  sebagai tempat tinggal..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Jibrail as meminta izin kepada Allah  untuk melihat syurga Ma'waa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Jibrail as mendapat izin dari  Allah SWT maka pergilah Jibrail as dengan mengembangkan sayapnya dan  terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak  perjalanan 3000 tahun, terbanglah malaikat jibrail as selama 3000 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT  lalu ia berkata dalam sujud :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku apakah sudah aku  menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau  seperempatnya? "&lt;br /&gt;Kemudian Allah SWT berfirman yang bermaksud. "Wahai  Jibrail, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu  kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, niscaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah&lt;br /&gt;kuberikan  kepada umat Muhammad terhadap imbalan shalat dua rakaat yang mereka  kerjakan.... ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha  lakukan... Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan enam perkara  yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Allah S.W.T telah menyembunyikan ridha-Nya dalam  taat.&lt;br /&gt;* Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam  maksiat.&lt;br /&gt;* Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.&lt;br /&gt;* Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;* Allah S.W.T telah menyembunyikan shalat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).&lt;br /&gt;* Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh  terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari. Semoga kita  mendapat berkat daripada ilmu ini. &lt;br /&gt;Wallahualam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3479686363699859298?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3479686363699859298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3479686363699859298' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3479686363699859298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3479686363699859298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/06/kebesaran-shalat-2-rakaat-allah-swt.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3099094743042223774</id><published>2009-05-04T18:17:00.001-07:00</published><updated>2009-05-04T20:52:23.226-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>5 bulan berlalu..&lt;br /&gt;akhirnya ada kesempatan juga untuk mencurahkan isi hati kembali ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak yang telah terjadi..&lt;br /&gt;banyak kata..perbuatan..kejadian2 yang diluar angan2 terliar ku sekalipun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 bulan ini, &lt;br /&gt;rahmatmu padaku ya Rabb&lt;br /&gt;sungguh seperti hujan di musim panas..menggembirakan, menyejukkan, melepaskan dahaga yang tiada terkira, tidak hanya bagiku tapi juga bagi keluargaku, bagi orang2 yang sayang padaku.&lt;br /&gt;hingga kadang aku merasa pantaskah aku menerima semua ini..?&lt;br /&gt;apakah ini ujian atau limpahan rahmat-MU padaku..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb..&lt;br /&gt;jika ini ujianmu...&lt;br /&gt;aku memohon dengan sangat bimbinganmu, tuntunanmu, hidayahmu&lt;br /&gt;kuatkanlah aku&lt;br /&gt;sabarkanlah aku&lt;br /&gt;sehatkanlah aku&lt;br /&gt;tabahkanlah aku Ya Rabb ku&lt;br /&gt;luluskanlah aku dengan nilai terbaik Ya Rabb..&lt;br /&gt;jangan biarkan aku tersesat&lt;br /&gt;jangan biarkan aku terlunta lunta di dunia yang fana ini..&lt;br /&gt;jangan biarkan dunia ini menipuku, menzalimiku&lt;br /&gt;jangan biarkan setan yang terkutuk itu mendekatiku dg segala cara Ya Rabb&lt;br /&gt;jangan biarkan api neraka mu menjilat kulitku Ya Rabb&lt;br /&gt;aku betul betul takut Ya Rabb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semua ini adalah kasihmu padaku&lt;br /&gt;jika semua ini adalah rahmat yang telah kau curahkan padaku dan keluarga&lt;br /&gt;aku memohon dengan sangat&lt;br /&gt;jauhkanlah kami dari sifat sombong ya Rabb&lt;br /&gt;karena kami tau...&lt;br /&gt;salah satu sebab setan dibuang dari shorgaMu adalah kareba Kesombongannya Ya Rabb..&lt;br /&gt;jadikanlah kami menjadi hamba hamba yang tau bersyukur kepada-Mu Ya Rabb&lt;br /&gt;selalu bersyukur, selalu ingat pada-Mu&lt;br /&gt;selalu ingat bahwa kematian selalu menanti di depan mata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memohon dengan sangat Ya Rabb&lt;br /&gt;bimbinglah aku menuju keridhoanmu&lt;br /&gt;menuju cahayamu yang agung..&lt;br /&gt;hapuskanlah segala noda dan dosa d hati ini ya Rabb..&lt;br /&gt;karena begitu banyak dosa yang telah kuperbuat..&lt;br /&gt;berilah aku kesempatan untuk merobah semuanya Ya Rabb&lt;br /&gt;Berilah aku kekuatan untuk itu Ya Rabb..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji Syukur hanya pada-Mu ya Rabbku&lt;br /&gt;penggenggam jiwa dan raga ku&lt;br /&gt;karena ku tahu..&lt;br /&gt;semua hanya milikmu&lt;br /&gt;dan akan kembali padamu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3099094743042223774?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3099094743042223774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3099094743042223774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3099094743042223774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3099094743042223774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2009/05/5-bulan-berlalu.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-1667769093526869519</id><published>2008-12-02T02:20:00.001-08:00</published><updated>2008-12-02T02:20:56.720-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>32 Cara Berbakti kepada Orangtua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Asy-Syaikh Muhammad Jamil Zainu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan janganlah mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka, berucaplah kepada mereka dengan ucapan yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selalu taati mereka berdua di dalam perkara selain maksiat, dan tidak ada ketaatan kepada makhluk di dalam bermaksiat kepada sang Khalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lemah lembutlah kepada kedua orangtuamu, janganlah bermuka masam serta memandang mereka dengan pandangan yang sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jagalah nama baik, kemuliaan, serta harta mereka. Janganlah engkau mengambil sesuatu tanpa seizin mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kerjakanlah perkara-perkara yang dapat meringankan beban mereka meskipun tanpa diperintah. Seperti melayani mereka, belanja ke warung, dan pekerjaan rumah lainnya, serta bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bermusyawarahlah dengan mereka berdua dalam seluruh kegiatanmu. Dan berikanlah alasan jika engkau terpaksa menyelisihi pendapat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Penuhi panggilan mereka dengan segera dan disertai wajah yang berseri dan menjawab, “Ya ibu, ya ayah”. Janganlah memanggil dengan, “Ya papa, ya mama”, karena itu panggilan orang asing (orang-orang barat maksudnya –pent.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Muliakan teman serta kerabat mereka ketika kedua orang tuamu masih hidup, begitu pula setelah mereka telah wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Janganlah engkau bantah dan engkau salahkan mereka berdua. Santun dan beradablah ketika menjelaskan yang benar kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Janganlah berbuat kasar kepada mereka berdua, jangan pula engkau angkat suaramu kepada mereka. Diamlah ketika mereka sedang berbicara, beradablah ketika bersama mereka. Janganlah engkau berteriak kepada salah seorang saudaramu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bersegeralah menemui keduanya jika mereka mengunjungimu, dan ciumlah kepala mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Bantulah ibumu di rumah. Dan jangan pula engkau menunda membantu pekerjaan ibumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Janganlah engkau pergi jika mereka berdua tidak mengizinkan meskipun itu untuk perkara yang penting. Apabila kondisinya darurat maka berikanlah alasan ini kepada mereka dan janganlah putus komunikasi dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Janganlah masuk menemui mereka tanpa izin terlebih dahulu, apalagi di waktu tidur dan istirahat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Jika engkau kecanduan merokok, maka janganlah merokok di hadapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Jangan makan dulu sebelum mereka makan, muliakanlah mereka dalam (menyajikan) makanan dan minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Janganlah engkau berdusta kepada mereka dan jangan mencela mereka jika mereka mengerjakan perbuatan yang tidak engkau sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Jangan engkau utamakan istri dan anakmu di atas mereka. Mintalah keridhaan mereka berdua sebelum melakukan sesuatu karena ridha Allah tergantung ridha orang tua. Begitu juga kemurkaan Allah tergantung kemurkaan mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Jangan engkau duduk di tempat yang lebih tinggi dari mereka. Jangan engkau julurkan kakimu di hadapan mereka karena sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Jangan engkau menyombongkan kedudukanmu di hadapan bapakmu meskipun engkau seorang pejabat besar. Hati-hati, jangan sampai engkau mengingkari kebaikan-kebaikan mereka berdua atau menyakiti mereka walaupun dengan hanya satu kalimat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Jangan pelit dalam memberikan nafkah kepada kedua orang tua sampai mereka mengeluh. Ini merupakan aib bagimu. Engkau juga akan melihat ini terjadi pada anakmu. Sebagaimana engkau memperlakukan orang tuamu, begitu pula engkau akan diperlakukan sebagai orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Banyaklah berkunjung kepada kedua orang tua, dan persembahkan hadiah bagi mereka. Berterimakasihlah atas perawatan mereka serta atas kesulitan yang mereka hadapi. Hendaknya engkau mengambil pelajaran dari kesulitanmu serta deritamu ketika mendidik anak-anakmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Orang yang paling berhak untuk dimuliakan adalah ibumu, kemudian bapakmu. Dan ketahuilah bahwa surga itu di telapak kaki ibu-ibu kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Berhati-hati dari durhaka kepada kedua orang tua serta dari kemurkaan mereka. Engkau akan celaka dunia akhirat. Anak-anakmu nanti akan memperlakukanmu sama seperti engkau memperlakukan kedua orangtuamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Jika engkau meminta sesuatu kepada kedua orang tuamu, mintalah dengan lembut dan berterima kasihlah jika mereka memberikannya. Dan maafkanlah mereka jika mereka tidak memberimu. Janganlah banyak meminta kepada mereka karena hal itu akan memberatkan mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Jika engkau mampu mencukupi rezeki mereka maka cukupilah, dan bahagiakanlah kedua orangtuamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Sesungguhnya orang tuamu punya hak atas dirimu. Begitu pula pasanganmu (suami/istri) memiliki hak atas dirimu. Maka penuhilah haknya masing-masing. Berusahalah untuk menyatukan hak tersebut apabila saling berbenturan. Berikanlah hadiah bagi tiap-tiap pihak secara diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Jika kedua orang tuamu bermusuhan dengan istrimu maka jadilah engkau sebagai penengah. Dan pahamkan kepada istrimu bahwa engkau berada di pihaknya jika dia benar, namun engkau terpaksa melakukannya karena menginginkan ridha kedua orang tuamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Jika engkau berselisih dengan kedua orang tuamu di dalam masalah pernikahan atau perceraian, maka hendaknya kalian berhukum kepada syari’at karena syari’atlah sebaik-baiknya pertolongan bagi kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Doa kedua orang itu mustajab baik dalam kebaikan maupun doa kejelekan. Maka berhati-hatilah dari doa kejelekan mereka atas dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Beradablah yang baik kepada orang-orang. Siapa yang mencela orang lain maka orang tersebut akan kembali mencelanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela kedua orang tuanya dengan cara dia mencela bapaknya orang lain, maka orang tersebut balas mencela bapaknya. Dia mencela ibu seseorang, maka orang tersebut balas mencela ibunya.” (Muttafaqun ‘alaihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Kunjungilah mereka disaat mereka hidup dan ziarahilah ketika mereka telah wafat. Bershadaqahlah atas nama mereka dan banyaklah berdoa bagi mereka berdua dengan mengucapkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Rabb-ku ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Waha Rabb-ku, rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka telah merawatku ketika kecil”. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-1667769093526869519?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/1667769093526869519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=1667769093526869519' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1667769093526869519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/1667769093526869519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/12/32-cara-berbakti-kepada-orangtua.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-8069351488695202436</id><published>2008-12-02T01:32:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T02:10:46.230-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10 Hari Pertama Dzulhijjah: Saat Hari-hari Lebih Bernilai Ketimbang Jihad Fi Sabilillah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 29 November 2008, kita sudah memasuki bulan Dzulhijjah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya termasuk sebagian karunia Allah dan anugerah-Nya adalah Dia menjadikan untuk hamba-hamba-Nya yang shalih waktu-waktu tertentu dimana hamba-hamba tersebut dapat memperbanyak amal shalihnya. Diantara waktu-waktu tertentu itu adalah sepuluh hari (pertama) bulan Dzulhijjah. Berkenaan dengan firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Demi Fajar, dan malam yang sepuluh.” (QS. Al Hajr:1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas ulama berpendapat bahwa dalam ayat ini Allah Ta’ala telah bersumpah dengan “sepuluh hari” pertama dari bulan Dzulhijjah ini. Pendapat ini pula yang dipilih oleh Ibnu Jarir ath Thabari dan Ibnu Katsir rahimakumullah dalam kitab tafsir mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari sepuluh pertama bulan Dzulhijjah ini memiliki beberapa keutamaan dan keberkahan, dan penjelasannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTAMA : beramal shalih pada sepuluh hari ini memiliki keutamaan yang lebih dibanding dengan hari-hari lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Al Bukhari telah meriwayatkan hadits dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, bahwa beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah ada amal yang lebih utama daripada amal-amal yang dikerjakan pada sepuluh hari Dzulhijjah ini.” Lalu para sahabat bertanya, “Tidak juga Jihad?” Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menjawab,”Tidak juga Jihad, kecuali seseorang yang keluar (untuk berjihad) sambil mempertaruhkan diri (jiwa) dan hartanya,lalu kembali tanpa membawa sesuatupun.” (HR. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Said bin Jubair rahimahullah, dan dia yang meriwayatkan hadits Ibnu Abbas radhiallahu anhuma yang lalu, “Jika kamu masuk ke dalam sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, maka bersungguh-sungguhlah sampai hampir saja ia tidak mampu menguasainya (melaksanakannya).” (HR. Ad Darimi, hadits hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar berkata dalam kitabnya Fathul Baari: “Sebab yang jelas tentang keistimewaan sepuluh hari di bulan Dzulhijjah adalah karena pada hari tersebut merupakan waktu berkumpulnya ibadah-ibadah utama; yaitu shalat, shaum, shadaqah dan haji. Dan itu tidak ada di hari-hari selainnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEDUA : keutamaan yang lebih khusus pada hari kesembilan sebagai hari ‘Arafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ini para jama’ah Haji melaksanakan wukuf di ‘Arafah, dan wukuf ini merupakan rukun utama dari ibadah Haji. Karenanya hari ini menjadi hari yang memiliki keitamaan yang agung dan keberkahan yang melimpah. Diantara keutamaannya, bahwa sesungguhnya Allah menggugurkan dosa-dosa (dosa kecil) selama dua tahun bagi orang yang berpuasa pada hari ‘Arafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Qatadah al Anshari radhiallahu anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam pernah ditanya tentang puasa pada hari ‘Arafah, maka beliau Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “(Puasa pada hari itu) mengugurkan dosa-dosa setahun yang lalu dan dosa-dosa setahun berikutnya.” (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sunnahkan pula untuk berpuasa ‘Arafah bagi mereka yang tidak ber Haji (yang berada di luar ‘Arafah). Sebagaimana petunjuk Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, adalah beliau berbuka (tidak berpuasa) ketika berada di ‘Arafah pada hari ‘Arafah (sedang ber haji). (lihat shaih Bukhari kitab al Hajj dan shahih Muslim kitab ash Shiyaam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qoyyim rahimahullah menjelaskan, “Berbukanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam pada hari ‘Arafah itu mengandung beberapa hikmah, diantaranya memperkuat do’a di ‘Arafah, bahwa berbuka dai puasa yang wajib saja disaat perjalanan safar lebih utama , maka apa lagi dengan puasa yang hanya hukumnya sunnah…” Ibnul Qoyyim melanjutkan, “Guru kami, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengambil jalan yang berbeda dengan orang lain, yaitu bahwa hari ‘Arafah merupakan hari raya bagi mereka yang sedang berwukuf di ‘Arafah dikarenakan pertemuan mereka disana, seperti pertemuan mereka di hari raya (yaumul ‘Ied), dan pertemuan ini hanya khusus bagi mereka yang berada di ‘Arafah saja, tidak bagi yang selain mereka…” (Zaadul Ma’aad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di antara keberkahan hari ‘Arafah berikutnya, pada hari itu banyak orang yang dibebaskan oleh Allah Ta’ala, dia mendekat ke langit dunia dan membangga-banggakan para jama’ah Haji di hadapan para Malaikat. Dari ‘Aisyah radhiallahu anha, ia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada hari yang Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari adzab neraka daripada hari ‘Arafah. Sesungguhnya Dia (pada hari itu) mendekat, kemudian menbangga-banggakan mereka (para jama’ah Haji) dihadapan para Malaikat.” Lalu Dia bertanya,”Apa yang diinginkan oleh para jama’ah Haji itu?” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari Jabir bin ‘Abdillah radhiallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Pada hari ‘Arafah sesungguhnya Allah turun ke langit dunia, lalu membangga-banggakan mereka (para jama’ah Haji) di hadapan para Malaikat, maka Allah berfirman,’Perhatikan hamba-hamba-Ku, mereka datang kepada-Ku dalam keadaan kusut berdebu dan tersengat teriknya matahari, datang dari segala penjuru yang jauh. Aku bersaksi kepada kalian (para Malaikat) bahwa Aku telah mengampuni mereka.’” (HR.Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, al Laalikai, dan Imam al Baghawi, hadits shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIGA : keutamaan hari ke sepuluh bulan Dzulhijjah, yaitu ‘Iedul Adh-ha yang disebut juga yaumul Nahr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil yang menunjukkan keutamaan dan keagungan hari ‘Iedul Adh-ha adalah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin Qurth radhiallahu anhu, dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bahwa beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari teragung di sisi Allah adalah hari ‘Iedul Adh-ha (yaumul Nahr) kemudian sehari setelahnya…” (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari yang agung ini dinamakan juga sebagai hari Haji Akbar. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (inilah) suatu pemakluman dari Allah dan Rasul-Nya kepada manusia pada hari haji akbar.” (QS. At Taubah:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam juga menyebut hari agung ini dengan sebutan yang sama. Karena sebagian besar amalan-amalan manasik Haji dilakukan pada hari ini, seperti menyembelih kurban, memotong rambut, melontar jumrah dan Thawaf mengelilingi Ka’bah. (Zaadul Ma’aad). Pada hari yang penuh berkah ini, kaum muslimin berkumpul untuk melaksanakan shalat ‘Ied dan mendengarkan khutbah hingga para wanita pun disyari’atkan agar keluar rumah untuk kepentingan ini. Sebagaimana dalam ash Shahihain, bahwa Ummu ‘Athiyyah Nusaibah binti al Harits berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami para wanita diperintahkan untuk keluar pada hari ‘Ied hingga hingga kami mengeluarkan gadis dalam pingitan. Juga mengajak keluar wanita-wanita yang sedang haidh, berada di belakang orang-orang. Mereka bertakbir dengan takbirnya dan mereka berdo’a dengan do’anya. Mengharapkan keberkahan dan kesucian dari hari yang agung ini.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hafidz Ibnu Hajar berkomentar tentang maksud dari kehadiran para wanita tersebut di hari agung ini, sehingga para wanita berhalangan tidak luput dari perintah keluar untuk menghadirinya: “Maksud dari kehadiran mereka adalah menampakkan syi’ar Islam dengan memaksimalkan berkumpulnya kaum muslimin agar barakah hari yang mulia ini dapat meliputi mereka semua.” (Fathul Baari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ini dan setelahnya, yaitu pada hari-hari tasyriq, kaum muslimin bertaqarrub kepada Allah Ta’ala melalui penyembelihan hewan kurban. Dan menyembelih hewan kurban merupakan sebuah syi’ar yang agung dari syi’ar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apakah sepuluh hari Dzulhijjah ini lebih mulia dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan? Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjawab persoalan ini dg jawaban yg tuntas, dimana beliau menyatakan, “Sepuluh hari Dzulhijjah lebih utama daripada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Dan sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam bulan Dzulhijjah.” (Majmu Fatawa Ibnu Taimiyyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muridnya Ibnul Qoyyim rahimahullah juga menyatakan,” Ini menunjukkan bahwa sepuluh malan terakhir dari bulan Ramadhan menjadi lebih utama karena adanya laitatul Qadr, dan lailatul Qadr ini merupakan bagian dari waktu-waktu malamnya. sedangkan sepuluh hari Dzulhijjah mejadi lebih utama karena hari-harinya (siangnya), karena didalamnya terdapat yaumun Nahr (hari berkurban), hari ‘Arafah dan hari Tarwiyah (hari ke delapan Dzulhijjah). (Zadul Maa’ad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MACAM-MACAM AMALAN YANG DISYARI’ATKAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnahkan untuk bersegera dalam melaksanakan hal-hal yang wajib dan memperbanyak amalan-amalan sunnah, karena itu adalah sebaik-baik cara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Telah diriwayatkan dari Tsauban radhiallahu anhu, ia berkata, ‘Saya mendengar Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hendaklah kamu memperbanyak sujud untuk Allah. Karenaa kamu tidak bersujud kepada Allah sebanyak satu kali sujud kecuali Allah akan mengangkatmu satu derajat dan Allah akan menghapuskan darimu satu kesalahan.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketetapan ini berlaku umum, untuk segala waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Melaksanakan Haji dan ‘Umrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, salah satunya adalah sabda Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yg dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah surga.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berpuasa Pada Hari-Hari Tersebut, Terutama Pada Hari ‘Arafah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yg paling utama dan yg dipilih Allah untuk diri-Nya. Disebutkan dalam hadits qudsi, artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Puasa itu adalah untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dai Abu Said Al Khudri radhiallahu anhu, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Qatadah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berpuasa pada hari ‘Arafah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hinaidah bin Khalid radhiallahu anhu, dari istrinya dari sebagian istri-istri Rasululllah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, dia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adalah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam berpuasa pada tanggal sembilan Dzulhijjah, sepuluh Muharram dan tiga hari setiap bulan.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi berkata tentang puasa sepuluh hari bulan Dzulhijjah: “Sangat di sunnahkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Takbir, Tahlil dan Tahmid Serta Dzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pic3.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…dan agar mereka menyebutkan nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan…” (QS. Al Hajj:28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli tafsir menafsiri bahwa yang dimaksud dengan “hari-hari yang telah ditentukan” adalah sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma yang artinya, “maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir, dan tahmid.”(HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari rahimahullah berkata:” Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiallahu anhum keluar ke pasar pada hari-hari sepuluh (sepuluh hari pertama) dalam bulan Dzulhijjah seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orang pun mengikuti takbir keduanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga berkata,” Umar bertakbir dikubahnya sampai orang-orang masjid mendengarnya, maka mereka bertakbir dan bertakbir pula orang-orang yang ada di pasar-pasar sampai gemuruh takbir itu menguasai pendengaranku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu ‘Umar bertakbir di Mina pada hari-hari itu, bertakbir juga setelah melakukan shalat, saat berada di atas ranjangnya, di perkemahannya, di majelisnya, dan diwaktu berjalan di jalan-jalan sepanjang hari-hari itu. Disunnahkan pula untuk bertakbir dengan suara yang keras berdasarkan perbuatan Umar, anak lelakinya dan Abu Hurairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk Takbir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diriwayatkan tentang bentuk-bentuk takbir yang diriwayatkan oleh para sahabat dan tabi’in diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar kabiraa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, wa lillaahil hamdu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak boleh mengumandangkan takbir bersama-sama, yaitu dengan berkumpul pada suatu majelis dan mengucapkannya dengan satu suara. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh para salaf. Menurut sunnah adalah masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri. Hal tersebut berlaku pada semua dzikir dan berdo’a, kecuali jika ia tidak mengerti sehingga ia harus belajar dengan mengikuti orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat dan Dosa, Sehingga Akan Mendapatkan Ampunan dan Rahmat Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba Allah Ta’ala dan ketaatan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah Ta’ala kepadanya. disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakal seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Banyak Beramal Shalih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperbanyak amalan-amalan shalih berupa ibadah sunnah seperti: shalat, sedekah, jihad, membaca Al Qur’an, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipatgandakan pahalanya. Amalan yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah utama. Sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang utama, kecuali jihadnya orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berkurban Pada Hari Raya Qurban dan Hari-Hari Tasyriq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam yakni ketika Allah menebus putranya dengan sembelihan yang agung dan juga sunnah Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. Tentang keutamaan hari raya kurban , telah di jelaskan diatas dalam pasal ketiga (keutamaan yaumul Nahr) keutamaan sepuluh hari bulan Dzulhijjah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Melaksanakan Shalat Idul Adh-ha dan Mendengarkan Khutbahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyari’atkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti: nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukkan dan sejenisnya. Dimana hal tersebut akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukannya selama sepuluh hari. Tentang keutamaan hari ini , telah dijelaskan sebagiannya diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hal-hal yang telah disebutkan diatas, hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN HARI-HARI TASYRIQ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Tasyriq adalah tiga hari (tgl 11,12,13 dzulhijjah) setelah yaumun Nahr, dinamakan hari tasyriq karena pada hari itu orang-orang mengeringkan atau mendendengkan dan menyebarkan daging kurban. (Syarhun Nawawi li Shaihi Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pic4.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang.” (QS. Al Baqarah :203)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Abbas radhiallahu anhuma: “’dalam beberapa hari yang berbilang’ adalah hari-hari tasyriq.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Shahih Muslim dari hadits Nabisyah al Hadzali radhiallahu anhu, ia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Hari-hari tasyriq adalah hari-hari makan dan minum.” Dan dalam suatu riwayat dengan tambahan: “Dzikir kepada Allah.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan terdapat pula di dalam as Sunnan dari ‘Uqbah bin Amir radhiallahu anhu bahwa dia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari ‘Arafah, hari raya kurban dan hari-hari tasyriq merupakan hari raya kita pemeluk Islam, dan dia merupakan hari-hari makan dan minum.” (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab rahimahullah menyatakan,” Dalam sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bahwa hari-hari tersebut merupakan ‘hari-hari makan dan minum serta dzikir kepada Allah’, sebagai sebuah isyarat bahwa makan dan minum pada hari-hari raya tersebut merupakan mekanisme yang membantu untuk meningkatkan dzikir kepada Allah dan ketaatan kepada-Nya. Sebagai bagian dari kesempurnaan mensyukuti nikmat Allah, yaitu menjadikan hari-hari makan dan minum sebagai alat yang menolongnya untuk berbuat ta’at kepada-Nya…”(Latha iful Ma’aarif, Ibnu Rajab)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-hari ini disyari’atkan untuk bertakbir sebagaimana dilakukan oleh para Sahabat radhiallahu anhum dan generasi Salaf yang datang setelah masa mereka (para Sahabat). Takbir ini juga merupakan salah satu bentuk dari berbagai dzikir kepada Allah. Adapun waktu bertakbir, para ulama memiliki beberapa pendapat. Dan pendapat yang paling shahih dan masyhur bahwa takbir dimulai dari pagi hari ‘Arafah sampai akhir hari Tasyriq. (Tafsir Ibnu Katsir dan Fathul Baari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil-dalil yang mengidentifikasikan kemuliaan hari-hari tasyriq ini adalah jatuhnya masa pelaksanaan beberapa amalan manasik Haji pada hari-hari tasyriq tersebut, seperti hari (mabit) di Mina, hari-hari melontar jumrah, hari-hari menyembelih hewan kurban dan lain sebagainya. Dan di antara hari-hari tasyriq sendiri, maka hari yang paling utama pada periode tersebut adalah hari pertamanya, sebagaimana dalam hadits berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari teragung di sisi Allah adalah hari ‘Iedul Adh-ha (yaumun Nahr) kemudian sehari setelahnya (yaumul qarri)…” (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamakan yaumul qarri karena pada hari itu mereka berada di Mina dan berdiam diri disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab At Tabarruk Anwaa’uhu wa Ahkaamuhu (edisi terjemahan, Amalan dan Waktu yg Diberkahi), penulis dr. Nashir bin ‘Abdirrahman bin Muhammad al Juda’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Ibadah Kurban Keutamaan dan Koreksi atas Berbagai Kesalahannya, penulis Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al jibrin, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, Syaikh Muhammad bin Rasyid bin Abdullah al Ghufaili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Hukum Qurban, Syari’at Aqiqah dan Fiqh Dua Hari Raya, penulis Ustadz Abdullah Shalih Al Hadrami (materi kajian majelis taklim dan dakwah Husnul Khatimah, Malang)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-8069351488695202436?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/8069351488695202436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=8069351488695202436' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8069351488695202436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8069351488695202436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/12/10-hari-pertama-dzulhijjah-saat-hari.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5642614000400307491</id><published>2008-09-23T02:32:00.001-07:00</published><updated>2008-09-23T02:32:58.947-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasehat'/><title type='text'></title><content type='html'>Berhentilah Jadi Gelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.” Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang kau ikut aku” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.” Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah ditakar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid terdiam, mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ”hati” yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan hati dalam dadamu itu jadi sebesar danau.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5642614000400307491?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5642614000400307491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5642614000400307491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5642614000400307491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5642614000400307491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/berhentilah-jadi-gelas-seorang-guru.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-2360120449605498043</id><published>2008-09-19T22:06:00.000-07:00</published><updated>2008-09-19T22:08:44.650-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadis'/><title type='text'></title><content type='html'>FADHILAT DAN KELEBIHAN SOLAT TARAWIH&lt;br /&gt;(Senghaja aku sembahyang sunnat tarawih dua rakaat [aku ma’amum] kerana Allah Taala)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayidina Ali Abi Talib ra. meriwayatkan sebuah Hadis (yang panjang) dari Raulullah s.a.w, yaitu jawapan baginda ketika ditanya oleh para sahabat mengenai fadhilat dan kelebihan solat Tarawih pada setiap malam di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginda bersabda bahawa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 1&lt;br /&gt;Diampuni dosa-dosa orang yang beriman sebagaimana keadaannya baru dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 2&lt;br /&gt;Diampunkan dosa orang-orang yang beiiman yang mengerjakan solat Tarawih,&lt;br /&gt;serta dosa- dosa kedua ibu bapanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 3&lt;br /&gt;Para malaikat di bawah 'Arasy menyeru kepada manusia yang&lt;br /&gt;mengerjakan solat Tarawih itu agar meneruskan solatnya pada malarnmalam&lt;br /&gt;yang lain, semoga Allah akan mengampunkan dosa-dosa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 4&lt;br /&gt;Orang-orang yang mengerjakan solat Tarawih akan memperolehi pahala&lt;br /&gt;sebagaimana pahala yang diperolehi oleh orang-orang yang membaca&lt;br /&gt;kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al- Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 5&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan mengurniakan pahala seumpama pahala orangorang&lt;br /&gt;yang mengerjakan sembahyang di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 6&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan mengurniakan kepadanya pahala seumpama pahala&lt;br /&gt;malaikat-malaikat yang bertawaf di Baitul Makmur serta setiap batu dan&lt;br /&gt;tanah berdoa untuk keampunan orang-orang yang mengerjakan tarawih malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 7&lt;br /&gt;Seoalah-olah ia dapat bertemu dengan Nabi Musa a.s serta&lt;br /&gt;menolong Nabi itu menentang musuhnya Fir'aun dan Hamman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 8&lt;br /&gt;Allah S.W.T mengurniakan pahala orang yang bersolat tarawih sebagaimana pahala yang&lt;br /&gt;dikurniakan kepada Nabi Ibrahim a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 9&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan mengumiakan pahala dan dinaikkan mutu ibadat&lt;br /&gt;hamba-Nya seperti Nabi Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 10&lt;br /&gt;Allah SWT mengurniakan kepada kebaikan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 11&lt;br /&gt;la meninggal dunia didalam keadaan bersih dari dosa seperti baru dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 12&lt;br /&gt;la akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan muka yang&lt;br /&gt;bercahaya-cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 13&lt;br /&gt;la akan datang pada hari kiamat di dalam keadaan aman sentosa dari&lt;br /&gt;sebarang kejahatan dan keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 14&lt;br /&gt;Malaikat-malaikat akan dating menyaksikan mereka bersolat&lt;br /&gt;Tarawih serta Allah S.W.T. tidak akan menyesatkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 15&lt;br /&gt;Semua malaikat yang memikul Arasy dan Kursi akan berselawat dan&lt;br /&gt;mendoakannya supaya Allah mengampunkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 16&lt;br /&gt;Allah S.W.T. menuliskan baginya dari kalangan mereka yang terlepas dari&lt;br /&gt;api neraka dan dimasukkan ke dalam syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 17&lt;br /&gt;Allah S.W.T menuliskan baginya pahala pada malam ini sebanyak&lt;br /&gt;pahala Nabi-Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 18&lt;br /&gt;Malaikat akan menyeru: Wahai hamba Allah sesungguhnya Allah&lt;br /&gt;telah redha denganmu dan dengan kedua ibu bapamu (yang masih hidup&lt;br /&gt;atau yang sudah mati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 19&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan meninggikan darjatnya di dalam syurga firdaus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 20&lt;br /&gt;Allah S.W.T mengurniakan kepadanya pahala sekelian orang yang mati&lt;br /&gt;syahid dan orang-orang soleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 21&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan membina untuknya sebuah mahligai di dalam syurga&lt;br /&gt;yang diperbuat dari cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 22&lt;br /&gt;la akan datang pada hari kiamat di dalam keadaan aman dari sebarang&lt;br /&gt;huru-hara pada hari tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 23&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan membina untuknya sebuah bandar di dalam syurga&lt;br /&gt;daripada cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 24&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan membuka peluang untuk dua puluh tahun ibadat bagi&lt;br /&gt;orang-orang yang mengerjakan solat Tarawih pada malam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 25&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan mengangkat seksa kubur darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 26&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan mengurniakan pahala empat puluh tahun ibadat&lt;br /&gt;bagi orang-orang yang mengerjakan solat Tarawih pada malam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 27&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan mengurniakan kepadanya kemudahan untuk&lt;br /&gt;melintasi titian sirat sepantas kilat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 28&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan menaikkan ,kedudukannya seribu darjat di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 29&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan mengurniakan kepadanya pahala seribu haji yang mabrur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ke 30&lt;br /&gt;Allah S.W.T akan memberi penghormatan kepada orang yang&lt;br /&gt;bertarawih pada malam terakhir&lt;br /&gt;dengan firman-Nya (yang bermaksud): Wahai hambaku!,&lt;br /&gt;makanlah segala jenis buah-buahan yang Engkau ingini untuk dimakan di&lt;br /&gt;dalam syurga dan mandilah kamu di dalam sungai yang bernama salsabil&lt;br /&gt;serta minumiah air dari telaga yang dikurniakan kepada Nabi Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;yang bernama Al-Kautsar.&lt;br /&gt;Selain daripada fadhilat-fadlulat yang tersebut di atas, terdapat banyak dan berbagai lagi fadhilat dan keutamaan solat Tarawih atau , Qiam. Ramadhan ini bagaimana yang disebutkan dalam hadis-hadis Rasulullah s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT BERPUASA..&lt;br /&gt;MARI KITA REBUT 10 MALAM TERAKHIR INI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-2360120449605498043?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/2360120449605498043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=2360120449605498043' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2360120449605498043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2360120449605498043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/fadhilat-dan-kelebihan-solat-tarawih.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5695216679339630913</id><published>2008-09-18T08:27:00.004-07:00</published><updated>2008-09-18T08:57:03.719-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadis'/><title type='text'></title><content type='html'>Beberapa Kesalahan Manusia Dalam Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid adalah tempat pembinaan umat yang sangat penting. Di tempat yang mulia ini ada adab-adab yang perlu diperhatikan ketika kita berhubungan dengan masjid, namun banyak kaum muslimin yang melalaikan adab-adab tersebut padahal mereka berada di rumah-rumah milik Alloh. Di sini insya Alloh akan sedikit dibahas beberapa kesalahan yang paling sering terjadi.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memakai Pakaian yang Tidak Bagus Ketika Sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslimin yang semoga dirohmati Alloh Ta’ala, Alloh tidak hanya memerintahkan kita untuk sekedar memakai pakaian yang menutup aurot, akan tetapi memerintahkan kita pula untuk memperbagus pakaian apalagi ketika ke masjid. Alloh berfirman, “Hai anak adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid.” (Al A’raf: 31). Imam Ibnu Katsir mengatakan dalam kitab tafsirnya bahwa dari ayat ini dapat diambil pelajaran bahwa kita disunnahkan berhias ketika sholat, lebih-lebih ketika hari jumat dan hari raya. Dan termasuk perhiasan adalah siwak dan parfum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekarang banyak kita jumpai kaum muslimin yang ketika pergi ke masjid hanya mengenakan pakaian seadanya padahal ia memiliki pakaian yang bagus. Bahkan tidak sedikit yang mengenakan pakaian yang penuh gambar atau berisi tulisan-tulisan jahil. Akibatnya, mau tidak mau orang yang ada dibelakangnya akan melihat dan membaca sehingga rusaklah konsentrasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Meluruskan Shof dan Enggan di Shof Pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di banyak masjid, kerapian, kelurusan dan kerapatannya shof sholat berjamaah seringkali diabaikan. Padahal shof yang tidak rapat akan mengganggu ketenangan sholat. Rosululloh bersabda, “Luruskanlah shofmu atau Alloh akan menaruh permusuhan dan kemarahan dalam hati kalian.” (HR. Muslim). Sahabat Nu’man bin basyir rodhiyallohu ‘anhu berkata, “Kami melihat salah satu di antara kami menyentuhkan pundaknya dengan pundak temannya.” Bahkan Imam Bukhori dalam kitab shohihnya beliau membuat satu judul bab, “Bab hendaknya pundak menyentuh pundak dan kaki menyentuh kaki dalam pengaturan shof.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kadang seseorang malas berada di shof pertama dan lebih suka berada di shof belakang. Bahkan ia malah mempersilakan orang lain mengisi shof pertama sementara ia sendiri ada di belakang. Rosululloh bersabda, “Andaikan manusia tahu betapa besar pahala orang yang menjawab adzan dan shof yang pertama, lalu ia tidak mendapatkannya kecuali dengan undian tentu ia akan mengikutinya.” (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan Tergesa-Gesa dan Tidak Segera Sholat Bersama Imam Ketika Masbuq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang khawatir ketinggalan sholat (masbuq) hendaklah tetap berjalan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa apalagi sampai berlari untuk menuju ke masjid. Rosululloh bersabda, “Jika kalian mendengarkan iqomat, hendaklah berjalan untuk sholat. Wajib bagimu untuk mendatanginya dengan tenang dan janganlah lari terburu-buru. Apa yang kalian dapati bersama imam maka kerjakanlah dan yang kurang sempurnakanlah.” (HR. Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang ada makmum masbuq yang ketika mendapati imam yang sedang sujud tidak segera takbirotul ihrom dan sujud, tetapi justru menunggu sampai imam berdiri. Perbuatan ini bertentangan dengan sunnah, berdasarkan hadis di atas dan hadits: “Sesungguhnya imam itu dijadikan panutan, jika ia bertakbir maka bertakbirlah, jika ia sujud maka bersujudlah dan jika ia bangun maka bangunlah.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jual Beli Dalam Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jual beli di dalam masjid hukumnya haram, berdasarkan hadits: “Apabila kalian melihat orang menjual atau membeli barang dalam masjid maka katakan kepadanya: ‘Semoga Alloh tidak memberi keuntungan dalam jual-belimu’.” (HR. Tirmidzi). Hadits ini juga memerintahkan kita yang melihatnya untuk mengatakan: ‘Semoga Alloh tidak memberi keuntungan dalam jual-belimu’ sebagai teguran dalam bentuk doa, karena memang masjid dibangun bukan untuk jual beli. Wallohu a’lam bish showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5695216679339630913?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5695216679339630913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5695216679339630913' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5695216679339630913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5695216679339630913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-8640850949958042675</id><published>2008-09-18T08:27:00.003-07:00</published><updated>2008-09-18T08:47:28.446-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadis'/><title type='text'></title><content type='html'>Haram Hukumnya Berjual Beli di Dalam Masjid &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Jika engkau melihat seseorang berjual beli di dalam masjid, maka katakanlah kepadanya, 'Semoga Allah tidak memberi keuntungan dari jual belimu’!" (Shahih, HR Tirmidzi [1321], ad-Darimi [I/326], al-Hakim [II/52]).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, yakni ‘Abdullah bin ‘Amr r.a, "Bahwasanya Rasulullah saw. melarang berjual beli di dalam masjid."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan Bab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Haram hukumnya berjual beli di dalam masjid, karena masjid adalah pasar akhirat. Salah satu etikanya adalah menjauhkan masjid dari urusan dunia dan urusan-urusan lain yang tidak ada hubungannya dengan akhirat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   2. Larangan jual beli di dalam masjid tidak berarti akad jual beli yang terlanjur dilakukan di dalamnya tidak sah atau batal. Ibnu Khuzaimah berkata dalam kitab shahihnya dalam ‘Bab: Perintah mendo'akan kerugian atas orang yang berjual beli di dalam masjid dengan mengatakan, 'Semoga jual beli kalian tidak membawa keuntungan’!" Hal itu menunjukkan bahwa akad jual beli yang terlanjur dilakukan hukumnya sah. meski keduanya telah berdosa karena melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kemudian beliau berkata, "Sekiranya akad jual beli tersebut tidak sah, tentunya perkataan Rasulullah saw, 'Semoga Allah tidak memberi keuntungan dari jual beli kalian atau tidak ada artinya’."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Diadaptasi dari Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali, Al-Manaahisy Syar'iyyah fii Shahiihis Sunnah an-Nabawiyyah, atau Ensiklopedi Larangan menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah, terj. Abu Ihsan al-Atsari (Pustaka Imam Syafi'i, 2006), hlm. 1/406-407.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-8640850949958042675?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/8640850949958042675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=8640850949958042675' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8640850949958042675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/8640850949958042675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/haram-hukumnya-berjual-beli-di-dalam.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5094144390937420014</id><published>2008-09-18T08:27:00.002-07:00</published><updated>2008-09-18T08:41:47.885-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'></title><content type='html'>PANDANGAN ULAMA' MENGENAI GAMBAR &amp; LUKISAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan larangan membuat atau menggantung (menayangkan) gambar-gambar dari lukisan atau yang seumpamanya adalah dapat diperhatikan dengan baik daripada banyak hadis-hadis Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam (s.a.w.) yang sahih. Berikut dibawakan sebahagian daripadanya berserta beberapa fatwa ulama berkenaan dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman Kepada Pembuat/Pelukis Gambar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling mendapat siksa pada hari kiamat adalah para pembuat gambar (pelukis/pengukir). (Hadis Riwayat al-Bukhari dalam Kitab Pakaian (al-Libas), 5959. Muslim dalam bab yang sama, 2109)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada ‘Aun bin Abu Juhaifa, Ayahnya menyatakan, “Nabi melarang mengambil duit jual beli anjing dan darah, melarang kerja-kerja membuat tatoo dan mentatoo diri, melarang menerima atau memberi riba, dan juga mencela pembuat gambar”. (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Jual Beli (3/34), no. 299)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada ‘Aisyah dia menjelaskan, “Aku membeli sebuah bantal bergambar. Apabila Rasulullah melihat ia, dia berdiri di pintu dan tidak terus masuk ke rumah. Aku menyedari air mukanya berubah kelihatan seperti ada sesuatu yang tidak disukainya. Aku berkata, “Wahai Rasulullah, aku bertaubat kepada Allah dan Rasul-Nya, (tolong beritahu aku) apakah dosa ku?” Rasulullah berkata, “Ada apa dengan bantal ini?” Aku menjawab, “Aku membelinya untuk engkau agar dapat duduk dan bersandar padanya”. Rasulullah berkata, “Pembuat gambar ini akan di-azab pada hari kiamat.” Rasulullah menambah, “Malaikat (pembawa rahmat) tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat gambar”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Jual Beli (3/34), no. 318)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;antung-gambar.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Said bin Abu al-Hasan, “Ketika saya bersama Ibnu ‘Abbas, seorang lelaki datang dan berkata, “Wahai Ibnu Abbas, pendapatan (periuk nasi) saya adalah dari hasil kerja tangan saya dan kerja saya adalah membuat gambar-gambar ini”. Ibnu ‘Abbas berkata, “Saya sekadar memberi tahu apa yang saya dengar dari Rasulullah. Saya mendengar beliau bersabda, “Barang siapa membuat gambar dia akan di-azab oleh Allah sehingga dia mampu menghidupkannya dan sesungguhnya dia tidak akan berupaya untuk menghidupkannya”. Mendengarkan hal ini, lelaki itu menarik nafas panjang (mengeluh) dan mukanya menjadi pucat. Ibnu ‘Abbas berkata padanya, “Jika kamu masih tetap mahu untuk membuat gambar-gambar, saya menasihatkan agar kamu membuat gambar-gambar pokok (tumbuh-tumbuhan) dan sebarang gambar yang bukan berupa dari makhluk bernyawa”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Jual Beli (3/34), no. 428)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Ibnu ‘Abbas, “Aku mendengar Muhammad berkata, “Barang siapa membuat gambar di dunia ini, dia akan dipersoalkan serta diminta supaya memberikan nyawa kepada apa yang dilukiskannya pada hari kiamat nanti, tetapi dia tidak akan mampu melakukannya”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari Kitab Pakaian (7/72), no. 846)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar Yang Dilarang Adalah Gambar Berupa Makhluk Bernyawa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... Ibnu ‘Abbas berkata padanya, “Jika kamu masih tetap mahu untuk membuat gambar-gambar, saya menasihatkan agar kamu membuat gambar-gambar pokok (tumbuh-tumbuhan) dan sebarang gambar yang bukan berupa dari makhluk bernyawa”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Jual Beli (3/34), no. 428)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Ibnu ‘Abbas, “Abu Talha, seorang sahabat Rasulullah dan seorang sahabat yang pernah bersama dalam peperangan badar memberitahu kepadaku bahawa Rasulullah berkata, “Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar.” Yang dia maksudkan adalah gambar yang menyerupai makhluk bernyawa.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Ekspedisi Peperangan Bersama Nabi (5/59), no. 338)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Abu Talha, “Aku mendengar Rasulullah berkata, “Malaikat (Pembawa Rahmat) tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar yang berupa dari makhluk bernyawa”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Penciptaan (4/54), no. 448)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Rahmat Tidak Akan Memasuki Rumah Yang Mengandungi (Menayangkan/Memaparkan) Gambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Abu Talha, “Aku mendengar Rasulullah berkata, “Malaikat (Pembawa Rahmat) tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar yang berupa dari makhluk bernyawa”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Penciptaan (4/54), no. 448)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suatu ketika Malaikat Jibril berjanji kepada Nabi yang mana dia akan datang menemui Nabi, tetapi dia tidak datang-datang. Dan kemudiannya dia (Jibril) memberitahu, “Kami dari golongan malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya mengandungi gambar (berupa makhluk bernyawa) atau anjing.” (Hadis Riwayat al-Bukhari (4/54), no. 450)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Aisyah menyatakan bahawa Jibril (‘alaihis salam) berjanji dengan Rasulullah (s.a.w.) untuk menemuinya pada masa yang telah ditetapkan, namun pada masa yang tersebut, dia (Jibril) tidak datang. Kemudiannya Nabi mencampakkan tongkat di tangannya dan berkata, “Tidak pernah Allah dan utusannya (Malaikat Jibril) memungkiri janji”. Kemudian nabi terlihat dan menemui anak anjing di bawah katil dan berkata, “Aisyah, bila anjing ini masuk ke sini?” Dan beliau (‘Aisyah) menjawab, “Demi Allah, saya tidak tahu.” Kemudiannya Nabi mengarahkan dan anjing itu pun dikeluarkan. Tidak lama selepas itu, Jibril pun datang dan Rasulullah berkata kepadanya, “Engkau berjanji kepada saya dan saya menantikan engkau, tetapi engkau tidak datang-datang. Jibril pun menyatakan, “Di dalam rumah-mu ada anjing, di mana ia menghalang (saya untuk masuk), untuk kami (malaikat) tidak masuk rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar”.” (Hadis Riwayat Muslim, Kitab Pakaian &amp; Perhiasan (24), no. 5246)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Ibnu ‘Abbas, “Nabi pernah memasuki Ka’bah dan menemui di dalamnya (lukisan) gambar Nabi Ibrahim dan Mariam. Kemudiannya beliau berkata, “Benda apa ini? Bukankah mereka mengetahui bahawa malaikat tidak masuk rumah yang di dalamnya mengandungi gambar; termasuklah gambar (nabi) Ibrahim ini. Dan kenapa dia digambarkan sedang mempraktikkan meramal dengan anak panah?”.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Para Nabi (4/55), no. 570)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Ibnu ‘Abbas, “Abu Talha, seorang sahabat Rasulullah dan seorang sahabat yang pernah bersama dalam peperangan badar memberitahu kepadaku bahawa Rasulullah berkata, “Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar.” Yang dia maksudkan adalah gambar yang menyerupai makhluk bernyawa.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Ekspedisi Peperangan Bersama Nabi (5/59), no. 338)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Aisyah, Nabi menyatakan: “Malaikat (pembawa rahmat) tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat gambar.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Jual Beli (3/34), no. 318)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadis yang lain, patung/boneka juga menjadi faktor bahawa malaikat tidak memasuki rumah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Talha meriwayatkan, katanya, “Aku mendengar Rasulullah (s.a.w.) berkata: “Malaikat tidak memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing atau patung”.” (Hadis Riwayat Muslim, Kitab Pakaian &amp; Perhiasan, no. 5250)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan Para Ulama Berkenaan Gambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Hafiz Ibnu Hajar al-Atsqalani mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kata al-Khaththabi: dan gambar yang menghalangi masuknya malaikat ke dalam rumah adalah gambar yang padanya terpenuhi hal-hal yang haram, yakni gambar-gambar berupa makhluk yang bernyawa, yang tidak terpotong kepalanya atau tidak dihinakan. Dan bahawasanya dosa tukang gambar itu besar kerana gambar-gambar itu ada yang di-ibadahi selain ALLAH, selain itu gambar tersebut mudah menimbulkan fitnah (bahaya) bagi yang memandangnya (gambar wanita, tokoh, ulama, red).” (Dinukil dari Majalah Salafy, Edisi V/Zulhijjah/1416/1996. Judul asli - Fatwa Ulama tentang Hukum Gambar, oleh Syaikh Abdullah Bin Abdul Aziz bin Baz, mufti Saudi Arabia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam an-Nawawi mengatakan dalam kitabnya, Syarah Sahih Muslim:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sahabat kami dan para Ulama selain mereka mengatakan bahawa haramnya membuat gambar haiwan adalah sekeras-keras pengharamaan. Ini termasuk dosa besar kerana ancamannya juga amat besar, sama saja apakah ia dibuat untuk dihinakan atau tidak. Bahkan membuatnya jelas sekali haram kerana meniru ciptaan ALLAH. Sama saja apakah itu dilukis pada pakaian, permadani, mata wang, bejana, dinding atau lainnya. Adapun menggambar pepohonan dan sesuatu yang tidak bernyawa, tidak mengapa. Inilah hakikat hukum membuat gambar. Sedangkan gambar makhluk bernyawa, jika digantung/ditampal di dinding, di serban dan tindakan yang tidak termasuk menghinakannya, maka jelas hal itu terlarang. Sebaliknya bila dibentangkan dan dipijak sebagai alas kaki atau sebagai sandaran (setelah dipotong kepalanya, ed.) maka tidaklah haram dan tidak ada bezanya adakah gambar yang tersebut berjasad (mempunyai bayangan atau 3 dimensi) atau tidak. Ini adalah kesimpulan mazhab kami dalam masalah ini yang semakna dengan perkataan jumhur Ulama dari kalangan para Sahabat, Tabi’in, dan orang yang sesudah mereka (Tabi’ut Tabi’in). Ini juga pendapat Imam ats-Tsauri, Malik Bin Anas dan Abu Hanifah serta ulama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertikaian &amp; Pencerahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Aisyah Radiyallahu ‘anha (r.anha) ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya biasa bermain boneka (anak patung) di sisi Nabi Shallallahu ‘alaihi wasalam dan saya mempunyai beberapa orang teman yang bermain bersama saya. Maka jika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam masuk, mereka menutupinya dari beliau lalu berjalan sembunyi-sembunyi dan bermain bersama saya.” (Hadis Riwayat al-Bukhari Kitab al-Adab Bab al-Inbisaath ilaa an-Naas, Fath 10/526 dan Muslim kitab Fadhail ash-Shahabah Bab fii Fadhail Aisyah, an-Nawawi, 15/203 dan 204)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafiz Ibnu Hajar berkata dalam Fathul Bari tentang hadis ini, “Hadis ini dijadikan dalil bolehnya boneka dan mainan untuk bermain (mendidik) anak perempuan, dan sebagai pengkhususan dari keumuman larangan mengambil gambar. Iyadl juga menetapkan yang demikian dan ia menukil dari jumhur, bahawasanya mereka membolehkan boneka atau mainan ini untuk melatih dan mendidik anak-anak perempuan agar mengenal bagaimana mengatur rumah-tangga dan merawat anak-anak nantinya. Dan sebahagian ulama menyatakan hadis ini telah mansukh (telah dibatalkan). Ibnu Bathal cenderung pada pendapat ini dan ia menceritakan dari Abi Zaid dari Malik. Tetapi dari sini pula ad-Daudy merajihkan bahawa hadis Aisyah (di atas) mansukh. Sedang Ibnu Hibban dan Nasa’i membolehkan namun tidak membatasi untuk anak-anak kecil walaupun padanya ada perbincangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Baihaqi mengatakan setelah mentakhrij hadis-hadis tersebut: Telah tsabit (tetap) larangan tentang mengambil gambar. Maka kemungkinan rukhsah bagi Aisyah terjadi sebelum datangnya pengharaman. Ibnul Jauzi menetapkan yang demikian juga, sehingga beliau berkata: “Dan Abu Dawud dan an-Nasa’i dari sisi lain dari Aisyah (ia berkata): Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam datang dari perang Tabuk (Khaibar) {lalu menyebut hadis beliau mengoyakkan tirai yang tergantung di pintunya} Kemudian Aisyah melanjutkan, lalu beliau menyingkap sisi tirai di atas mainan Aisyah dan Beliau bersabda: “Apa ini hai Aisyah?”. Saya menjawab:”Boneka perempuan saya”. Beliau melihat kuda-kudaan bersayap yang dalam keadaan terikat, lalu bersabda: “Apakah ini?” Saya katakan: “Kuda bersayap dua. Tidakkah Anda mendengar bahawa Sulaiman 'alaihis salam mempunyai kuda yang bersayap? Beliau pun tertawa.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Khathabi berkata: Dalam hadis ini menunjukkan mainan untuk anak-anak perempuan tidaklah seperti semua gambar yang datang ancaman, hanya saja beliau memberikan keringanan bagi Aisyah kerana pada waktu itu Aisyah belum dewasa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafiz berkata: Penetapan dengan dalil ini ada perbincangan, akan tetapi kemungkinannya adalah kerana Aisyah waktu peristiwa perang Khaibar berusia 14 tahun dan waktu peristiwa perang Tabuk sudah baligh. Dengan demikian, ini menguatkan riwayat yang mengatakan hal itu terjadi pada peristiwa Khaibar dan mengumpulkannya dengan pendapat al-Khathabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sheikh Abdul Aziz bin Bazz, “Oleh kerana itu, jika hal ini telah difahami, maka meninggalkan gambar-gambar (boneka) itu adalah lebih selamat kerana padanya ada perkara yang meragukan. Mungkin penetapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bagi Aisyah itu sebelum munculnya perintah beliau untuk menghapus gambar-gambar. Dengan begitu hadis Aisyah ini menjadi mansukh dengan datangnya larangan dan perintah penghapusan gambar itu, kecuali yang terpotong kepalanya atau dihinakan, sebagaimana mazhab al-Baihaqi, Ibnul Jauzi dan Ibnu Bathal. Dan mungkin juga ini dikhususkan dari pelarangan itu (sebagaimana pendapat jumhur) untuk kemaslahatan pendidikan. Ini kerana permainan itu merupakan bentuk penghinaan atas gambar (boneka). Jadi, dengan kemungkinan ini maka lebih baik untuk meninggalkannya, sebagaimana pengamalan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam dari al-Hasan bin Ali bin Abu Thalib Radiyallahu ‘anhu (r.a):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tinggalkan apa yang meragukanmu kepada yang tidak meragukanmu.” (Hadis Riwayat Ahmad, 1/200. Disahihkan oleh Ahmad Syakir dalam tahqiqnya terhadap Musnad, 3/169. ath-Thayalisi, m.s. 163, no. 1178 dan al-Albani mensahihkannya dalam Jamius Shaghir, no. 3372 dan 3373)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dalam hadis berikut ini dari Nu’man bin Basyir Radiyallahu ‘anhu secara marfu’,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Dan di antara keduanya ada perkara-perkara syubhat yang kebanyakan manusia tidak mengetahuinya, maka siapa yang menjaga diri dari syubhat, maka dia telah membersihkan Dien (agama) dan kehormatannya. Dan barang siapa yang jatuh kepada yang haram, seperti penggembala sedang menggembalakan ternaknya di sekitar tempat yang di pagar (terlarang), hampir-hampir ia terjatuh padanya.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa-fatwa Ulama Masa Ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa Sheikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 - Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin ditanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa hukum mengenakan pakaian yang mengandungi gambar?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang dilarang untuk mengenakan pakaian yang bergambar haiwan atau manusia, dan juga dilarang untuk mengenakan serban serta jubah atau yang menyerupai itu yang di dalamnya terdapat gambar haiwan atau manusia atau makhluk bernyawa lainnya. Kerana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegaskan hal itu dengan sabdanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Malaikat enggan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat lukisan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu hendaklah seseorang tidak menyimpan atau memiliki gambar berupa foto-foto yang oleh sebahagian pihak dianggap sebagai album kenangan, maka wajib baginya untuk menanggalkan foto-foto tersebut, sama ada yang digantungkan di dinding, ataupun yang disimpan dalam album dan seumpamanya. Kerana keberadaan benda-benda tersebut menyebabkan malaikat enggan memasuki rumah mereka. Hadis yang menunjukkan hal itu adalah hadis yang sahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Wallahu a’lam. (Rujuk: Ibn Utsaimin, al-Majmu ‘ats-Tsamin, hal. 199)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 - Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin ditanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan segala hormatnya saya memohon penjelasan anda tentang hukum membuat gambar, sama ada dengan menggunakan tangan (melukis) atau dengan alat pembuat gambar (kamera), apa hukum menggantung gambar di atas dinding, dan apa hukum memiliki gambar hanya sekadar dijadikan sebagai kenangan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, selawat dan salam disampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta para sahabatnya.Melukis dengan tangan adalah perbuatan yang diharamkan, bahkan melukis adalah termasuk salah satu dosa besar, kerana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat para pembuat gambar (pelukis), sedangkan laknat tidak akan ditunjukan kecuali terhadap suatu dosa besar, sama ada yang digambar untuk tujuan mengungkapkan keindahan, atau yang dilukiskan (dijadikan gambar) sebagai model (bahan bantuan, ed.) bagi para pelajar, atau untuk hal-hal lainnya, maka hal itu adalah haram.&lt;br /&gt;Tetapi bila seseorang melukiskan (menjadikan gambar) dari bahagian tubuh, seperti tangan saja, maka hal itu diperbolehkan. Adapun mengambil gambar dengan menggunakan alat fotografi, maka hal itu diperbolehkan kerana tidak termasuk pada perbuatan melukis. Yang menjadi pertanyaan adalah: Apa maksud dari pengambilan gambar tersebut? Jika pengambilan gambar (pemotretan) itu adalah yang dimaksudkan agar dimiliki oleh seseorang meskipun hanya dijadikan sebagai kenangan, maka pengambilan gambar tersebut hukumnya menjadi haram, hal itu dikeranakan segala macam sarana bergantung dari tujuan untuk apa sarana tersebut dipergunakan, sedangkan memiliki gambar hukumnya adalah haram. Kerana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bahawa malaikat enggan memasuki rumah yang ada gambar di dalamnya, di mana hal itu menunjukkan kepada haramnya memiliki dan meletakkan gambar di dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun menggantungkan gambar atau foto di atas dinding adalah haram hukumnya sehingga tidak diperbolehkan untuk menggantungnya meskipun sekadar untuk kenangan, kerana malaikat enggan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar. (Rujukan: Fatwa-Fatwa Sheikh Ibn Utsaimin yang beliau tanda tangani, disalin dari kitab al-Fatawa asy-Syar’iyyah Fi al-Masa’il al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama al-Balad al-Haram, Edisi Indonesia “Fatwa-Fatwa Terkini-3”, Penyusun Khalid al-Juraisy, Penerjemah Amir Hamzah, Penerbit Darul Haq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 - Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin ditanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa hukum memakaikan baju pada anak-anak yang ada gambar bernyawa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahlul Ilmi (para ulama) menetapkan hukumnya haram memakaikan pakaian pada anak kecil yang dikenakan (dipakaikan) oleh orang dewasa. Pakaian yang bergambar hidup haram dipakai orang dewasa, demikian juga hukumnya tidak boleh dipakaikan untuk anak-anak. Dan memang demikian hukumnya. Sepatutnya kaum muslimin memboikot model/fesyen pakaian yang seperti ini agar orang-orang yang berniat jahat dan rosak tidak menyusup masuk kepada kita melalui sudut-sudut ini. Kalau benar-benar diboikot maka mereka tidak akan menemukan saluran untuk memasuki ke negeri kita. (Majmu’ Fatawa wa Rasa’il, 3/158)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa Sheikh Abdul Aziz bin Bazz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 – Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh Abdul Aziz bin Baz ditanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa hukum menggantung lukisan di rumah dan tempat-tempat lainnya”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya adalah haram jika gambar tersebut adalah gambar makhluk bernyawa, sama ada manusia atau selainnya... (Rujukan: Ibn Baz, Kitab ad-Da’wah, hal. 19-20. Disalin dari buku al-Fatawa asy-Syar’iyyah fi al-Masa’il al-Ashriyyah min Fatawa Ulama al-Balad al-Haram, Edisi Indonesia - Fatwa-Fatwa Terkini-3, Terbitan Darul Haq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 - Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh Abdul Aziz bin Baz ditanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa hukumnya menyimpan patung di rumah sekadar untuk hiasan dan bukan untuk disembah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim tidak diperbolehkan untuk menggantung gambar atau pun menghiasi rumahnya dengan hai wan yang diawetkan, sama ada diletakkan di atas meja ataupun kursi, hal itu disebabkan keumuman hadis dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan tentang haramnya menggantung gambar dan meletakkan patung di dalam rumah atau tempat-tempat lainnya. Kerana benda-benda tersebut merupakan sarana untuk berlaku syirik kepada Allah, dan dalam hal-hal yang demikian terdapat penyerupaan terhadap makhluk ciptaan Allah dan perbuatan tersebut sama seperti perbuatan menentang Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun perbuatan menyimpan haiwan yang diawetkan adalah perbuatan yang merosakkan, padahal syari’at Islam yang sempurna diturunkan untuk membersihkan segala macam perantara (tawassul) atau sarana yang dapat membawa kepada kemusyrikan dan kesesatan. Hal yang demikian pernah terjadi pada kaum Nuh di mana mereka melakukan kemusyrikan disebabkan lukisan yang menggambarkan lima orang sholeh pada masa mereka. Kaum Nuh memasang/meletakkan lukisan tersebut di majlis-majlis, sebagaimana yang Allah terangkan dalam al-Qur’an dengan firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan mereka berkata, Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwa’, yaghuts, ya’uq dan nasr’. Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia).” (Surah Nuh: 23-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kita harus bersikap berhati-hati terhadap penyerupaan orang-orang dalam perbuatan mereka yang mungkar yang dapat menjerumuskan kita kepada kemusyrikan.Dalam sebuah hadis sahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahawa beliau berkata kepada Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah engkau tinggalkan patung kecuali engkau telah membuatnya menjadi tidak berbentuk, dan jangan pula meninggalkan kuburan yang menjulang tinggi (membukit) kecuali engkau meratakannya.” (Hadis Riwayat Muslim dalam al-Jana’iz, no. 969)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadis lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang paling mendapat siksa pada hari kiamat adalah para pembuat gambar (pelukis).” (Hadis Riwayat al-Bukhari dalam Kitab Pakaian, no. 5959. Muslim dalam bab yang sama, 2109)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali hadis yang menerangkan tentang hal ini. Semoga Allah memberikan petunjuk. ((Rujukan: Ibn Baz, Kitab Ad-Da’wah, hal. 18-19. Disalin dari buku al-Fatawa asy-Syar’iyyah fi al-Masa’il al-Ashriyyah min Fatawa Ulama al-Balad al-Haram, Edisi Indonesia - Fatwa-Fatwa Terkini-3, Terbitan Darul Haq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain-lain Fatwa (Dipetik/diterjemahkan dari http://fatwa-online.com/)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 - Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah hukum mengambil gambar photografi untuk keperluan atau ditayangkan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengambil atau membuat gambar yang berupa dari makhluk bernyawa (sama ada manusia atau haiwan) adalah haram, kecuali bagi tujuan yang amat diperlukan/mendesak, seperti untuk dokumen kerakyatan, passport, dan pengenalan identiti penjenayah bagi tujuan menahan (menangkap/memberkas) dan sebarang apa yang seumpama dengan hal tersebut yang mana sememangnya menuntut keperluan. (Fatwa oleh: Anggota Tetap Penyelidikan Islam &amp; Fatwa yang terdiri daripada, Sheikh 'Abdur-Razzaaq 'Afeefee, Sheikh 'Abdullaah Ibn Ghudayyaan, Sheikh 'Abdullaah Ibn Munee', dan Majlis Fatwa al-Lajnah ad-Daa’imah lil-Buhooth al-‘Ilmiyyah wal-Iftaa, Jil. 1, m/s. 660, Persoalan 3 dari fatwa no. 260)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 – Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah hukumnya memiliki/membeli majalah yang mana di dalamnya mengandungi gambar?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki/membeli majalah yang di dalamnya mengandungi gambar adalah dibenarkan jika tujuannya adalah untuk manfaat dari kandungannya yang di sana mengandungi maklumat berguna. Dan sewajarnya kepada mereka yang memiliki majalah tersebut hendaklah menghapuskan gambar-gambar yang terdapat di dalamnya. Walau bagaimanapun jika tujuan memiliki/membeli majalah tersebut adalah untuk memiliki gambar-gambar yang terdapat di dalamnya, maka untuk itu adalah tidak dibenarkan. (Fatwa oleh: Anggota Tetap Penyelidikan Islam &amp; Fatwa yang terdiri daripada, Sheikh Abdul Aziz bin Bazz, Sheikh 'Abdur-Razzaaq 'Afeefee, Sheikh 'Abdullaah Ibn Ghudayyaan, Sheikh 'Abdullaah Ibn Munee', dan Majlis Fatwa al-Lajnah ad-Daa’imah lil-Buhooth al-‘Ilmiyyah wal-Iftaa, Jil. 1, m/s. 691, Persoalan 2 dari fatwa no. 3079)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://fiqh-sunnah.blogspot.com/2008/05/94-larangan-membuat-mengg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5094144390937420014?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5094144390937420014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5094144390937420014' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5094144390937420014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5094144390937420014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/pandangan-ulama-mengenai-gambar-lukisan.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-4438836013244870950</id><published>2008-09-18T08:27:00.001-07:00</published><updated>2008-09-18T08:33:41.199-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadis'/><title type='text'></title><content type='html'>Larangan dalam Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya ia mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa mendengar seseorang yang menanyakan - mencari - sesuatu benda yang hilang dalam masjid, maka hendaklah ia mengucapkan: "Semoga Allah tidak mengembalikan apa-apa yang hilang itu kepadamu, sebab sesungguhnya masjid itu tidaklah didirikan untuk keperluan itu." (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dari Abu Hurairah r.a. pula bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Jikalau engkau semua melihat seseorang menjual atau membeli - yakni berjual beli - dalam masjid, maka katakanlah: "Semoga Allah tidak memberikan keuntungan pada daganganmu." Juga jikalau engkau semua melihat ada orang yang menanyakan - mencari -sesuatu yang hilang, maka katakanlah: "Semoga Allah tidak mengembalikan sesuatu yang hilang itu padamu." Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahawa ini adalah Hadis hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dari Buraidah r.a. bahawasanya ada seorang lelaki menanyakan - sesuatu yang hilang - di masjid, lalu ia berkata: "Siapakah yang dapat menunjukkan kepada saya unta merah - yang menjadi miliknya? Kemudian Rasulullah s.a.w. bersabda: "Semoga engkau tidak dapat menemukannya lagi. Masjid didirikan untuk keperluan ibadat dan keperluan Iain-Iain yang berhubungan dengan keagamaan. (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dari 'Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari neneknya lelaki r.a. bahawasanya Rasulullah s.a.w. melarang dari berjual beli di dalam masjid dan kalau sesuatu yang hilang itu ditanyakan - yakni dicari dengan menanya-nanyakan kepada orang lain - di dalamnya, juga kalau sesuatu sya'ir diucapkan di dalamnya pula," - tetapi kalau sya'ir itu mengandungi isi puji-pujian kepada Nabi s.a.w., untuk ketauhidan dan yang berisikan ilmu pengetahuan yang dituntut oleh agama, maka tidak ada salahnya. Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Termidzi dan ia mengatakan bahawa ini adalah Hadis hasan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-4438836013244870950?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/4438836013244870950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=4438836013244870950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4438836013244870950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4438836013244870950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/larangan-dalam-masjid-1.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-7823413985503527336</id><published>2008-09-18T08:27:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T08:29:12.802-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'></title><content type='html'>Hukum Berniaga di Dalam Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah terus-menerus memberikan karunia ilmu yang besar buat pak ustadz untuk mengajar dan membangun ummat ini. Pertanyaan saya kali ini adalah berkaitan hukum berniaga di dalam masjid, boleh atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahu saya ada sebuah hadith yang menyebut tentang hal ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Amru al-Ass berkata bahawa Nabi s. A. W. Melarang jual beli di dalam masjid. (Mafhum hadith riwayat Tirmizi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi beberapa kali sewaktu qiamullail di masjid dekat universitas tempat saya belajar, ada di kalangan teman-teman saya sering membawa barang-barang jualan seperti makanan dan buku-buku lalu berjualan di dalam masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga ada membuat kajian tentang arsitektur masjid di seluruh dunia dan saya dapati ada di antara masjid lama seperti Masjid Wazir Khan di Pakistan, yang dibina sewaktu Empayar Mughal, mempunyai ruangan toko-toko kecil di dalamnya untuk orang berniaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi bingung kerana teman-teman saya bukan kalangan orang yang rendah ilmu agamanya dan saya kira tidak mungkin pemimpin Islam zaman dulu membangun toko-toko di dalam masjid itu sewenang-wenangnya dengan tidak mengkaji kebolehannya dari segi syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pula hukumnya kalau kita mahu mempromosi barang-barang jualan kita di dalam masjid tetapi urusan jual beli dibuat di luar masjid. Contohnya seorang penceramah selesai ceramah di masjid mengajak orang untuk membeli kaset dan buku tulisannya yang ada di luar masjid, atau dengan melekat iklan-iklan di dinding atau papan notis dalam masjid. Boleh atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon penjelasan yang seksama dari pak ustadz dengan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadith baginda Rasulullah S. A. W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian, terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wafiy&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang anda sampaikan tentang larangan melakukan jual beli di dalam masjid memang ada dasarnya, yaitu sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده قال, "نهى رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ عن الشراء والبيع في المسجد أخرجه أحمد في مسنده وأبو داود&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Amru bin Sy'aib ra dari ayahnya dari kakeknya berkata, "Rasulullah SAW melarang berjual beli di dalam masjid." (HR Ahmad dalam Musnadnya dan Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumhur ulama selain Al-Hanafiyah mengatakan bahwa larangan untuk berjual beli di dalam masjid adalah larangan yang bersifat mutlak. Sehingga semua jenis jual beli, baik yang nilainya besar apalagi yang nilainya kecil, hukumnya haram. Baik jual beli itu bersifat darurat atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mazhab Al-Hanafiyah yang punya latar belakang khusus dalam masalah jual beli di dalam masjid. Mereka masih memberikan keluasan untuk terjadinya jual beli di dalam masjid, bila memang sangat diperlukan. Misalnya, sangat diperlukannya kitab-kitab yang diperlukan dalam kajian agama. Dan kitab itu bagian dari taklim yang memang bagian dari peran sebuah masjid sebagai pusat ilmu pengetahuan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mazhab inimembolehkan hal itu selama nilainya kecil. Sedangkan yang nilainya besar tidak dibolehkan oleh mereka. Maka jual beli kitab antara pihak percetakan dan distributornya lebih merupakan bisnis ketimbang kebutuhan darurat di dalam sebuah masjid. Sehingga hal itu termasuk dalamlarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wilayah 'Suci' dan 'Sakral' Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, larangan untuk berjual beli di dalam masjid sesunguhnya berlaku bila dilakukan di dalam wilayah 'suci' dan 'sakral' yang ada di dalam masjid. Di luar itu, meski masih merupakan asset masjid, namuntidak termasuk wilayah 'suci' dan 'sakral', sehingga hukum larangan itu tidak berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya halaman atau pelataran masjid, sesungguhnya kebanyakan pengurus masjid tidak mengikrarkannya sebagai wilayah suci dan sakral. Termasuk juga tempat wudhu, WC, toilet, gudang, atau tempat pembuangan sampah. Bahkan selasar (teras) masjid pun sering kali tidak termasuk wilayah yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa batasannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batasannya sederahana saja, yaitu ikrar dari pengurus masjid. Entah apa istilah lainnya, DKM atau takmir. Intinya, penanggung jawab masjid adalah pihak yang bertanggungjawab sekaligus punya wewenang untuk menetapkan garis batasnya. Dan ketetapan dari takmir ini mungkin saja dikoreksi dan diperbaharui berdasarkan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contohnya adalah yang dilakukan oleh salah satu takmir masjid di bilangan pusat kota Jakarta. Karena kekurangan ruangan untuk sekolah, maka takmir masjid mengikrarkan bahwa lantai 3 masjid itu untuk ruang kelas dan sekolah. Padahal sebelumnya termasuk ruang shalat. Dengan demikian, murid yang sedang haidh tetap bisa masuk kelas, meski ruang kelasnya adalah lantai 3 gedung masjid. Semua ditentukan oleh ikrar dari pengurus masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga urusan jual beli di masjid, asalkan dilakukan di luar wilayah suci dan sakral, hukumnya tidak terkena larangan. Karena bukan termasuk ke dalam hadits yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Sarwat, Lc&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-7823413985503527336?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/7823413985503527336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=7823413985503527336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7823413985503527336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7823413985503527336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/hukum-berniaga-di-dalam-masjid.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-6475540522213159107</id><published>2008-09-15T23:27:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T23:53:36.901-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>Assalamu'alaikum.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;belakangan ini hampir tiap hari ku sempatkan u mengecek email&lt;br /&gt;tapi email ini selalu terlewatkan&lt;br /&gt;judulnya  : &lt;br /&gt;" RENUNGAN HARI INI "&lt;br /&gt;d kirim o seorang teman..&lt;br /&gt;tanpa pikir panjang langsung saja ku baca&lt;br /&gt;saat selesai tanpa terasa mata ini sudah berkaca2..&lt;br /&gt;tak bisa ku ukirkan apa yg kurasa saat ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku yakin kebanyakan dari teman2&lt;br /&gt;mungkin sudah mengetahuinya&lt;br /&gt;namun...tetap saja ingin ku bagi :)&lt;br /&gt;mudah2an..bagi yg belum tau dapat menjadi pencerahan&lt;br /&gt;dan bagi yg sudah tau..bisa lebih memacu semangat qta&lt;br /&gt;amin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk direnungkan dan diambil pelajaran.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renung-renungkan dan selamat beramal..&lt;br /&gt;Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju Mekah......., aku bertanya pada Ibu.&lt;br /&gt;'Ibu, kataku, ada cerita apa yang menarik dari Umrah....?' Maklum, ini pertama kali aku ber Umrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Ibu, memberikan Tausyiahnya.&lt;br /&gt;Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel dimana saya bergabung untuk Umrah di&lt;br /&gt;bulan July 2007 yang lalu.&lt;br /&gt;Kebetulan umrahku dimulai di Madinah dulu selama 4 hari, baru ke Mekah.&lt;br /&gt;Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan Kabah. Jadi aku punya kesempatan untuk bertanya tentang Umrah.&lt;br /&gt;Ibu berkata...,* Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup*&lt;br /&gt;Keningku berkerut.... ....'Sedikit sekali Allah memanggil kita..?'&lt;br /&gt;Ibu tersenyum. 'Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?'&lt;br /&gt;Saya menggelengkan kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Panggilan pertama adalah* **Azan*', ujar Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas&lt;br /&gt;terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita sholat,&lt;br /&gt;sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah. Tetapi Allah masih fleksibel,&lt;br /&gt;Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak&lt;br /&gt;sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih&lt;br /&gt;memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik&lt;br /&gt;umatNya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan&lt;br /&gt;membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terpekur.... .mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan sholat karena kerjalah, pacaranlah, maen game dan seabrek kegiatan lain yg kesemuannya hanya bersifat duniawi. Masya Allah.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu melanjutkan, 'Shinta, Panggilan yang kedua adalah panggilan* Umrah/Haji*&lt;br /&gt;Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan&lt;br /&gt;panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran' . Hamba yang satu mendapatkan&lt;br /&gt;kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain. Jalan nya bermacam-macam.&lt;br /&gt;Yang tidak punya uwang menjadi punya uwang, yang tidak merancang pula akan pergi, ada yang memang merancang dan terkabul. Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik Allahuma Labaik/&lt;br /&gt;Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua.&lt;br /&gt;Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali. Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah bagi yang mampu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata saya semakin berkaca-kaca. ........Subhanal lah...... .saya datang&lt;br /&gt;menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan.....Alhamdulill ah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Dan panggilan ke-3', lanjut Ibu, 'adalah* KEMATIAN*. Panggilan yang kita&lt;br /&gt;jawab dengan amal kita. Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan&lt;br /&gt;tanda&lt;br /&gt;tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan&lt;br /&gt;gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu Shinta,&lt;br /&gt;manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. ..Jawablah 3 panggilan Allah dengan&lt;br /&gt;hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah.... .......Insya Allah syurga adalah&lt;br /&gt;balasannya.. ...'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi , saya sujud bertaubat pada  Allah&lt;br /&gt;karena kelalaian saya dalam menjawab panggilanNya. ....Kala itu hati saya makin yakin akan kebesaranNya, kasih sayangNya dan dengan semangat menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan berniat..... ....Aku menjawab panggilan UmrahMu, ya Allah, Tuhan Semesta Alam........ **&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Huraisy*&lt;br /&gt;*Pada hari kiamat akan keluar seekor binatang dari neraka jahanam yang&lt;br /&gt;bernama 'Huraisy' berasal dari anak kala jengking. Besarnya Huraisy ini&lt;br /&gt;dari timur hingga ke barat. Panjangnya pula seperti jarak langit dan bumi.&lt;br /&gt;Malaikat Jibril bertanya : 'Hai Huraisy! Engkau hendak ke mana dan siapa&lt;br /&gt;yang kau cari?' Huraisy pun menjawab, 'Aku mahu mencari lima orang.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, orang yang meninggalkan sembahyang.&lt;br /&gt;Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan zakat.&lt;br /&gt;Ketiga, orang yang durhaka kepada ibubapanya.&lt;br /&gt;Keempat, orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.&lt;br /&gt;Kelima, orang yang suka minum arak.'*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampaikan pesanan ini biarpn 1 ayat.. &lt;br /&gt;Wallahualam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-6475540522213159107?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/6475540522213159107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=6475540522213159107' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6475540522213159107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6475540522213159107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/assalamualaikum.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-688756938675627598</id><published>2008-09-11T21:34:00.000-07:00</published><updated>2008-09-12T00:18:25.376-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'></title><content type='html'>Sholat Witir, Sesudah Tarawih atau Setelah Tahajud?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hukumnya sholat Witir?&lt;br /&gt;Ali r.a. berkata, "Sebenarnya witir itu bukanlah fardhu sebagaimana shalat-shalat lima waktu yang diwajibkan. Hanya saja Rasulullah saw setelah berwitir pernah bersabda, 'Wahai Ahlul-Qur'an, kerjakanlah sholat witir sebab Allah itu Witir (Maha Esa) dana suka sekali kepada perkar-perkara yang ganjil" (HR Ahmad dan Ash-habus Sunan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan sebaiknya melakukan sholat witir?&lt;br /&gt;Abu Mas'ud Al-Anshari r.a. juga berkata "Rasulullah saw. itu mengerjakan sholat witir pada awal malam. Kadang-kadang pula dipertengahan malam dan kadang-kadang pula pada penghabisan malam itu" (HR Ahmad dengan sanad yang sahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, "Barangsiapa yang merasa tidak akan sanggup bangun pada akhir malam, sebaiknya ia berwitir pada permulaan malam. Akan tetapi, barangsiapa yang merasa sanggup bangun pada akhir malam, sebaiknya ia berwitir pada akhir malam itu. Sebab mengerjakan shalat pada akhir malam itu dihadiri dan disaksikan oleh malaikat. Oleh karena itu, ia lebih utama" (HR Ahmad, Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir r.a. pula bahwa Rasulullah saw. bersabda kepada Abu Bakar, "Bilakah engkau berwitir?" Abu Bakar menjawab, "Pada permulaan malam sesudah shalat isya." Lalu beliau saw. bertanya kepada Umar, "Bilakah engkau berwitir wahai Umar?" Umar menjawab, "Pada akhir malam." Kemudaian Rasulullah saw bersabda, "Engkau ini wahai Abu Bakar suka berhati-hati, sedangkan engkau wahai Umar telan menunjukkan sikap keteguhanmu." (HR Ahmad, Abu Dawud, Hakim dan katanya hadist ini sahih menurut syarat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah Sholat Witir saat Tarawih, bolehkah sholat Tahajud lagi?&lt;br /&gt;Seseorang yang telah mengerjakan sholat witir, lalu ingin sholat lagi, keadaan seperti ini boleh saja dilakukan.Akan tetapi jangan mengulangi lagi sholat witir untuk kedua kalinya&lt;br /&gt;Hal ini berdasarkan riwayat Abu Dawud, Nasa'i dan Tirmidzi yang menganggapnya hasan, Ali R.A. berkata : "Aku mendengar Rasulullah bersabda,'Tidak ada dua kali witir dalam semalam'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Aisyah R.A. : "Nabi S.A.W. membaca salam sampai kita dapat mendengarnya, lalu beliau mengerjakan sholat dua rakaat berikutnya setelah membaca salam tadi dalam keadaan duduk." (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Salamah R.A. berkata :&lt;br /&gt;"Nabi S.A.W. pernah mengerjakan sholat dua rakaat sesudah witir dalam keadaan duduk" (HR Ahmad,Daud,Tirmidzi dll)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-688756938675627598?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/688756938675627598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=688756938675627598' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/688756938675627598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/688756938675627598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/sholat-witir-sesudah-tarawih-atau.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-3122667263613606509</id><published>2008-09-11T21:25:00.000-07:00</published><updated>2008-09-11T21:30:45.967-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'></title><content type='html'>Pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah perbedaan sholat tarawih dengan sholat tahajud?&lt;br /&gt;apakah jika sudah sholat tarawih tidak perlu sholat tahajud?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wasalaikum&lt;br /&gt;terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendriya Waskita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Shalat Tarawih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang populer dalam jumlah rakaat shalat malam yang dilakukan Rasulullah adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 11 rakaat terdiri dari 4 rakaat x 2 + 3 rakaat witir. Ini sesuai dengan hadist A'isyah yang diriwayatkan Bukhari.&lt;br /&gt;   2. 11 rakaat terdiri dari 4 rakaat x 2 + 2 rakaat witir + 1 witir. Ini sesuai dengan hadist Ai'syah riwayat Muslim.&lt;br /&gt;   3. 11 rakaat terdiri dari 2 rakaat x 4 &amp; 2 rakaat witir + 1 witir. Ini juga diriwayatkan oleh Muslim.&lt;br /&gt;   4. Ada juga riwayat Ibnu Hibban yang mengatakan 8 rakaat + witir.&lt;br /&gt;   5. Ada juga riwayat yang mengatakan 13 rakaat termasuk witir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah diantara riwayat-riwayat yang sahih shalat malam yang dilakukan oleh Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus untuk bulan Ramadhan Rasulullah pernah shalat berjamaah bersama sahabat, kemudian hari berikutnya beliau tidak lagi melakukan hal yang sama, ketika ditanya alasannya, beliau menjawab karena khawatir diwajibkan. Kemudian pada masa Umar bin Khattab, karena orang berbeda-beda, sebagian ada yang shalat dan ada yang tidak shalat, maka Umar ingin agar umat Islam nampak seragam, lalu disuruhlah agar umat Islam berjamaah di masjid dengan shalat berjamah dengan imam Ubay bin Ka'b. Itulah yang kemudian populer dengan sebutan shalat tarawih, artinya istirahat, karena mereka melakukan istirahat setiap selasai melakukan shalat 4 rakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyebutkan perbedaan riwayat mengenai jumlah rakaat yang dilakukan pada saat itu : ada yang mengatakan 13 rakaat, ada yang mengatakan 21 rakaat, ada yang mengatakan 23 rakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus rakaat shalat tarawih, ada juga yang mengatakan 36 rakaat plus 3 witir, ini diriwayatkan pada masa Umar bin Abdul Aziz. Ada juga yang meriwayatkan 41 rakaat. Bahkan ada yang meriwayatkan 40 rakaat plus 7 rakaat witir. Riwayat dari imam Malik beliau melaksanakan 36 rakaat plus 3 rakaat witir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan masyarakat Indonesia yang mayoritas bermadzhab Syafi'i melaksanakan shalat Tarawih 20 rakaat atau 11 rakaat, termasuk witir. Kedua cara ini sama-sama mempunyai landasan dalil yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat tarawih bisa juga disebut shalat qiyamullail, yaitu shalat yang tujuannya menghidupkan malam bulan Ramadhan. Penamaan shalat tarawih tersebut belum muncul pada zaman Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Shalat Tahajud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salat tahajud itu artinya salat malam setelah tidur sejenak. Tahajud berasal dari bahasa Arab "tahajjud", dari kata dasar "hajada" yang berarti "tidur" dan juga berarti "salat di malam hari". Orang yang melakukan salat malam disebut "haajid". Jadi bertahajud artinya melakukan salat sunat di malam hari, setelah tidur. Semua salat sunat yang dikerjakan di malam hari setelah tidur, dengan demikian, disebut salat tahajud atau salat malam (shalatullail).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat tahjud hukumnya sunnah muakkadah bagi umat Islam. Bagi Rasulullah hukumnya sunnah. Dalam riwayat Muslim dikatakan "Sebaik-baik shalat setelah shalat fardlu, adalah shalat pada malam hari". Jenisnya macam-macam, bisa salat hajat, salat witir, salat tasbih, dan sunat mutlak, atau mungkin juga shalat tarawih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melakukan tahajud disunatkan memulainya dengan salat sunat dua rekaat yang ringan (tidak panjang). Kata Nabi saw: "Jika salah satu di antara kalian melakukan salat malam, hendaknya memulainya dengan dua rekaat yang ringan".[Riwayat Muslim, Abu Daud, dan Ahmad].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu silahkan melakukan salat sepuasnya, sekuatnya. Boleh berupa salat hajat (salat hajat ini boleh juga dilakukan di siang hari), salat tasbih, atau salat sunat mutlak (sunat mutlak ini maksudnya asal salat saja dua rekaat, niatnya salat sunat). Semua salat dilakukan dua rekaat-dua rekaat. Kecuali salat witir yang boleh disambung menjadi 3 rekaat, disertai tahiyat awal pada rekaat kedua (sebelum berdiri menuju rekaat ketiga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salat tahajud hendaknya diakhiri dengan salat witir. Jadi urutannya, witir dilaksanakan paling akhir, sekiranya setelah itu tidak melakukan salat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Shalat Witir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara madzhab-madzhab fikih, hanya Abu Hanifah yang berpendapat wajibnya shalat witir. Sementara yang lain hanya menganggapnya sebagai sunnat muakkad [kesunaatan yang benar-benar dianjurkan]. Bahkan kedua murid Abu Hanifah sebagai pemegang otoritas utama madzhab Hanafiyah juga beranggapan sama, yakni hanya sunnat muakkad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat witir adalah "shalat ganjil", yang didasarkan pada hadits Nabi Muhammad: "Sesungguhnya Allah adalah witr [ganjil] dan mincintai witr [HR. Abu Daud]. Shalat ini dimaksudkan sebagai pemungkas waktu malam untuk "mengganjili" shalat-shalat yang genap. Karena itu, dianjurkan untuk menjadikannya akhir shalat malam. Apabila seseorang berkehendak untuk shalat tahajjud pada malam hari, maka sebaiknya ia tidak menunaikan salat witir menjelang tidur, tapi melaksanakannya setelah shalat tahajjud. Namun jika ia tidak bermaksud demikian, maka sebelum tidur, ia dianjurkan untuk menunaikannya. Walhasil, shalat witir adalah shalat yang dilaksanakan paling akhir diantara shalat-shalat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW mengatakan: "Jadikanlah witir akhir shalat kalian di waktu malam". [HR. Bukhari]. "Barang siapa takut tidak bangun di akhir malam, maka witirlah pada awal malam, dan barang siapa berkeinginan untuk bangun di akhir malam, maka witirlah di akhir malam, karena sesungguhnya shalat pada akhir malam masyhudah ("disaksikan") [HR. Muslim].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun waktunya adalah setelah shalat 'Isya hingga fajar. Kata Nabi Muhammad SAW: "Sesungguhnya Allâh telah membantu kalian dengan shalat yang lebih baik daripada kekayaan rajakaya, yaitu shalat witir. Maka kemudian Allâh menjadikannya untuk kalian [agar dilaksanakan] mulai dari 'Isya hingga terbit fajar". [HR. lima sunan selain Annasâiy]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat witir boleh dilaksanakan tiga rakaat langsung dengan sekali salam, atau dua rakaat salam kemudian dilanjutkan dengan satu rakaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Dewan Asatidz Pesantren Virtual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB. :&lt;br /&gt;Boleh saja melaksanakan shalat tahajud, meskipun setelah shalat tarawih. Sebaiknya dengan mengikuti shalat tarawih berjamaah, namun tidak mengikuti shalat witir, sebab yang lebih afdal menempatkan shalat witir di akhir shalat malam. Usai tahajud baru melaksanakan shalat witir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-3122667263613606509?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/3122667263613606509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=3122667263613606509' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3122667263613606509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/3122667263613606509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/pertanyaan-assalamualaikum.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-6949184260614833693</id><published>2008-09-08T03:06:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T03:07:00.990-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peringatan'/><title type='text'></title><content type='html'>Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.&lt;br /&gt;Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.&lt;br /&gt;Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.&lt;br /&gt;Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS al-Jumu’ah, 62:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kematian datang secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat&lt;br /&gt;Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .&lt;br /&gt;Ka’b al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93)&lt;br /&gt;(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun". (Malaikat menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan". Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.&lt;br /&gt;Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Amin !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Tulisan Oleh : NN, dikumpulkan dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-6949184260614833693?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/6949184260614833693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=6949184260614833693' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6949184260614833693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/6949184260614833693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/dahsyatnya-proses-sakaratul-maut-demi.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-4775190630363146164</id><published>2008-09-08T01:30:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T03:03:09.056-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>Benarkah Orang Baik Belum Tentu Masuk Surga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Bunda Theresa yang sepanjang usia nya dibaktikan untuk umat miskin India harus masuk neraka ? &lt;br /&gt;Apakah Paus Paulus II yang pernah menjamu calon pembunuhnya dengan baik hingga si calon pembunuhpun membatalkan rencana pembunuhan tersebut juga tak pantas masuk surga ?&lt;br /&gt;Apakah Mahatma Gandi yang secara lembut, sabar dan selalu menggunakan jalan damai untuk membela kemerdekaan rakyat India juga harus masuk neraka ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pula dengan sebagian dari milyaran umat manusia non Islam yang baik hati, apakah mereka harus masuk neraka dibanding sebagian dari milyaran umat Islam tapi buruk perilakunya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Akhlak Menentukan Seseorang Masuk Surga atau Tidak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu jawaban yang singkat, jelas dan tegas untuk pertanyaan tersebut yaitu, “kalau memang akhlak dijadikan patokan oleh Tuhan untuk menentukan pantas tidaknya seseorang masuk surga, maka agama tidak diperlukan lagi di muka bumi ini”&lt;br /&gt;Kalau memang akhlak kriteria utama menentukan masuk surga atau tidaknya seseorang, maka untuk apa lagi agama, karena tanpa agama saja orang bisa berbuat baik. Di negeri atheis seperti di Rusia, China, atau di negeri sekuler seperti Eropa dan Amerika, ditemukan banyak orang yang tak beragama tapi memiliki akhlak yang luar biasa baiknya. Tidak usah jauh-jauh, pasti kita sering menemukan diantara teman atau tetangga kita akhlaknya sangat baik, ia mengaku punya agama tapi tak pernah sholat atau ke gereja, tapi nyatanya akhlaknya lebih baik dari umat Islam yang rajin beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat baik adalah fitrah yang diberikan Allah sejak kita didalam kandungan. Fitrah (sifat-sifat baik) adalah kecenderungan manusia untuk berbuat kebaikan, seperti halnya binatang buas diberi Allah kecenderungan untuk bersifat buas, mereka akan tetap buas walaupun manusia berusaha menjinakkannya. Hawa nafsu dan pilihan manusia sendiri yang membuat seorang manusia menjadi jahat dan berperilaku buruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits qudsi Allah SWT berfirman : &lt;br /&gt;“Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan hanif (lurus) semuanya. Dan sesungguhnya mereka didatangi oleh setan yang menyebabkan mereka tersesat dari agama mereka” (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menganugerahi manusia kesempatan untuk memilih yang baik atau yang buruk sesuai firman Allah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.&lt;br /&gt; (QS, Al-Balad 90 : 10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.” &lt;br /&gt;(QS, Al-Insaan 76 : 3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setan berusaha mengaburkan jalan yang benar sehingga jalan yang baik oleh manusia dikira sesat, dan jalan yang sesat dikira benar. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Al Baqarah 2 : 216) : &lt;br /&gt;“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tujuan tulisan ini sama sekali bukan untuk menyatakan bahwa akhlak yang baik tidak penting, atau menjadi muslim yang berperilaku buruk lebih baik daripada non-Islam yang baik hati. Tujuan tulian ini agar kita menyadari bahwa Tuhan tidak menuntut dari manusia sekedar akhlak yang baik, tapi juga ada hal lain yang lebih utama dibanding akhlak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Akhlak Seorang Muslim Yang Baik Sekalipun Tidak Cukup Untuk Membuatnya Masuk Surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu :&lt;br /&gt; "Kenapa pundakmu itu ?"&lt;br /&gt; Jawab anak muda itu : &lt;br /&gt;"Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya". &lt;br /&gt;Lalu anak muda itu bertanya &lt;br /&gt;" Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW sangat terharu mendengarnya, sambil memeluk anak muda itu ia berkata : &lt;br /&gt;"Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan oleh pengorbanan dan kebaikanmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita terhadap anaknya. Kita merasa sudah cukup, tapi dalam perhitungan Allah nilai jasa kedua orang tua pada anaknya jauh lebih besar nilainya dari yang dibayangkan manusia. Pasti ada sesuatu perbuatan lain yang harus kita lakukan untuk memperbanyak balas budi kita pada kedua orang tua kita. Diantaranya dengan cara menjadi anak yang sholeh dan selalu mendoakan kedua orangtua kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membalas budi kedua orang tua saja kita tidak akan pernah sanggup, apalagi membalas kebaikan Tuhan yang mengkaruniakan kita fitrah kasih sayang pada kedua orang tua kita, yang mengkaruniakan kita mata yang mampu melihat, telinga yang mampu mendengar, lidah yang mampu merasakan kelezatan makanan, yang telah mengkaruniakan kita udara secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perspektif yang sama antara hadits tersebut barusan dengan hadits berikut ini. Rasulullah SAW pernah berkata, &lt;br /&gt;“Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga”. Lalu para sahabat bertanya: “Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?”. &lt;br /&gt;Jawab Rasulullah SAW :&lt;br /&gt; “Amal soleh sayapun juga tidak cukup”.&lt;br /&gt;Lalu para sahabat kembali bertanya : &lt;br /&gt;“Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?” .&lt;br /&gt;Nabi SAW kembali menjawab : &lt;br /&gt;“Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata”. Jadi sholat kita, puasa kita, taqarub kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah. Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa makna dari kedua hadits tersebut diatas ? Yaitu bahwa perbuatan baik (akhlak) dan ibadah kita ternyata tidak mampu untuk mendapatkan tiket ke surga. Hanya karena rahmat-Nya lah kita bisa ke surga. Akhlak dan amal ibadah juga tidak cukup menjamin kita terbebas dari api neraka, hanya ampunan-Nya lah yang bisa membuat kita terbebas dari api neraka. Karena itu kita diminta banyak memohon rahmat dan ampunan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan berikutnya (dikaitkan dengan judul tulisan ini) adalah apa syaratnya agar doa kita untuk memohon rahmat dan memohon ampunan Allah bisa diterima ?&lt;br /&gt;Tidak semua orang diberi rahmat surga, dan tidak semua orang diberi ampunan dari ancaman neraka. Karena itu Allah menentukan syarat utamanya adalah beriman kepada-Nya dan rasul-Nya (melalui syahadat). Ia harus memiliki aqidah yang benar, memahami siapa Tuhan yang disembahnya dengan benar, apa yang dimaui-Nya, bagaimana cara mencintai-Nya. Inilah syarat utama agar permohonan rahmat dan ampunan kita bisa diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Benar Anggapan Bahwa Sifat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang Akan Membuat Allah Tidak Mungkin (Tega) Menghukum Orang Yang Baik Hati ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhirat kelak orang yang tidak beriman kepada Allah akan membawa amal kebaikannya ke hadapan Allah, tapi kemudian Allah tidak menerimanya, seperti tersebut dalam Al Qur’an surat Al Furqan ayat 23, “Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat seorang pembantu yang bekerja keras pada majikannya, setiap hari ia bangun pagi membersihkan rumah, mencuci pakaian, menyapu halaman, menjaga keselamatan anak majikan selama majikan bekerja diluar. Namun sang pembantu yang rajin ini ternyata tidak sopan dalam kata dan perilaku, Sang pembantu tidak mau berusaha memperbaiki sikapnya ini pada atasannya, karena ia mempunyai pendapat sendiri tak mungkin majikan akan memecatnya karena ia sudah bekerja sangat keras dan merawat anak-anak majikannya dengan baik. Ia tidak juga berusaha mencari tahu apa yang diinginkan sang majikan. Padahal jelas sang majikan sudah menulis tatatertib dan uraian kerja pembantu rumah tangga, diantaranya disebutkan bahwa kesopanan adalah syarat terpenting bekerja di rumah majikan tersebut. Bahkan terkadang ia sombong dan keras hati serta menyimpulkan sendiri bahwa sebagai orang yang berintelektual tinggi seharusnya majikannya bisa menerima kekurangan sang pembantu. Iapun kaget ketika di akhir bulan, sang majikan memecatnya dengan alasan tidak sopan. Ia protes tapi majikannya punya hak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analogi sederhana ini, menyiratkan bahwa agar doa, ampunan, amal dan ibadah kita bisa diterima Allah hendaknya kita mengenal Allah secara baik, melalui perenungan dan makrifatullah. Kitapun sebagai hamba Allah perlu mencari tahu apa sebenarnya syarat utama yang diinginkan Allah agar segala amal ibadah dan akhlak baik kita diterima Allah. Tidak susah mengenal Allah karena karya-Nya ada disekeliling kita, yaitu alam semesta ini, bahkan Ia telah memperkenalkan diri-Nya pada manusia melalui kitab-kitab suci dan ajaran nabi-Nya. Dengan mengenal allah secara baik kita akan tahu bahwa Allah sangatlah penyayang, demikian sabar dengan kelemahan manusia, terlalu banyak kesalahan kita yang dimaafkan-Nya, bahkan kita akan tahu bahwa terlalu berlebihan kalau keimanan, amal ibadah dan kebaikan kita dibalas dengan surga yang luar biasa nikmatnya. Dengan hati yang bersih dan ilmu yang cukup juga akan memudahkan kita memahami mengapa Allah mengancam orang-orang tidak beriman dan yang buruk akhlaknya dengan neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memahami Allah dengan menggunakan kemampuan akal manusia adalah sia-sia, karena hakikat sifat-sifat Allah tidak dicerna oleh akal manusia, tapi oleh hati manusia. Hati manusia akan membantu kita memahami Allah, karena didalam hati bersemayam fitrah manusia yang salah satunya memiliki sifat-sifat cinta kepada Allah. Hatipun perlu dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran (sifat sombong, dengki, kikir, dsbnya) agar fitrah manusia bisa diaktifkan untuk memahami sifat-sifat Allah dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa Mengenal Sifat Allah Dengan Baik Maka Sia-sialah Akhlak Baik, Amal dan Ibadah Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui pengenalan yang baik terhadap Allah melalui cara-cara yang diatur dalam Qur’an dan hadits, akan kita temukan bahwa Allah mensyaratkan aqidah Islam yang benar sebelum segala amal ibadahnya diterima. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah adalah hal yang pokok yang membedakan Islam dengan agama lainnya. Aqidah adalah fondasi bangunan seorang umat Muslim, sedang ibadah (syariah) adalah dinding bangunan seorang Muslim, lalu akhlak adalah atapnya. Tanpa fondasi maka ia pun tidak bisa mendirikan bangunan diri seorang Muslim, tanpa aqidah yang benar dan lurus iapun tidak pantas disebut seorang Muslim. Tanpa ibadah yang sesuai syariah Islam, iapun belum sempurna untuk dikatakan sebagai sebuah bangunan yang bernama Muslim. Demikian pula, tanpa Atap yang bernama akhlak, bangunan yang bernama Muslim ini belum utuh dan akan mudah rusak oleh hujan dan panas. Muslim yang baik wajib memiliki ketiga syarat ini (aqidah, ibadah dan akhlak) secara lengkap, tidak kurang satupun, dan harus sempurna. Bila aqidahnya salah, maka kekal lah ia di neraka, bila ibadah dan akhlak buruk maka ia ‘mungkin’ masih berpeluang masuk surga setelah di’cuci’ dulu di neraka. Semoga kita tidak termasuk sebagai orang yang di’cuci’ dulu, apalagi kekal, di neraka. Mumpung kita masih hidup di dunia ini, semoga kita diberi ilmu oleh Allah SWT mengenai kedahsyatan akhirat dan neraka, supaya kita tidak menggampangkan diri untuk menganggap bahwa di’cuci’ di neraka adalah bukan masalah besar. Tidak untuk sedetikpun ! Naudzu billah min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah adalah apa yang diyakini seseorang, bebas dari keraguan. Aqidah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikitpun bagi orang yang meyakininya. Aqidah merupakan perbuatan hati, yaitu kepercayaan hati dan pembenarannya kepada sesuatu. Aqidah Islam merupakan syarat pokok menjadi seorang mukmin, dan merupakan syarat sahnya semua amal kita. Untuk memperoleh aqidah yang lurus kita perlu mempelajari dan memahami sifat-sifat Allah dan apa-apa yang disukai dan dibenci Allah. Tanpa aqidah yang lurus maka amal ibadah kita tidak diterima-Nya. Salah satu hal yang paling dibenci Allah SWT adalah syirik, yaitu mensejajarkan diri-Nya dengan makhluk atau benda ciptaan-Nya. Allah berfirman, “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang yang merugi” (QS, Az-Zumar: 65). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah adalah tauqifiyah, artinya tidak bisa ditetapkan kecuali dengan dalil, dan tidak ada medan ijtihad atau berpendapat didalamnya. Sumbernya hanya al-Qur’an dan as-Sunnah, sebab tidak ada yang lebih mengetahui tentang sifat-sifat Allah selain Allah sendiri. Aqidah Islamiyah adalah keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah SWT dengan segala pelaksanaan kewajiban, bertauhid dan ta’at kepada-Nya, beriman kepada Malaikat-Malaikat-Nya, Rasul-Rasul-Nya, Kitab-Kitab-Nya, hari akhir, taqdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang sudah shahih tentang Prinsip-Prinsip Agama (Ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, beriman kepada apa yang menjadi ijma’ (konsensus) dari Salafush Shalih, serta seluruh berita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiah maupun secara amaliyah yang telah ditetapkan menurut al-Qur-an dan as-Sunnah yang shahih serta ijma’ Salafush Shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pentingnya aqidah dalam Islam, sehingga pelurusan aqidah adalah dakwah yang pertama-tama dilakukan para rasul Allah, setelah itu baru mereka mengajarkan perintah agama (syariat) yang lain. Didalam Al Qur’an, surat Al-A’raf ayat 59, 65, 73 dan 85, tertulis beberapa kali ajakan para nabi, “Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan selain-Nya”. Dengan demikian ilmu Tauhid sebagai ilmu yang menjelaskan aqidah yang lurus, merupakan ilmu pokok yang harus dipahami sebaik mungkin oleh setiap umat Islam yang ingin memperdalam ilmu agamanya. Tanpa aqidah yang benar seseorang akan terbenam dalam keraguan dan berbagai prasangka, yang lama kelamaan akan menutup pandangannya dan menjauhkannya dari jalan hidup kebahagiaan. Tanpa aqidah yang lurus seseorang akan mudah dipengaruhi dan dibuat ragu oleh berbagai informasi yang menyesatkan keimanan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : tulisan oleh Abdillah M.U &amp; diedit sedikit oleh The-SecretQalbu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-4775190630363146164?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/4775190630363146164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=4775190630363146164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4775190630363146164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4775190630363146164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/benarkah-orang-baik-belum-tentu-masuk.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-7856069496335392914</id><published>2008-09-05T21:55:00.000-07:00</published><updated>2008-09-05T21:56:18.590-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Saudari2^qu'/><title type='text'></title><content type='html'>Istimewanya Wanita Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum feminis bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat saja peraturan dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.&lt;br /&gt;Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.&lt;br /&gt;Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.&lt;br /&gt;Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.&lt;br /&gt;Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.&lt;br /&gt;Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak perlu taat pd isterinya.&lt;br /&gt;talak terletak di tgn suami dan bukan isteri.&lt;br /&gt;Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan nifas yg tak ada pada lelaki.&lt;br /&gt;makanya mereka nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda yg mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah bandingannya dgn seorg wanita. Wanita perlu taat kpd suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4 org lelaki ini: Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui mana mana pintu Syurga yg disukainya cukup dgn 4 syarat saja : Sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorg lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya ALLAH ... demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... kan?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-7856069496335392914?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/7856069496335392914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=7856069496335392914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7856069496335392914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7856069496335392914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/istimewanya-wanita-islam-kaum-feminis.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-7342038417863001186</id><published>2008-09-03T08:22:00.000-07:00</published><updated>2008-09-03T08:27:17.709-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(99, 32, 53); font-family: Helvetica; font-size: 13px; "&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title" style="margin-top: 13px; margin-right: 0px; margin-bottom: 13px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; color: rgb(186, 71, 107); font-size: 140%; "&gt;&lt;a href="http://101lovepoem.blogspot.com/2007_07_15_archive.html#4995248807930174029" style="font-weight: bold; color: rgb(186, 71, 107); text-decoration: none; "&gt;Ku Ingin Kau Memeluk^qu&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header-line-1"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_fVMHgs3NdOI/RpsOtwHOQOI/AAAAAAAAAFc/uTHiddrpAiQ/s1600-h/%E3%85%87.JPG" style="color: rgb(191, 39, 126); font-weight: bold; "&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_fVMHgs3NdOI/RpsOtwHOQOI/AAAAAAAAAFc/uTHiddrpAiQ/s200/%E3%85%87.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5087676383217205474" border="0" style="margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; display: block; text-align: center; cursor: pointer; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p dir="ltr" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana; line-height: 1.4em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; height: 1%; overflow-x: visible; overflow-y: visible; "&gt;&lt;span style="font-size: 85%; "&gt;Kadang-kadang ada hari dimana aku marah&lt;br /&gt;tanpa alasan yang jelas&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 204, 204); "&gt;dimana aku menangis dan bersedih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hanya karna masalah sepele&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir="ltr" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana; line-height: 1.4em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; height: 1%; overflow-x: visible; overflow-y: visible; "&gt;&lt;span style="font-size: 85%; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir="ltr" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana; line-height: 1.4em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; height: 1%; overflow-x: visible; overflow-y: visible; "&gt;&lt;span style="font-size: 85%; "&gt;Di hari yang tidak berpihak padaku,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 204, 204); "&gt;hari yang sangat melelahkan....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rasanya aku ingin marah&lt;br /&gt;kepada semua orang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 102, 102); "&gt;&lt;/div&gt;&lt;p dir="ltr" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana; line-height: 1.4em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; height: 1%; overflow-x: visible; overflow-y: visible; "&gt;&lt;span style="font-size: 85%; "&gt;&lt;br /&gt;Walaupun beribu-ribu kali meyakinkan diri sendiri&lt;br /&gt;semuanya akan baik-baik saja&lt;br /&gt;Walaupun sudah berusaha keras&lt;br /&gt;untuk tersenyum menghadapi semuanya&lt;br /&gt;Namun ada hari dimana aku&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 204, 204); "&gt;bahkan tak bisa menghibur diriku sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(0, 204, 204); font-weight: bold; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;p dir="ltr" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana; line-height: 1.4em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; height: 1%; overflow-x: visible; overflow-y: visible; "&gt;&lt;span style="font-size: 85%; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir="ltr" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana; line-height: 1.4em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; height: 1%; overflow-x: visible; overflow-y: visible; "&gt;&lt;span style="font-size: 85%; "&gt;Kalau begitu...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir="ltr" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 102); font-family: verdana; line-height: 1.4em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; height: 1%; overflow-x: visible; overflow-y: visible; "&gt;&lt;span style="font-size: 85%; "&gt;Ku Mohon&lt;br /&gt;Jangan bertanya alasan mengapa aku seperti itu...&lt;br /&gt;Jangan bertanya apa-apa padaku&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 204, 204); "&gt;Cukuplah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kau merangkulku membawaku dalam pelukanmu&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 204, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-7342038417863001186?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/7342038417863001186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=7342038417863001186' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7342038417863001186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/7342038417863001186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/09/ku-ingin-kau-memelukqu-kadang-kadang.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_fVMHgs3NdOI/RpsOtwHOQOI/AAAAAAAAAFc/uTHiddrpAiQ/s72-c/%E3%85%87.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-2230673997206875617</id><published>2008-08-14T23:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-15T01:15:05.846-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lentera Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div id="ln0"&gt;tak terasa satu tahun tlah berlalu..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln0');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln1"&gt;waktu terasa begitu cepat berlalu,&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln1');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln2"&gt;jarum jam seperti berlari&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln2');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln3"&gt;dan waktu tak pernah berhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln3');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln4');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln5"&gt;dan saya ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln5');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln6"&gt;daging benyawa ini terbuai oleh gemerlapnya dunia..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln6');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln7"&gt;terbuai..terpana..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln7');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln8"&gt;mencoba mengikuti dan&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln8');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln9"&gt;tanpa sadar telah d peralat&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln9');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln10"&gt;di perbudak dri sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln10');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln11');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln12"&gt;terlupa bahwa harta, kekuasaan dan wanita bukanlah tujuan hidup..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln12');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln13"&gt;terlupa ada hidup sesudah mati..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln13');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln14"&gt;terlupa bahwa semua perbuatan,&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln14');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln15"&gt;semua harta,&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln15');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln16"&gt;kekuasaan,&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln16');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln17"&gt;wanita yg kita miliki&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln17');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln18"&gt;akan d minta pertanggungan jawabnya kelak..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln18');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln19');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln20"&gt;&lt;br /&gt;begitu banyak dosa ini..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln20');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln21"&gt;sholat yang sering kulalaikan..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln21');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln22"&gt;sholat ku yg tak khusuk&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln22');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln23"&gt;ucapan, perbuatan, tindak tanduk yang sering tak sesuai dg tuntunan dan syariat islam&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln23');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln24');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln25"&gt;mudah-mudahan aku masih di beri kesempatan u memperbaiki diri&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln25');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln26"&gt;menghapus semua dosa ini..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln26');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln27"&gt;masih d beri kesempatan menyambut datangnya Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln27');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln28');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln29"&gt;&lt;br /&gt;kini..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln29');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln30"&gt;saatnya berdiam diri sejenak&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln30');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln31"&gt;mengintrospeksi diri,&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln31');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln32"&gt;sejauh mana kaki melangkah..sejauh mana tangan terayunkan..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln32');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln33');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln34"&gt;untuk apa umur yang sudah 24 tahun kujalani&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln34');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln35"&gt;untuk apa harta, ilmu, dan tubuh ini&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln35');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln36"&gt;apa yg telah kulakukan selama 24 tahun ini..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln36');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln37"&gt;apakah telah sesuai dengan syariat islam..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln37');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln38"&gt;apakah bisa menjadi bekalku di kampung akhirat..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln38');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln39"&gt;ato justru akan menjadi bebanku kelak..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln39');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln40');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln41"&gt;&lt;br /&gt;Mari sejenak berhenti dari kesibukan duniawi..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln41');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln42"&gt;mari sejenak meyelami diri&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln42');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln43"&gt;mari sejenak merenung..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln43');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln44');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln45"&gt;saya lahir th 1984..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln45');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln46"&gt;sebelum itu d mana saya..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln46');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln47"&gt;kenapa saya terlahir kedunia..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln47');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln48"&gt;siapa yang mencipta saya..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln48');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln49"&gt;untuk apa saya tercipta..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln49');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln50"&gt;dimana ayah yg dulu bersama sama dengan saya..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln50');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln51"&gt;dimana nenek, kakek, saudara dan teman yang dulu masih bermain bersama..?&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln51');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln52');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln53"&gt;kemana hidup setelah  mati..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln53');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln54');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln55"&gt;tinggal berapa lama lagi waktu yg masih tersisa..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln55');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln56"&gt;apa yang sudah saya perbuat u bekal d kampung akhirat..??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln56');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln57"&gt;apakah bekal itu cukup u perjalanan panjang kelak.??&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln57');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln58');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln59"&gt;semoga allah masih memberiku kesempatan u memperbaiki diri..&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln59');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln60"&gt;menyambut datangnya ramadhan&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln60');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln61"&gt;dan beribadah sebaik mungkin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln61');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln62');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln63"&gt;besok malam.. hari ke-15 d bulan syakban/yg di kenal dg malam Nisfu Syakban.&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln63');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln64"&gt;Malam Nisfu Syakban dimuliakan oleh sebagian kaum Muslimin karena pada malam itu ada dua Malaikat Raqib dan Atib yang mencatat amal perbuatan manusia sehari-hari menyerahkan catatan-catatan amal tersebut kepada Allah SWT. Pada malam itu pula catatan-catatan itu ditukar dengan yang baru.&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln64');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln65');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln66"&gt;Tentu kita ingin lembaran akhir sebagai penutup buku, kita isi dengan amal-amal shaleh dan sewaktu-waktu buku dan lembaran baru dibuka, kita lakukan pula amalan baru yang lebih shaleh, lebih bermanfaat, lebih berguna dan lebih tulus dan ikhlas.&lt;/div&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln66');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln67');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;/script&gt;&lt;div id="ln68"&gt;Amin...!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-2230673997206875617?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/2230673997206875617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=2230673997206875617' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2230673997206875617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2230673997206875617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/08/tak-terasa-satu-tahun-tlah-berlalu.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5155325793105009270</id><published>2008-08-14T20:50:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T23:23:12.111-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="lf secttl"&gt;   &lt;span id="thread_subject_site"&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SYAKBAN YANG TERLUPAKAN   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bulan Syakban....&lt;br /&gt;yah bulan Syakban tlah datang bahkan hampir pergi, lagi2 dan lagi bulan ini terlupakan :(&lt;br /&gt;Lagi lagi saya lupa berpuasa di bulan ini, saya lupa berbuat banyak kebaikan,  padahal jauh dari hati yg paling dalam saya sadar betul betapa banyak dosa diri ini, saya lupa karena asyik dalam persoalan kehidupan, terbuai oleh kehidupan dunia yg tak berkesudahan, terbuai oleh gegap gempita dan hirukpikuk dunia yang ku tahu fana dan akan segera berakhir ini.. sehingga bulan Syakban datang dan pergi tanpa terasa dan tanpa disadari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan kemudian datanglah bulan yg selalu kita nanti nanti, Bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;Akibatnya bulan Syakban yang terjepit antara dua bulan besar dan bulan penting itu ( Rajab dan Ramadhan) seakan-akan terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Syakban adalah bulan yang diangkatkan Tuhan sgala amal-amalan kita, saya ingin diangkatkan amal-amal saya ketika sedang berpuasa. Untuk itulah walau sekarang sudah telat  saya mencoba membuat tulisan yang membahas perihal bulan Syakban ini, lebih-lebih tentang yang selama ini kita kenal dengan Nisfu Syakban,. Agar besok klo saya lupa teman2 bisa mengingatkan ;D&lt;br /&gt;eh iya besok hari ke-15 lo pren (16-08-08)..&lt;br /&gt;puasa yah..!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artikel ini saya dapat dari hasil browsing d dunia maya ini, berikut  mau saya bagi dengan loe-loe pade..&lt;br /&gt;duh bahasanye ;P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisfy Syakban adalah hari atau malam pertengahan bulan Syakban (15 Syakban).&lt;br /&gt;Nisfu artinya setengah atau seperdua dan Syakban adalah bulan ke delapan dalam perhitungan tahun hijrah. Kata Syakban berasal dari data syi’ab atau jalan di atas gunung. Dikatakan Syakban karena di jalan itu ditemui berbagai jalan untuk menuju kebaikan-kebaikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Malam Nisfu Syakban dimuliakan oleh sebagian kaum Muslimin karena pada malam itu ada dua Malaikat Raqib dan Atib yang mencatat amal perbuatan manusia sehari-hari menyerahkan catatan-catatan amal tersebut kepada Allah SWT. Pada malam itu pula catatan-catatan itu ditukar dengan yang baru. Tentu kita ingin lembaran akhir sebagai penutup buku, kita isi dengan amal-amal shaleh dan sewaktu-waktu buku dan lembaran baru dibuka, kita lakukan pula amalan baru yang lebih shaleh, lebih bermanfaat, lebih berguna dan lebih tulus dan ikhlas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Disamping itu menurut beberapa riwayat dan catatan yang saya peroleh, pada malam nisfu Syakban turun beberapa kebaikan dari Allah untuk Hamba-Nya yang berbuat baik pada malam tersebut. Kebaikan itu antara lain berupa Syafaat (pertolongan), Maghfirah (keampunan), dan pembebasan manusia dari siksaan azab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan demikian malam nisfu syakban dinamakan juga malam syafaat malam maghfirah dan malam pembebasan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Malam Syafaat, Imam Al-Gazali berkata pada malam ketiga belas Syakban Allah SWT memberikan kepada hamba-hambaNya sepertiga syafaat, pada malam 14 diberikan-Nya pula 2/3 syafaat dan pada malam ke 15 diberikan-Nya syafaat itu penuh. Hanya yang tidak memperoleh syafaat ialah orang-orang yang sengaja lari pari padaNya.&lt;br /&gt;Malam Maghfirah karena pada malam itu Allah menurunkan keampunan-Nya kepada segenap penduduk bumi. Sabda Rasul : “Tatkala datang Nisfu Syakban Allah memberikan ampunan-Nya bagi penghuni Bumi, kecuali bagi orang yang syirik dan berpaling dari pada-Nya.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Malam pembebasan ; karena pada malam itu Allah membebaskan manusia dari siksaan api neraka. Sabda Nabi pada Aisyiah :”Wahai Humaira’ apa yang engkau perbuat malam ini? Malam ini adalah malam Nisfu Syakban, dimana Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung memberikan kebebasan dari neraka Laksana banyaknya bulu kambing Bani Kalb, kecuali enam yaitu : orang yang tak berhenti minum khamar, orang yang mencerca kedua orang tuanya, orang yang membangun tempat berzina, orang yang suka menaikkan harga secara aniaya, petugas cukai yang tidak jujur, dan tukang fitnah.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bulan Syafaat telah tiba, bulan pertolongan pun telah datang, bulan keampunan dan bulan pembebasan, dan syafaat itu datang dari Allah. Dan Allah yang menentukan siapa yang akan diberikanNya syafaat dan siapa yang tidak. Marilah kita berlomba-lomba mencari dan mendapatkan pertolongan syafaat dari Allah. Bulan ini bulan Syakban. Pintunya terbuka lebar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Datanglah padaNya, ketuklah pintu-Nya, beramal dan berbuat baiklah agar syafaat itu dicurahkanNya. Untuk itu semua saya teringat akan sebuah Firman Suci-Nya dalam Al-Quran surat Az-Zumar ayat 44 :&lt;br /&gt;“Katakanlah, “ Hanya kepunyaan Allah syafaat itu, semuanya kepunyaan-Nya, kerajaan langit dan Bumi. Kemudian kepada-Nyalah kami dikembalikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berpuasa..&lt;br /&gt;mari kita sambut Ramadhan...&lt;br /&gt;:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5155325793105009270?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5155325793105009270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5155325793105009270' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5155325793105009270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5155325793105009270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/08/syakban-yang-terlupakan-bulan-syakban.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-2175327349878816635</id><published>2008-07-29T00:39:00.000-07:00</published><updated>2008-07-29T00:48:01.477-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara Kerja'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://triatmojo.wordpress.com/2007/04/17/tips-sukses-dalam-wawancara-kerja/" title="Permalink"&gt;Tips sukses dalam wawancara kerja&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;                                  &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Ceritakan tentang diri anda &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar. “Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau “Ceritakan sesuatu tentang anda”, banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. “Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya.”&lt;br /&gt;Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. “Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah,” kata Erina Collins.&lt;br /&gt;Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik. Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin-poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Hati-hati pertanyaan jebakan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara. Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan membuat anda seringkali kelepasan bicara. Dalam hal ini, Erina memberi contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa ia memutuskan pindah kerja. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ketika itu saya tanya ‘apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?’ dan pelamar itu menjawab ’saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya naik.’ Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang dia ungkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya,” ungkap Erina.&lt;br /&gt;Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab “saya menginginkan ritme kerja yang teratur dan terjadwal. Mengenai gaji, sebenarnya di tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada peluang untuk peningkatan gaji.” Atau kalau anda ditanya tentang kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab “saya sering telat dan lupa waktu.” Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya “kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda.” atau “saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat.” &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti “Sudah punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?” sering ditanggapi buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya “Sudah, rencananya kami akan menikah akhir tahun ini.” Padahal, menurut Erina, jawaban itu bisa jadi penutup peluang kerja anda. “Perusahaan selalu ingin diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan mereka, terutama pada awal masa kerja. Jawaban bahwa anda akan menikah dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan,” ujar Erina sambil menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab “sudah, tapi sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum memutuskan untuk menikah.” &lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Semangat dan bahasa tubuh &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara, karena memberi kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya, tangan dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan tidak berlebihan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyum untuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan. Kurangi kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” dan sebaiknya gunakan “saya pikir…”, “menurut pendapat saya..”, “saya yakin…”, “saya optimis…”. Kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” mengesankan anda lebih sering menduga, menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai persoalan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam wawancara kerja. Selamat bersaing! (Lily Bertha Kartika/ berbagai sumber) &lt;/p&gt; &lt;p&gt;KETERAMPILAN PALING DICARI PERUSAHAAN&lt;br /&gt;Apakah anda punya salahsatunya ..?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir anda juga ditentukan keterampilan yang anda miliki dan dapat anda ‘jual’ pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya, anda dapat meningkatkan keterampilan yang anda miliki lho, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir anda dalam waktu dekat. Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Keterampilan bahasa asing&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada jaman modern seperti ini, penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Keterampilan teknis tentang mesin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini, teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.&lt;br /&gt;3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia&lt;br /&gt;Umumnya, perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang HTML, Visual Basic, Unix atau SQL Server, anda akan menjadi salahsatu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Keterampilan Mengajar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap ‘dikejar’ banyak perusahaan untuk memberikan ’short course’ bagi pegawai mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Keterampilan manajemen keuangan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. Keterampilan memecahkan masalah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PERUBAHAN PARADIGMA DALAM PENGEMBANGAN KARIER&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karier merupakan sesuatu yang amat penting dalam kehidupan pribadi maupun sosial seseorang. Dalam konsultasi karier di Kompas banyak pertanyaan berkisar pada pengembangan karier, baik dari kalangan non manajer maupun manajer.&lt;br /&gt;Misalnya: Saya sekarang sudah bekerja di suatu jabatan selama 5 tahun. Kapan waktu yang tepat untuk pindah jabatan atau naik jabatan? Bagaimana meningkatkan karier dalam situasi bisnis yang tidak menentu? “Organisasi tempat saya bekerja tidak memungkinkan saya untuk naik pangkat, apakah yang harus saya lakukan dalam pengembangan karier saya? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tulisan ini membahas mengenai perubahan yang terjadi dalam pola karier seseorang dan bagaimana strategi kita agar pengembangan karier kita dapat terjamin. Pengembangan karier tradisional &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangan tradisional, pengembangan karier merupakan tanggung jawab suatu organisasi yang menyiapkan karyawan dengan kualifikasi dan pengalaman tertentu, agar pada waktu dibutuhkan organisasi sudah memiliki karyawan dengan kualifikasi tertentu. Sifatnya paternalistik, dari atas kebawah dan tersentralisasi.&lt;br /&gt;Jadi yang dilakukan karyawan adalah bekerja sebaik mungkin, mengikuti semua pelatihan yang diberikan, menunggu kesempatan kenaikan jabatan dan biasanya menurut saja menduduki jabatan yang ditawarkan oleh perusahaan.&lt;br /&gt;Pengembangan karier tradisional pada umumnya berupa kenaikan karier secara vertikal dari satu jenjang pekerjaan tertentu ke jenjang berikutnya. Jadi seseorang diharapkan mendalami suatu bidang pekerjaan tertentu kemudian menduduki jabatan manajerial. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan karier yang sifatnya vertikal dimungkinkan karena bentuk organisasi yang sifatnya hirarkis/birokratis. Pengembangan karier tradisional kurang memberikan kesempatan kepada seseorang yang memiliki kompetensi teknikal yang tinggi namun tidak memiliki kemampuan manajerial., karena tidak tersedia jalur spesialis.&lt;br /&gt;Namun beberapa perusahaan besar yang mempunyai sistem pelatihan dan pengembangan yang terintegrasi memberikan kesempatan kepada para karyawannya untuk pindah jalur profesi atau memberikan kesempatan kepada karyawannya menjadi generalis.&lt;br /&gt;Tantangan Lingkungan Bisnis &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangan eksternal seperti globalisasi, persaingan, kemajuan teknologi, tuntutan pelanggan, mendorong suatu organisasi untuk berubah. Situasi ekonomi serta persaingan yang tajam mendorong organisasi melakukan restrukturisasi, perampingan organisasi, desentralisasi, merger, pemanfaatan IT dsb. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Struktur organisasi yang bersifat hirarkis dianggap terlalu lamban untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Organisasi dalam situasi yang sangat dinamis harus mampu bergerak secara cepat dan luwes.&lt;br /&gt;Struktur organisasi yang lebih datar/ horisontal dianggap lebih tepat untuk keadaan sekarang karena jarak antara konsumen dengan pengambil keputusan lebih dekat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan struktur organisasi yang bersifat network dimana suatu organisasi hanya memiliki pusat yang kecil dan fungsi fungsi organisasi dilaksanakan secara outsourcing., dianggap sebagai struktur yang cocok untuk situasi ini.&lt;br /&gt;Tantangan lingkungan bisnis ini membuat rasa aman karyawan menjadi hilang. Tempat seseorang dalam suatu organisasi tiba-tiba bisa hilang. Hal ini dapat menimbulkan masalah besar dalam kehidupan seseorang.&lt;br /&gt;Seseorang tidak dapat lagi menggantungkan hidupnya pada organisasi. Tanggung jawab pengembangan karier seseorang didorong menjadi tanggung jawab individu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seseorang harus mencari nilai tambah bagi dirinya sendiri sehingga lebih luwes dalam mencari pekerjaan termasuk menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri (entrepreneurship). Job security yang hilang harus digantikan menjadi career security.&lt;br /&gt;Paradigma Baru Pengembangan Karier &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejalan dengan perubahan struktur organisasi maka pengembangan karier yang bersifat tradisional dianggap tidak cukup luwes untuk memunuhi kebutuhan organisasi dan karyawan pada saat ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangan dunia bisnis menuntut pola kerja yang sifatnya lintas fungsi dan tim kerja. Seseorang yang bekerja di bidang pemasaran harus memiliki pengetahuan keuangan, sumber daya manusia, produksi atau operasi. Seseorang dapat pula mengembangkan karier ke bidang spesialis dan profesional tanpa harus melalui bidang manajerial. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada beberapa perusahaan imbalan yang diterima oleh seorang profesional dapat melebihi imbalan dari seorang manajer. Pilihan penting lain adalah menciptakan lapangan kerja untuk anda sendiri dan orang lain. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah orang-orang yang berani mangambil risiko, peka terhadap tantangan bisnis dapat memilih alternatif ini. Jadi arah pengembangan karier pada saat ini lebih variatif, bisa vertikal, horisontal, dapat juga horisontal dulu kemudian vertikal. Agar anda memiliki career security lebih aktiflah meningkatkan ketrampilan dan kompetensi, sehingga anda benar-benar menjadi sangat ahli atau memiliki keahlian yang bersifat multiskill. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kiat-Kiat Memperoleh Career Security : &lt;/p&gt; &lt;p&gt;· Tetapkan sasaran karier anda, teknikal, manajerial, profesional, fungsional atau menjadi wirausaha.&lt;br /&gt;· Carilah seorang mentor yang mengetahui kekuatan dan kelemahan anda.&lt;br /&gt;· Jangan membatasi karier anda hanya dalam satu bidang saja, karena akan mengurangi fleksibilitas ruang gerak anda.&lt;br /&gt;· Berpartisipasi dalam setiap kesempatan pelatihan dan pengembangan di organisasi anda, meskipun anda tidak yakin manfaatnya untuk saat ini.&lt;br /&gt;· Pendidikan S2 antara lain di bidang bisnis dapat memberikan lebih banyak pilihan dalam meningkatkan karier, termasuk pilihan menjadi entrepreneur.&lt;br /&gt;· Berkontribusilah jika anda dipilih menjadi anggota suatu proyek kerja, karena akan memperluas kompetensi lintas fungsi dan meningkatkan kerja kelompok.&lt;br /&gt;· Tingkatkan jejaring kerja anda baik didalam maupun diluar organisasi tempat anda bekerja.&lt;br /&gt;· Tingkatkan ketrampilan hubungan antar manusia anda seperti komunikasi, kepemimpinan, motivasi, negosiasi dsb.&lt;br /&gt;· Perbarui ketrampilan teknikal anda termasuk pengetahuan dalam bidang IT .&lt;br /&gt;· Jangan mudah berpuas diri, selalu mencoba cara kerja yang lebih baik.&lt;br /&gt;· Berpegang teguh pada etika yang berjalan seiring dengan sukses karier anda.&lt;br /&gt;Nah siapkah anda untuk meningkatkan karier sesuai dengan perubahan paradigma baru organisasi?&lt;br /&gt;Juliati T. Gunadi MBA Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya (Tim Konsultasi Karier pada karier@kompas.com)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila surat lamaran Anda tidak dibalas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila anda sudah mengirimkan surat lamaran dan ternyata tidak mendapat balasan, ada beberapa kemungkinan mengapa surat lamaran anda tidak dibalas. Tentunya, pertama-tama anda harus melamar pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan minat anda sendiri, yang harus dicerminkan dalam surat anda. Kemudian, kita perlu memahami bagaimana suatu perusahaan menyeleksi surat lamaran yang diterimanya. Bagi perusahaan, surat lamaran dapat dianggap sebagai saringan pertama bagi calon karyawannya. Biasanya, yang ingin diketahui pertama-tama adalah apakah persyaratan mutlak yang biasanya tercantum dalam iklan terpenuhi atau tidak.&lt;br /&gt;Persyaratan mutlak itu meliputi misalnya, pendidikan terendah, jumlah pengalaman kerja, dan juga apakah pengalaman itu relevan dengan pekerjaan yang ditawarkan. Tentu saja kesan pertama penting sekali. Surat yang lipatannya kurang rapi, salah tulis atau ketik menimbulkan kesan kurang baik. Bila surat lamaran anda lengkap, dilampiri keterangan-keterangan sesuai persyaratan, maka kesan pribadi yang tampil dari surat lamaran anda akan menentukan apakah anda akan diundang untuk wawancara atau tidak. Surat yang mencerminkan penulis yang berkepribadian menarik akan mendapatkan lebih banyak perhatian.&lt;br /&gt;Tampilkanlah diri anda secara wajar, jujur dan profesional. Sebutkanlah lowongan yang dilamar secara jelas. Ceritakanlah secara ringkas apa yang mendorong anda untuk melamar pekerjaan itu dan bagaimana anda secara pribadi merasa akan dapat berkembang dan juga berkontribusi kepada perusahaan itu. Janganlah membuat surat yang terlalu panjang. Satu lembar sudah cukup. Sertakan lampiran berupa riwayat pekerjaan, pendidikan, salinan ijazah dan hal-hal lain yang diminta. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cara berpakaian yang baik dalam wawancara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berpakaian yang “baik” dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:&lt;br /&gt;· Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau “kebiasaan” berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak dilihat sebagai “orang aneh’, disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapih dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini.&lt;br /&gt;· Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (mis., mengkilap, ngejreng).&lt;br /&gt;· Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah, kancing baju atasan).&lt;br /&gt;· Berpakaian dengan disain yang simple (tidak telalu banyak pernik-pernik, toch ini bukan acara pesta).&lt;br /&gt;· Tidak berlebihan dalam menggunakan wangi-wangian dan perhiasan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berapa gaji yang anda minta ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila dalam wawancara, Anda ditanya berapa gaji yang anda inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda pencari gaji tinggi atau memberi kesan berapapun imbalan yang diberikan Anda mau.&lt;br /&gt;Pada umumnya perusahaan sudah mempunyai rentang standar gaji untuk jabatan -jabatan yang ditawarkan. Bagi pelamar untuk posisi yang lebih tinggi dan langka biasanya memiliki kekuatan tawar menawar yang lebih tinggi. Jadi dalam menjawab pertanyaan tersebut anda harus memperoleh gambaran dulu imbalan total yang akan anda terima dalam setahun. Imbalan total adalah gaji dan tunjangan lain yang diberikan termasuk insentif dan bonus. Selain itu perlu ditanyakan apakah imbalan yang ditawarkan itu termasuk PPH atau netto. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menjawab pertanyaan tersebut jawablah imbalan yang anda harapkan setahun. Berdasarkan harga pasar yang sesuai untuk jabatan tersebut serta nilai tambah yang anda miliki. Jawablah dengan diplomatis: ” Saya berpendapat perusahaan ini pasti sudah mempunyai standar imbalan bagi jabatan ini. Berdasarkan pengalaman yang saya miliki dan kontribusi yang dapat saya berikan pada perusahaan ini, saya mengharapkan imbalan yang akan diberikan adalah minimal Rp. …/tahun ditambah fasilitas-fasilitas lain sesuai dengan peraturan perusahaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negosiasi mengenai gaji pada saat ini tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun anda diharapkan mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Variasi pertanyaan dalam wawancara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi pelamar terutama bagi pemula pencari kerja perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang akan dihadapi. Berikut ini kami berikan variasi-variasi pertanyaan yang kerap muncul dalam wawancara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan mengenai riwayat pendidikan :&lt;br /&gt;· Mengapa anda memilih jurusan tersebut?&lt;br /&gt;· Mata pelajaran apa yang anda paling suka, jelaskan alasannya.&lt;br /&gt;· Mata pelajaran apa yang kurang anda sukai, jelaskan alasannya.&lt;br /&gt;· Pada tingkat pendidikan mana anda merasa paling berprestasi, mengapa?&lt;br /&gt;· Apakah hasil ujian menggambarkan potensi anda, jelaskan?&lt;br /&gt;· Siapakah yang membiayai studi anda?&lt;br /&gt;· Bagaimana teman-teman atau guru mengambarkan mengenai diri anda?&lt;br /&gt;· Dalam lingkungan macam apakah anda merasa dapat bekerja paling baik? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan mengenai pengalaman kerja :&lt;br /&gt;· Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda&lt;br /&gt;· Bagi yang belum pernah bekerja pada umumnya diminta untuk menceritakan mengenai aktivitas ekstra kurikuler selama studi&lt;br /&gt;· Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda, mohon dijelaskan.&lt;br /&gt;· Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda dan bagaimana anda menyelesaikan hal tersebut&lt;br /&gt;· Dengan kolega macam apakah anda senang bekerja sama?&lt;br /&gt;· Dengan boss macam apakah anda senang bekerja?&lt;br /&gt;· Bagaimanakah anda memperlakuan anak buah anda? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan mengenai sasaran anda :&lt;br /&gt;· Mengapa anda ingin bekerja dalam industri ini?&lt;br /&gt;· Apakah yang mendorong anda melamar kepada perusahaan kami?&lt;br /&gt;· Apakah yang anda inginkan dalam 5 tahun mendatang?&lt;br /&gt;· Apakah yang anda inginkan dalam hidup anda?&lt;br /&gt;· Apa yang anda lakukan untuk mencapai sasaran anda? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan mengenai organisasi yang ingin anda masuki :&lt;br /&gt;· Apakah yang anda ketahui tentang organisasi yang akan anda masuki?&lt;br /&gt;· Menurut anda faktor faktor sukses apa yang dibutuhkan seseorang untuk bekerja disini?&lt;br /&gt;· Apakah yang anda cari dalam bekerja?&lt;br /&gt;· Bagaimana anda dapat berkontribusi dalam perusahaan ini?&lt;br /&gt;· Menurut anda apa visi dan misi dari organisasi ini? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan yang perlu dicermati :&lt;br /&gt;· Tolong buka jendela tersebut ( ada tanda “sedang dicat mohon ditutup”)&lt;br /&gt;· Kita lanjutkan wawancara ini tanggal 27 Desember 2000 (lebaran). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;CV = Kesuksesan Anda &lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Jika anda mengelolanya dengan benar) &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Curiculum Vitae (CV) anda ibarat cermin bagi perekrut di perusahaan yang anda lamar. Dengan membacanya, seorang rekruiter akan segera bisa membayangkan seperti apa anda, bahkan sebelum mereka melihat anda. Profesionalkah, lamban atau tukang mengeluh?.Karenanya,berhati-hatilah dalam membuat Curiculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup anda.Kalau salah memasukkan informasi, bukan tak mungkin kesempatan anda melayang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Wajah CV. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang tidak menyukai wajah cantik atau penampilan menarik?perumpamaan itupun berlaku ketika anda membuat CV. Sekalipun anda pintar dan profesional, perekrut tak akan tertarik membaca CV anda jika terlihat tidak menarik. Karenanya, kertas dan huruf adalah hal yang perlu diperhatikan dengan seksama untuk memastikan CV anda dibaca sampai selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Kertas : jangan menggunakan kertas bergaris, berwarna atau yang desainnya meriah.Kesan yang timbul dengan menggunakan kertas jenis ini adalah : tidak profesional dan kuno.Sebaiknya gunakan kertas HVS putih polos dan ketik lamaran anda menggunakan komputer. Jangan pernah mengirimkan fotokopi CV, karena anda akan dianggap tidak menghargai perusahaan yang anda lamar. Biasakan mengeprint beberapa set CV anda sekaligus, sehingga anda tak akan kerepotan ketika tiba-tiba harus mengirim lamaran. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;b. Huruf : Usahakan mengetik CV anda dengan komputer, karena akan lebih terjamin kerapihannya dibanding kalau anda menggunakan mesin tik manual.Untuk jenis huruf yang pantas dalam pengetikan CV, gunakan pilihan huruf yang sederhana tapi jelas terbaca, misalnya : Arial atau Times New Roman. Jangan memilih huruf yang membuat efek ukiran, karena akan memusingkan orang yang membacanya dan mengesankan anda seorang amatiran. Gunakan tinta hitam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Isi CV &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk ‘menjual’ diri anda pada perusahaan yang anda lamar, sebaiknya kemukakan hal-hal yang pantas diketahui. Adalah hal yang mutlak untuk menampakkan kejujuran dalam CV anda, tetapi bukan berarti anda mengobral diri anda dengan menuliskan hal-hal yang tidak perlu, misalnya tinggi dan berat badan, kondisi kesehatan atau jumlah anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Data diri : pada bagian ini jelaskanlah hal-hal yang secara prinsip harus diketahui perusahaan tempat anda melamar, yaitu : nama lengkap, tempat/tanggal lahir, alamat dan nomor telephone. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;b. Pendidikan : pada bagian ini yang perlu disebutkan adalah sertifikat yang berkaitan dengan pendidikan formal anda, nama lembaga pendidikan tempat anda pernah menimba ilmu, bidang studi, prestasi, penghargaan atau kursus yang signifikan dengan pendidikan anda. Kalau anda pernah mendapatkan beasiswa, penghargaan sebagai pemenang lomba karya tulis atau pernah kursus bahasa asing atau komputer, maka tuliskanlah dengan singkat dan jelas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;c. Pengalaman Kerja : Sebutkan dengan singkat dan jelas di perusahaan mana saja anda pernah bekerja. Jika anda pernah bekerja kurang dari enam bulan di suatu perusahaan, sebaiknya jangan ditulis kecuali ada hal khusus yang anda yakini baik untuk perkembangan karir anda.Tuliskan dengan singkat apakah anda pernah mempunyai prestasi di tempat kerja anda yang lama.Hindari untuk menyebutkan nama bos anda yang lama atau nomor telephone perusahaan anda yang lama. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;d. Aktivitas dan keterampilan khusus : point ini sifatnya tidak harus. Jika anda memang mempunyai kegiatan atau keterampilan yang memang mendukung, tuliskanlah. Misalnya : mengikuti perkumpulan filateli, sekretaris atau punya keterampilan menulis steno, manajemen dll. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;e. Minat : Sebutkan dengan singkat minat anda yang anda yakin positif dan signifikan untuk peningkatan karir anda. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika anda kesulitan dalam menyusun CV anda supaya lebih menarik, maka tidak ada salahnya kalau minta bantuan konsultan CV Builder yang berpengalaman. Silahkan kunjungi http://www.alamcvpro.net&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-2175327349878816635?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/2175327349878816635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=2175327349878816635' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2175327349878816635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/2175327349878816635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/07/tips-sukses-dalam-wawancara-kerja-meski.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-5523051640251496934</id><published>2008-07-29T00:35:00.000-07:00</published><updated>2008-07-29T00:38:13.829-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;" class="judul"&gt;Persiapan Muslimah Menjelang Pernikahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="tanggal"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="normal"&gt;&lt;br /&gt;Persiapan Muslimah Menjelang Pernikahan Permasalahan dan Kiat-kiat Menghadapinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Kafemuslimah.com&lt;/b&gt; Sebagai seorang muslimah, kita semua tentu mengharapkan pada saatnya nanti akan bertemu dengan pendamping yang akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga kita. Harapannya adalah, dapat membentuk sebuah keluarga yang sakinah, mawwadah warrahmah. Berikut ini adalah sebuah artikel yang bagus untuk disimak yang insya Allah bisa menjadi bekal bagi para muslimah pada khususnya, juga seluruh muslimin dan muslimat dimanapun berada pada umumnya, mengenai apa yang harus dipersiapkan menjelang pernikahan. Silahkan disimak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; 1. Pendahuluan.   &lt;/b&gt; Allah telah menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan, tetumbuhan, pepohonan, hewan, semua Allah ciptakan dalam sunnah keseimbangan &amp;amp; keserasian. Begitupun dengan manusia, pada diri manusia berjenis laki-laki terdapat sifat kejantanan/ketegaran dan pada manusia yang berjenis wanita terkandung sifat kelembutan/kepengasihan. Sudah menjadi sunatullah bahwa antara kedua sifat tersebut terdapat unsur tarik menarik dan kebutuhan untuk saling melengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merealisasikan terjadinya kesatuan dari dua sifat tersebut menjadi sebuah hubungan yang benar-benar manusiawi maka Islam telah datang dengan membawa ajaran pernikahan Islam menjadikan lembaga pernikahan sebagai sarana untuk memadu kasih sayang diantara dua jenis manusia. Dengan jalan pernikahan itu pula akan lahir keturunan secara terhormat. Maka adalah suatu hal yang wajar jika pernikahan dikatakan sebagai suatu peristiwa yang sangat diharapkan oleh mereka yang ingin menjaga kesucian fitrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bahkan Rosulullah SAW dalam sebuah hadits secara tegas memberikan ultimatum kepada ummatnya: â€œBarang siapa telah mempunyai kemampuan menikah kemudian ia tidak menikah maka ia bukan termasuk umatkuâ€ (H.R. Thabrani dan Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; 2. Persiapan Pra Nikah bagi muslimah .&lt;/b&gt; Seorang muslimah sholihah yang mengetahui urgensi dan ibadah pernikahan tentu saja suatu hari nanti ingin dapat bersanding dengan seorang laki-laki sholih dalam ikatan suci pernikahan. Pernikahan menuju rumah tangga samara (sakinah, mawaddah &amp;amp; rahmah) tidak tercipta begitu saja, melainkan butuh persiapan-persiapan yang memadai sebelum muslimah melangkah memasuki gerbang pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikah adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat penting, suatu mitsaqan ghalizan (perjanjian yang sangat berat). Banyak konsekwensi yang harus dijalani pasangan suami-isteri dalam berumah tangga. Terutama bagi seorang muslimah, salah satu ujian dalam kehidupan diri seorang muslimah adalah bernama pernikahan. Karena salah satu syarat yang dapat menghantarkan seorang isteri masuk surga adalah mendapatkan ridho suami. Oleh sebab itu seorang muslimah harus mengetahui secara mendalam tentang berbagai hal yang berhubungan dengan persiapan-persiapan menjelang memasuki lembaga pernikahan. Hal tersebut antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;A. Persiapan spiritual/moral (Kematangan visi keislaman) &lt;/b&gt; Dalam tiap diri muslimah, selalu terdapat keinginan, bahwa suatu hari nanti akan dipinang oleh seorang lelaki sholih, yang taat beribadah dan dapat diharapkan menjadi qowwam/pemimpin dalam mengarungi kehidupan di dunia, sebagai bekal dalam menuju akhirat. Tetapi, bila kita ingat firman Allah dalam AlqurÃ¢â€™an bahwa wanita yang keji, adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik. Ã¢â‚¬Å“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik...." (QS An-Nuur: 26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dalam diri seorang muslimah memiliki keinginan untuk mendapatkan seorang suami yang sholih, maka harus diupayakan agar dirinya menjadi sholihah terlebih dahulu. Untuk menjadikan diri seorang muslimah sholihah, maka bekalilah diri dengan ilmu-ilmu agama, hiasilah dengan akhlaq islami, tujuan nya bukan hanya semata untuk mencari jodoh, tetapi lebih kepada untuk beribadah mendapatkan ridhoNya. Dan media pernikahan adalah sebagai salah satu sarana untuk beribadah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;B. Persiapan konsepsional (memahami konsep tentang lembaga pernikahan) &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan sebagai ajang untuk menambah ibadah &amp;amp; pahala : meningkatkan pahala dari Allah, terutama dalam Shalat Dua rokaat dari orang yang telah menikah lebih baik daripada delapan puluh dua rokaatnya orang yang bujang" (HR. Tamam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan sebagai wadah terciptanya generasi robbani, penerus perjuangan menegakkan dienullah. Adapun dengan lahirnya anak yang sholih/sholihah maka akan menjadi penyelamat bagi kedua orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan sebagai sarana tarbiyah (pendidikan) dan ladang dakwah. Dengan menikah, maka akan banyak diperoleh pelajaran-pelajaran &amp;amp; hal-hal yang baru. Selain itu pernikahan juga menjadi salah satu sarana dalam berdakwah, baik dakwah ke keluarga, maupun ke masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;C. Persiapan kepribadian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penerimaan adanya seorang pemimpin. Seorang muslimah harus faham dan sadar betul bila menikah nanti akan ada seseorang yang baru kita kenal, tetapi langsung menempati posisi sebagai seorang qowwam/pemimpin kita yang senantiasa harus kita hormati &amp;amp; taati. Disinilah nanti salah satu ujian pernikahan itu. Sebagai muslimah yang sudah terbiasa mandiri, maka pemahaman konsep kepemimpinan yang baik sesuai dengan syariat Islam akan menjadi modal dalam berinteraksi dengan suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk mengenal (bukan untuk dikenal). Seorang laki-laki yang menjadi suami kita, sesungguhnya adalah orang asing bagi kita. Latar belakang, suku, kebiasaan semuanya sangat jauh berbeda dengan kita menjadi pemicu timbulnya perbedaan. Dan bila perbedaan tersebut tidak di atur dengan baik melalui komunikasi, keterbukaan dan kepercayaan, maka bisa jadi timbul persoalan dalam pernikahan. Untuk itu harus ada persiapan jiwa yang besar dalam menerima &amp;amp; berusaha mengenali suami kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; D. Persiapan Fisik &lt;/b&gt; Kesiapan fisik ini ditandai dengan kesehatan yang memadai sehingga kedua belah pihak akan mampu melaksanakan fungsi diri sebagai suami ataupun isteri secara optimal. Saat sebelum menikah, ada baiknya bila memeriksakan kesehatan tubuh, terutama faktor yang mempengaruhi masalah reproduksi. Apakah organ-organ reproduksi dapat berfungsi baik, atau adakah penyakit tertentu yang diderita yang dapat berpengaruh pada kesehatan janin yang kelak dikandung. Bila ditemukan penyakit atau kelainan tertentu, segeralah berobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;E. Persiapan Material &lt;/b&gt; Islam tidak menghendaki kita berfikiran materialistis, yaitu hidup yang hanya berorientasi pada materi. Akan tetapi bagi seorang suami, yang akan mengemban amanah sebagai kepala keluarga, maka diutamakan adanya kesiapan calon suami untuk menafkahi. Dan bagi fihak wanita, adanya kesiapan untuk mengelola keuangan keluarga. Insyallah bila suami berikhtiar untuk menafkahi maka Allah akan mencukupkan rizki kepadanya. Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari ni'mat Allah? (QS. 16:72) " Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 24:32)".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; F. Persiapan Sosial &lt;/b&gt; Setelah sepasang manusia menikah berarti status sosialnya dimasyarakatpun berubah. Mereka bukan lagi gadis dan lajang tetapi telah berubah menjadi sebuah keluarga. Sehingga mereka pun harus mulai membiasakan diri untuk terlibat dalam kegiatan di kedua belah pihak keluarga maupun di masyarakat. â€œSembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu. Dan berbuat baiklah terhadap kedua orang tua, kerabat-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin,â€Q.S. An-Nissa: 36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun persiapan-persiapan menjelang pernikahan (A hingga F) yang tersebut di atas itu tidak dapat dengan begitu saja kita raih. Melainkan perlu waktu dan proses belajar untuk mengkajinya. Untuk itu maka saat kita kini masih memiliki banyak waktu, belum terikat oleh kesibukan rumah tangga, maka upayakan untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya guna persiapan menghadapi rumah tangga kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; 3. Pemahaman kriteria dalam memilih atau menyeleksi calon suami &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; - Utamakan laki-laki yang memiliki pemahaman agama yang baik  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      -  Bagaimana ibadah wajib laki-laki yang dimaksud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      -  Sejauh mana konsistensi &amp;amp; semangatnya dalam menjalankan syariat Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      -  Bagaimana akhlaq &amp;amp; kepribadiannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      -  Bagaimana lingkungan keluarga &amp;amp; teman-temannya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Seorang laki-laki yang sholih akan membawa kehidupan seorang wanita menjadi lebih baik, baik di dunia maupun kelak di akhirat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Sekufu &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      -  Memudahkan proses dalam beradaptasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      -  Tapi ini tidak mutlak sifatnya, karena jodoh adalah rahasia Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      - Batasan-batasan siapa yang yang terlarang untuk menjadi suami (QS 4:23-24; QS2: 221)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Langkah-langkah yang ditempuh dalam kaitannya untuk memilih calon &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Menentukan kriteria calon pendamping (suami ). Diutamakan lelaki yang baik agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Mengkondisikan orang tua dan keluarga , Kadang ketidaksiapan orang tua dan keluarga bila anak gadisnya menikah menjadi suatu kendala tersendiri bagi seorang muslimah untuk menuju proses pernikahan. Penyebab ketidak siapan itu kadang justru berasal dari diri muslimah itu sendiri, misalnya masih menunjukkan sikap kekanak-kanakan, belum dapat bertanggung jawab dsb. Atau kadang dapat juga pengaruh dari lingkungan, seperti belum selesai kuliah (sarjana) tetapi sudah akan menikah. Hal-hal seperti ini harus diantisipasi jauh-jauh hari sebelumnya, agar pelaksanaan menuju pernikahan menjadi lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mengkomunikasikan kesiapan untuk menikah dengan pihak-pihak yang dipercaya Kesiapan seorang muslimah dapat dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang dipercaya, agar dapat turut membantu langkah-langkah menuju proses selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. TaÃ¢â€™aruf (Berkenalan) , Proses taÃ¢â€™aruf sebaiknya dilakukan dengan cara Islami. Dalam Islam proses taÃ¢â€™aruf tidak sama dengan istilah pacaran. Dalam berpacaran sudah pasti tidak bisa dihindarkan kondisi dua insan berlainan jenis yang khalwat atau berduaan. Yang mana dapat membuka peluang terjadinya saling pandang atau bahkan saling sentuh, yang sudah jelas semuanya tidak diatur dalam Islam. Allah SWT berfirman â€œDan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang burukâ€ QS 17:32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda : "Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya". (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita menginginkan pernikahan kita terbingkai dalam ajaran Islami, maka semua proses yang menyertainya, seperti mulai dari mencari pasangan haruslah diupayakan dengan cara yang ihsan &amp;amp; islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Bermusyawarah dengan pihak-pihak terkait , Bila setelah proses taÃ¢â€™aruf terlewati, dan hendak dilanjutkan ke tahap berikutnya, maka selanjutnya dapat melangkah untuk mulai bermusyawarah dengan pihak-pihak yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Istikhoroh , Daya nalar manusia dalam menilai sesuatu dapat salah, untuk itu sebagai seorang msulimah yang senantiasa bersandar pada ketentuan Allah, sudah sebaiknya bila meminta petunjuk dari Allah SWT. Bila calon tersebut baik bagi diri muslimah, agama dan penghidupannya, Allah akan mendekatkan, dan bila sebaliknya maka akan dijauhkan. Dalam hal ini, apapun kelak yang terjadi, maka sikap berprasangka baik (husnuzhon) terhadap taqdir Allah harus diutamakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Khitbah , Jika keputusan telah diambil, dan sebelum menginjak pelaksanaan nikah, maka harus didahului oleh pelaksanaan khitbah. Yaitu penawaran atau permintaan dari laki-laki kepada wali dan keluarga fihak wanita. Dalam Islam, wanita yang sudah dikhitbah oleh seorang lelaki, maka tidak boleh untuk dikhitbah oleh lelaki yang lain. Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Janganlah kamu mengkhitbah wanita yang sudah dikhitbah saudaranya, sampai yang mengkhitbah itu meninggalkannya atau memberinya izin â€œ(HR. Muttafaq alaihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Pentingnya mempelajari tata cara nikah sesuai dengan anjuran &amp;amp; syariat Islam  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tata cara pernikahan dalam Islam sangatlah sederhana dibandingkan tata cara pernikahan adata atau agama lain. Karena Islam sangat menginginkan kemudahan bagi pelakunya. Untuk itu memahami tata cara pernikahan yg islami menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi calon pasangan muslim. Dengan melaksanakan secara Islami, maka sebisa mungkin untuk menghindarkan diri dari kebiasaan-kebiasaan tata cara pernikahan yang berbau syirik menyekutukan Allah). Karena hanya kepada Allah SWT sajalah kita memohon kelancaran, kemudahan, keselamatan dan kelanggengan pernikahan nanti. &lt;b&gt;Untuk beberapa hal yang harus kita ketahui tentang tatacara nikah adalah masalah sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      a. Dewasa (baligh) &amp;amp; Sadar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      b. Wali ,&lt;/b&gt; â€œTidak ada nikah kecuali dengan waliâ€ (HR.Tirmidzi J.II Bukhari Muslim dalam Kitabu Nikah),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;b&gt;c. Mahar ,&lt;/b&gt; "Berikanlah mahar kepada wanita-wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan" (QS: 4:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Semakin ringan mahar semakin baik. Seperti sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dari Uqbah bin Amir : "Sebaik-baiknya mahar adalah paling ringan (nilainya)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bila tak memiliki materi, boleh berupa jasa. Semisal jasa mengajarkan beberapa ayat al-Qur'an atau ilmu-ilmu agama lainnya. Dalam sebuah hadis Rasulullah berkata kepada seorang pemuda yang dinikahkannya : "Telah aku nikahkan engkau dengannya (wanita) dengan mahar apa yang engkau miliki dari Al-Quran" (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;b&gt;d. Adanya dua orang saksi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;b&gt;e. Proses Ijab Qobul , &lt;/b&gt; Proses Ijab Qabul adalah proses perpindahan perwalian dari Ayah/Wali wanita kepada suaminya. Dan untuk kedepannya makan yang bertanggung jawab terhadap diri wanita itu adalah suaminya. Syarat-syarat diatas adalah ketentuan yang harus dipenuhi dalam syarat sahnya prosesi suatu pernikahan. Selain itu dianjurkan untuk mengadakan walimatul â€˜ursy, dimana pasangan mempelai sebaiknya diperkenalkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar bahwa mereka telah resmi menjadi pasangan suami isteri, sebagai antisipasi terjadinya fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Permasalahan seputar masalah persiapan nikah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Sudah siap, tetapi jodoh tidak kunjung datang Rahasia jodoh adalah hanya milik Allah, tidak ada satu orangpun yang dapat meramalkan bila jodohnya datang. Sikap husnuzhon amat diutamakan dalam fase menunggu ini. Sembari terus berikhtiar dengan cara meminta bantuan orang-orang yang terpercaya dan berdoÃ¢â‚¬â„¢a memohon pertolongan Allah. Juga upayakan senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri. Hindari diri dari berangan-angan, isilah waktu oleh kegiatan-kegiatan positif .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Belum siap, tetapi sudah datang tawaran Introspeksi diri, apakah yang membuat diri belum siap ?. Cari penyebab ketidak siapan itu, tingkatkan kepercayaan diri dan fikirkan solusinya. Sangat baik bila mengkomunikasikan masalah ini dengan orang-orang yang dipercaya, sehingga diharapkan dapat membantu proses penyiapan diri. Sembari terus banyak mengkaji urgensi tentang pernikahan berikut hikmah-hikmah yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Penutup &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam sudah sedemikian dimudahkan oleh Allah SWT, tetap masih saja ada orang yang merasakan berat dalam melaksanakannya karena ketidak tahuan mereka. Allah TaÃ¢â€™ala telah berfirman: â€œAllah menghendaki kemmudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimuâ€ (Q.S. Al-Baqarah : 185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat, betapa Islam menghendaki kemudahan dalam proses pernikahan. Proses pemilihan jodoh, dalam peminangan, dalam urusan mahar dan juga dalam melaksanakan akad nikah. Demikianlah beberapa pandangan tentang persiapan pernikahan dan berbagai problematikanya, juga beberapa kiat untuk mengantisipasinya. Insyallah, jika ummat Islam mengikuti jalan yang telah digariskan Allah SWT kepadanya, niscaya mereka akan hidup dibawah naungan Islam yang mulia ini dengan penuh ketenangan dan kedamaian .&lt;br /&gt;WallahuÃ¢â€™alamu bi showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusun: oleh Rini Fura Kirana M.Eng&lt;br /&gt;Dikirim oleh: Fuan, dari sebuah seminar yang diikutinya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-5523051640251496934?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/5523051640251496934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=5523051640251496934' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5523051640251496934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/5523051640251496934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/07/persiapan-muslimah-menjelang-pernikahan.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01958739065083326758</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_PctcoqIDnFA/R8-eA-YVViI/AAAAAAAAABY/nJ5T0R8y-QA/S220/bgaya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2644571169922242781.post-4099980335047850278</id><published>2008-07-29T00:30:00.000-07:00</published><updated>2008-07-29T00:33:55.719-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a class="maintitle" href="http://ikhwah.informe.com/persiapan-pernikahan-dt97.html"&gt;Persiapan Pernikahan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Persiapan ilmu tentang pernikahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu dipersiapkan adalah memperjelas visi pernikahan. Untuk apa kita menikah. Visi yang jelas dan juga sama antara calon suami dan isteri insya Allah akan melanggengkan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang menikah hanya karena cinta, atau mengikuti tradisi masyarakat. Bisa juga karena malu karena sudah cukup umur tetapi masih belum juga menuju pelaminan. Alasan-alasan seperti ini tidak memiliki akar yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa juga menjadi sangat rapuh ketika memasuki bahtera rumah tangga, dan akhirnya hancur ketika badai rumah tangga datang menerjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai muslim yang memiliki rujukan hidup yang jelas, tentu kita tahu bahwa menikah itu karena ibadah. Visi pernikahan dalam Islam adalah menimba banyak pahala melalui aktivitas berumah tangga. Menjauhkan diri dan keluarga dari api neraka, dan akhirnya berusaha meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila seseorang memiki visi seperti ini insya Allah hari-hari yang dilaluinya setelah menikah akan berusaha dihadapi sesuai dengan hukum-hukum Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu yang lain yang harus diketahui adalah tentang hukum-hukum pernikahan. Seperti tentang rukun nikah, yaitu mempelai pria dan wanita, dua orang saksi, wali dari pihak perempuan dan ijab kabul. Bila sudah terpenuhi semuanya, insya Allah pernikahan menjadi sah secara agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kewajiban memberi mahar sesuai yang diminta oleh pihak wanita. Lalu masalah walimatul ursy (pesta pernikahan). Tradisi-tradisi daerah bukanlah hal yang wajib untuk dilakukan. Bahkan sebisa mungkin dihindari tradisi yang bertentangan dengan aqidah Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu juga mempermudah semua proses pernikahan ada;ah lebih utama. Juga menyederhanakan pesta pernikahan, tidak bermewah-mewah lebih baik dalam pandangan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Persiapan mental/psikologis menghadapi pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan adalah kehidupan baru yang sangat jauh berbeda dari masa-masa sebelumnya. Dalam pernikahan berkumpul dua pribadi yang berbeda yang berasal dari keluarga yang memiliki kebiasaan yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalamnya terbuka semua sifat-sifat asli masing-masing. Mempersiapkan diri untuk berlapang dada menghadapi segala kekurangan pasangan adalah hal yang mutlak diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga cara-cara mengkomunikasikan pikiran dan perasan kita dengan baik kepada pasangan juga perlu diperhatikan, agar emosi negatif tidak mewarnai rumah tangga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam pernikahan juga diperlukan rasa tanggung jawab untuk untuk memenuhi hak dan kewajiban masing-masing. Sehingga setiap anggota keluarga tidak hanya menuntut hak-haknya saja, tetapi berusaha untuk lebih dulu memenuhi kewajibannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pernikahan merupakan perwujudan dari tim kehidupan kita untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu kerja sama, saling mendukung dalam segala hal sangat diperlukan. Termasuk dalam pendidikan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan juga merupakan sarana untuk terus menerus belajar tentang kehidupan. Ketika memasuki dunia perkawinan seseorang belajar untuk menjadi bagian dari tim kehidupan. Ketika memiliki anak seseorang belajar untuk mendidik anak dengan cara yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang juga orang tua perlu memaksa diri untuk merubah kebiasaan-kebiasaan buruknya agar tidak ditiru oleh anak. Ketika anak-anak menjelang dewasa orang tua belajar untuk menjadikan anak-anaknya sebagai teman, sebagai bagian dari tim kehidupan yang aktif menggerakkan roda kehidupan, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Persiapan Ruhiyyah/ spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah itu ibadah, oleh karena itu seluruh proses yang dilalui dalam pernikahan itu harus dengan nuansa ibadah. Proses sebelum menikah sampai pernikahan itu sendiri juga setelah menikah tidak boleh jauh dari nuansa penghambaan diri kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menikah peningkatan kualitas diri dan kualitas ibadah mutlak diperlukan. Berdoa kepada Allah untuk mendapatkan suami yang sholih dan anak-anak yang akan menjadi penyejuk mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergaul dengan orang-orang yang sholih yang dapat menjaga dien kita juga perlu dilakukan. Membaca buku-buku tentang keutamaan pernikahan juga perlu dilakukan untuk menguatkan niat kita dalam menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pinangan datang, ibadah semakin dikencangkan. Terus memohon kepada Allah untuk mendapatkan yang terbaik sebagai pasangan kita. Saat ini, perlu juga kita membersihkan hati agar niat ibadah dalam pernikahan ini tidak menyimpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga menjaga kesucian hubungan kita dengan calon suami sampai datangnya waktu pernikahan sangat diperlukan, agar tidak terjatuh dalam godaan setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa-masa antara meminang dan pernikahan ini sebaiknya dipersingkat agar kebersihan niat dan hubungan kedua insan bisa terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Persiapan Fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir yang tidak kalah penting dalah mempersiapkan tubuh kita untuk memasuki dunia pernikahan. Mengetahui alat-alat reproduksi wanita dan cara kerjanya sangat penting bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memeriksa kesehatan alat-alat reproduksi juga penting agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan setelah menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga kita harus mengetahui tentang seks yang sehat. Banyak ornag yang sudah menikah tapi tidak tahu bagaimana berhubungan seks dengan sehat dan menyenangkan bagi masing-masing pasangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2644571169922242781-4099980335047850278?l=the-secretqalbu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/feeds/4099980335047850278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2644571169922242781&amp;postID=4099980335047850278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4099980335047850278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2644571169922242781/posts/default/4099980335047850278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://the-secretqalbu.blogspot.com/2008/07/persiapan-pernikahan-1.html' title=''/><author><name>andry</name><uri>http://www.blogger.com/prof
